From: "Hercule Poirot" <[EMAIL PROTECTED]> Poirot: Lho Mbah...kapan sih ke Jepun kok sudah nyari perpanjangan scholarship. Bener kata Koh Yap itu Mbah...kalau scholarship habis, dan tak diperpanjang...ada dua jalan keluar yang bisa jadi andalan. ----------- soel: dah lama mas, sudah 4 tahun. mangkanya tergolong mahasiswa bego, wong mundur lulusnya... hehehe.. kebawa sifat lembam kali. lha udah biasa ngajar (padahal nggak mutu), eee harus nyebut seorang asisten lab. dengan SENSEI dan manggut-manggut sambil menggumam: hai... wakarimashita. --------------- Poirot: [1] Dapat assistanship. Free tuition fee. Dapat allowance up to $15000/tahun Hehehe... ini malah lebih besar dari yang dikasih pemerintah Indonesia [max $1000/bulan]. [2] Dapat tuition waver Free tuition tanpa allowance. Dapat ijin kerja off campus. Weh...ini malah lebih nyaman. Kerja off campus biasanya dibayar $10/jam. Kalau on campus hanya $6/jam. Hanya dengan bekerja selepas kuliah atau ngerjain penelitian [jam 5-10 malam] pada weeknight, ditambah beberapa jam weekend. Bisa ngantongi sekitar $17 hundreds Makanya sekolah di sini tak lama-lama tak kawatir mbah :) Biarin scholarship diputus, asal belum diusir oleh INS, masih bisa survive. Lha kok dulu milih Jepun to Mbah? Apa pengin belajar kanji? ------------- soel: wah enak betah.. eh enak betul ya? sekolah bisa ngahaja belamo-lamo... lan nyuwe-nyuwe? barusan aku dapat visa 5 tahun lho mas ke ngamrik, cumak gagal nggak tak pake, harus lembur ngerjain laporan PL. juga aku ndampar di sini ini nggak milih kok. ujug-2 disuruh ke jepang, dikursus bahasa, di-ini-itu... terus rencananya mo digagalin (sementara aku telah ngantongin SK rektorat tentang penunjukkan penjepangan itu.. dan belum pernah diralat.... hehehe punya senjata penekan) terus dibela-belain sama ketua lab. alasannya biasa mas, dijadi-in kelinci (kelinci kok segini gedenya?) percobaan. ketua lab. sudah punya beberapa anak buah lulusan jepun. tapi tetep aja "ora kalap gawene" lha belajarnya ngelmu ghaib, serba gak kelihatan, wong nyambung-nyambung DNA. maka dipaksakanlah "soeloyo gemblung" ke jepang, katanya ke pimpinan jurusan "Nek Soel gak diberangkatkan ke jepang, sudah, lab saya tidak usah sama sekali mengirimkan staf keluar negeri..." yaaa nasib aku kudu ndampar di jepun. tempat sekolah yang lucu-lucu nyebelin. penginnya, setelah dari sini aku akan nyobak ke mana-mana. termasuk ke ngamrik itu. jaringan telah dibentuk.... apa daya, atasan menghendaki lain. aku disuruhnya segera pulang, mas. keributan (masalah) sekitar kampus IPB yang kemarin sempat menghias milist ini tlah menerjang lab. tempat bernaung ku, mas! anda tahu kan siapa ketua lab. itu. makanya kehabisan anak buah yang siap membawa lari lagi tongkat estafet yang akan diletakkannya sementara tahun mendatang. sementara kolega-2 ku masih harus berjuang pula menambal beasiswa yang macet dari tanah air. dan sang ketua lab. juga sibuk menjajakan "soeloyo" ke kolega-koleganya, termasuk ke israel... (weleh... sido dibetheti nguwong aku mengko... hehehe). jadi sementara rencana "dolan"-2 tak masukin dulu lah ke saku belakang. ----------- poirot: Kalau ada rekan yang mo nungguin Monica Lewinsky, di sini banyak scholarship. Modalnya tak suse. GRE/GMAT seputar 1900 syukur bisa di atas 2000; TOEFL minimal 550 syukur bisa 600. Di sini banyak profesor yang nyari murid. Hampir semua assistanship diambil kawan-kawan dari either China or India. Saya tidak tahu apakah ini disebabkan krn kita --indonesian-- tak banyak tahu atau memang kurang berminat. --------- soel: mas aku bahagia dengan tidak banyaknya orang indonesia yang "manggrok" di mancanegara hanya karena berburu karier dan duit. sebab itu adalah tanda bangsa indonesia masih sedikit bebas dari gejala "brain drainage" yang dilakukan oleh negara-negara sugih. kasihan kalau sampai banyak orang kita meniru orang india... kasihan indonesia dan rakyatnya. hanya bisa ngiler dan bangga thok, ada nama-nama asal negaranya yang ngetop di luaran, tapi nol perannya kepada negara sendiri. lain dengan china... rasa hormat dan setia pada budaya dan tanah leluhur mampu mengikat mereka untuk menyumbangkan peran se-adanya kepada pembangunan intelektual bangsanya yang sempat rontok akibat revolusi budaya. ilmuwan china di manca-negara tidak banyak yang amblas. terimakasih lho ya, soel ---- ->Kirim bunga ke-14 kota di Indonesia, http://www.indokado.com Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI Bergabung: [EMAIL PROTECTED] Keluar: [EMAIL PROTECTED] Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!

Kirim email ke