---- Begin Original Message ----
From: "Hercule Poirot" <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Tue, 25 Jul 2000 21:31:13 GMT
To: [EMAIL PROTECTED]
Subject: [Kuli Tinta] Sabotase BBM
Assalamu'alaikum Wr.Wb.
>www.detik.com
>Curigai Ada Sabotase BBM � � � � � � � � � � � � � � � � � � � Hendardi:
>Pelakunya Anasir Lama � � � � � � � � � � � � � � � � � � � >Reporter:
>Blontank Poer � � � � � � � � � � � � � � � � � � detikcom - Jakarta,
>Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang
>melanda beberapa daerah selama dua pekan terakhir dicurigai Hendardi
>sebagai usaha sabotase politik untuk menciptakan instabilitas politik.
>Anasir Orde Baru sebagai kekuatan lama dituduhnya sebagai pelaku utamanya.
Poirot:
Baiknya Hendardi ini tidak jadi pengacara. Karena pengacara
itu berbicara berdasarkan bukti-bukti. Bukan membuat asumsi.
Saya tidak tahu sudah berapa perkara yang dimenangkan oleh
Hendardi. Kalau cara membela clientnya juga spt dalam membuat
pernyataan selama ini --hanya berasumsi-- wah para client akan
gigit jari.
Wassalam,
+++Poirot
Hendardi, sebagai pengacara, ya memang harus begitu. Tugasnya adalah mencari upaya
pembenaran, baik dengan fakta-fakta hukum, atau tafsiran-tafsiran. Bedakan dengan
jaksa dan hakim, yang mutlak harus menggunakan bukti, tidak sembarangan. Hanya, bila
tafsiran yang diajukan oleh seorang pengacara ternyata dobol juga, barulah dia kalah.
Lihat saja yang dilakukan oleh para pengacara Soeharto, yang kadang banyak bikin mules
itu.
-----------------------------------------------
Thailand's BEST Free Email at Bangkok.com - http://mail.bangkok.com
->Kirim bunga ke-14 kota di Indonesia, http://www.indokado.com
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!