"Cuci baju kotor" diculik dari kompas: Di tempat terpisah Ketua PBHI Hendardi menilai, rapat paripurna DPR tentang pengajuan interpelasi telah dijadikan ajang "cuci baju kotor" oleh sebagian partai politik di DPR, terutama Partai Golkar, dengan Presiden Abdurrahman Wahid sebagai "papan bilas"-nya. Sikap ngotot yang ditujukan DPR untuk menolak dan tidak peduli atas penjelasan Presiden terhadap problem konstitusional lebih memunculkan kesan gairah "pokoknya mengalahkan" daripada pencarian kebenaran. "Ukuran kebenaran telah ditetapkan sendiri secara sepihak oleh mereka (DPR) berdasarkan agenda khusus untuk mempermalukan dan menjatuhkan wibawa Presiden. Namun apa yang malah terjadi adalah tayangan telanjang terhadap publik tentang kualitas para anggota DPR tersebut," kata Hendardi -------------- lho ini lho yang jadi pratian utama-ku. bahwa anggota DPR itu masih belum "bek" istilahnya cak gigih. sayang muncul-nya duluan dari pikiranku.. hehehe GR mbok ben. ini pula yang menjadi lucu. kemarin-kemarin, ada yang menyataken, bahkan ketua daripada majelis..... presiden "cukup" minta maaf bila keliru.. sementara mbah dur karena merasa belum begitu keliru, mengantar pidatonya dengan kata minta maaf kepada dewan. eeee... tetap pada ngotot. malah memperolok mbah dur dikira mo niru seniornya, mbah soe. terus mbah dur mentak maaf ke dpr lewat "surat cinta interpelasi" (malam jumat membikin surat... yang isinya.... hehehe) dengan kata-kata mentak maaf dengan ikhlas... tetap saja yang diterima malah MANGAP. hehe. padahal kalau dilihat dari main-main konstitusi-2 an, jelas para anggota depeer itu yaaaaa nul-puthul. diajak rapat lagi tertutup dan rahasia... mentak terbuka bebas. wah... betulnya aku berharap mbah dur meladeni aja terbuka bebas.. biar sekalian kalau mbah dur keliru dan jungkel yaaaa bebas terjun tanpa payung. kalau mbah dur yang benul.. yaaa silakan anggota dpr banyak yang terjun bebas... nggak jadi cuci tangan. cak gigih... bener sampeyan cak. mbah dur memang sedang keceh mbersihin blumbang depan langgar yang banyak olinya.... sementara penebar oli dan polutannya enak-enak duduk sambil "ngolok-olok" yang sedang nguras kolam. soeL ---- ->Kirim bunga ke-14 kota di Indonesia, http://www.indokado.com Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI Bergabung: [EMAIL PROTECTED] Keluar: [EMAIL PROTECTED] Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!

Kirim email ke