kenapa rasa ayam kampung lebih gurih daripada ayam negeri ?
kenapa ikan lele yang hidup di comberan lebih gurih daripada yang hanya
hidup di air bersih ?
kenapa omongan orang yang sudah mengalami pahit getirnya kehidupan
lebih bernas daripada celotehan orang yang selalu hidup bahagia ?
apa yang akan diomongkan jika semua orang serba setuju dan serba
mengerti ?
apa yang memaknai dunia kecuali perbedaan dan hiruk pikuknya...
benul cak hasan,
tanpa udreg-udregan, eyel-eyelan..
sebuah milis tiada artinya.....
lha yang pura-pura ngancam keluar itu, lho....
siapa sih yang berhak mbubarin ini milis dan ngusir orang lain pergi ?
mBin
----
- Abdullah Hasan <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> NGGILANI ! Menjijikkan ! Demikianlah arti kata ungkapan bahasa Jawa
> tersebut. Demikianlah kalau kita melihat tai atau muntah yang
> terang-terangan berjorok-jorok dimuka kita. Atau makanan yang
> samasekali
> tidak kita suka. Atau pada sesuatu yang tidak biasa kita makan, tapi
> dimakan
> seseorang.
>
> Kadang-kadang ungkapan tersebut muncul pula dikepala kita tatkala
> melihat
> adat istiadat yang lain sekali dari punya kita. Apalagi kalau terasa
> mau
> dipaksa dijejalkan dimulut kita. Jilbab-pun suatu waktu bisa
> nggilani.
> Kopiah haji dan azan maghrib bisa nggilani. Ya simbol-simbol agama
> bisa
> nggilani dan menyesakkan napas bagi seseorang . Bukan cuma babi.
> Barongsai-pun bisa nggilani. Klenteng bisa nggilani. Gereja atau
> Mesjid
> bisa nggilani.
>
> Lha wong Amin Rais bisa nggilani. Apalagi Wisnu WAM atau Ferli. Lha
> wong
> Megawati yang ndak bisa ngomong saja bisa nggilani. Apalagi Mbah Soel
> dan
> Gigih Nusantara. Apalagi Pabu Sacilat yang namanya saja amat
> nggilani.
> Apalagi Abdullah Hasan yang suka ngoceh ndak karuan ....
>
> Kalau kita cuma mau ngomong dengan terang dan nikmat bahwa anda
> "nggilani".
> Kemudian kita berusaha menyajikan logika bahwa "mereka" adalah bagian
> dari
> tolol dan fanatik dan keterbelakangan.Dan kemudian kita gembira
> melihat
> "mereka" marah dan emosi. Kemudian kita gembira bila melihat "mereka"
> pergi.
> Kemudian kita gembira disini tinggal kita-kita yang seragam
> seia-sekata
> tidak eyel2an. Ya betul : mari bubar saja.......
>
> Wassalam
> Abdullah Hasan.
__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Talk to your friends online with Yahoo! Messenger.
http://im.yahoo.com
- Kirim bunga untuk handaitaulan & relasi di jakarta www.indokado.com
-- Situs sulap pertama di Indonesia http://www.impact.or.id/dmc-sulap/
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!