>Assalamu'alaikum Wr.Wb.
>
>>www.detik.com
>>Curigai Ada Sabotase BBM � � � � � � � � � � � � � � � � � � � >>Hendardi:
>>Pelakunya Anasir Lama � � � � � � � � � � � � � � � � � � � >>Reporter:
>>Blontank Poer� � � � � � � � � � � detikcom - Jakarta,
>>Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang
>>melanda beberapa daerah selama dua pekan terakhir dicurigai Hendardi
>>sebagai usaha sabotase politik untuk menciptakan instabilitas politik.
>>Anasir Orde Baru sebagai kekuatan lama dituduhnya sebagai pelaku utamanya.
>
>Poirot:
>
>Baiknya Hendardi ini tidak jadi pengacara. Karena pengacara
>itu berbicara berdasarkan bukti-bukti. Bukan membuat asumsi.
>Saya tidak tahu sudah berapa perkara yang dimenangkan oleh
>Hendardi. Kalau cara membela clientnya juga spt dalam membuat
>pernyataan selama ini --hanya berasumsi-- wah para client akan
>gigit jari.
>
>Wassalam,
>+++Poirot
>
>From: "Manghi Risingh" <[EMAIL PROTECTED]>
>Date: Sun, 21 Nov 99 12:16:57 +0000
>
>Hendardi, sebagai pengacara, ya memang harus begitu. Tugasnya adalah
>mencari upaya pembenaran, baik dengan fakta-fakta hukum,
>atau tafsiran-tafsiran. Bedakan dengan jaksa dan hakim, yang mutlak harus
>menggunakan bukti, tidak sembarangan. Hanya, bila tafsiran yang diajukan
>oleh seorang pengacara ternyata dobol juga, barulah dia kalah. Lihat saja
>yang dilakukan oleh para >pengacara Soeharto, yang kadang banyak bikin
>mules itu.
Poirot:
Itu bukan mencari pembenaran, tapi memfitnah.
Setidaknya dia harus menggunakan "educated guess".
Artinya, dia punya data-data pendukung yang mengarah
ke sana. Bukan hanya "njeplak". Ini yang tidak saya
setujui.
Soeharto sebentar lagi hilang dari peredaran. Saya
berharap generasi pengganti nanti orang-orang yang
menjunjung tinggi hukum. Termasuk dalam melempar
tuduhan ke orang lain. Yang saya pelajari dari
para politisi di sini [USA], mereka tidak pernah
memfitnah. Melempar tuduhan tanpa bukti. Sebab,
bila itu dilakukannya...maka tamatlah riwayatnya.
Bila mereka mencurigai seseorang berbuat jahat,
lawan-pawan politik memang melakukan "digging out"
mencari bukti, kalau ia dapatkan bukti itu, ia
akan bicara ke khalayak. Jatuhlah si lawan politik
tadi --krn kejahatan sendiri.
Kita semua tahu,Orba memang banyak salahnya. Tapi
tak sebaiknya kita melempar setiap 'wrong doing"
ke pundak mereka. Kita tetap harus membuka peluang
kejahatan itu mungkin dilakukan oleh orang lain
[meski anasir lama tetap masuk list].
Wassalam,
+++Poirot
________________________________________________________________________
Get Your Private, Free E-mail from MSN Hotmail at http://www.hotmail.com
->Kirim bunga ke-14 kota di Indonesia, http://www.indokado.com
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!