On Fri, 23 Jun 2000 [EMAIL PROTECTED] wrote:
> Saya juga berpendapat seperti KKG, kebablasan politik atau euforia telah membuat
> kita bermain dengan cantik berpolitik sehingga ada pengamat mengatakan permainan
> politik telah mencapai tahap memuakkan. Tapi ini lah demokrasi, boleh ada cost
> untuk demokrasi tapi kita harus setiap saat menghitung costnya sehingga irama
> tetap cantik. Sejarah nantinya akan menghitung cost untuk demokrasi kita ini
> kemahalan atau tidak dan penyebanya.
WAM:
Salah satu pendapat Kwik yang saya setujui (saya bukan pendukung Kwik!)
adakah keluhannya bahwa mestinya polisi/tentara bertindak lebih keras
terhadap anarki. Kalau perlu, tembak saja para panjarah. Alasannya, banyak
investor yang ragu masuk Indonesia karena penjarahan. Investor yang sudah
adapun banyak yang mau hengkang. INi Kwik yang bilang. Coba yang bicara
begini orang Golkar, pasti lain lagi komentar orang. Anyway, sejak dulu
saya berpendapat, tidak selayaknya para perusuh dibiarkan merajalela.
Kecuali kita mau negara ini terus-terusan ambruk ekonominya.
->Kirim bunga ke-14 kota di Indonesia, http://www.indokado.com
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!