On Tue, 25 Jul 2000, Daniel H.T. wrote:
> > WAM:
> > Kalau benar, so what? Berapa kali saya katakan, di negara demokrasi,
> > menjatuhkan pemimpin bukan suatu dosa, selama yang menjatuhkan adalah
> > lembaga yang berhak. Memangnya kita mau ngikuti jalur Suharto, yang tidak
> > mau dimundurkan di tengah jalan? Kita boleh ribut, kalau yang menjatuhkan
> > itu tentara atawa bukan MPR. Cuma orang bebal yang nggak mau tahu hal ini.
> Daniel:
> Lembaga yg berhak bisa berisi org2 yg oportunis dan memperjuangkan
> kepentingan kelompok dng mengatasnamakan rakyat. Sejarah telah banyak
> membuktikan demikian.
WAM:
So what?
Yang milih aja nggak bingung, kok anda repot.
Suara anda cuma sebiji doang bung. Sama seperti saya.
Nggak ada urusannya anda mempersoalkan orang lain yang memilih para
_oportunis_ itu. Lagian, itu kan persepsi anda. Kalau saya merasa wakil
saya memperjuangkan aspirasi saya, anda mau apa?
Jika anda merasa wakil anda adalah oportunis, jangan pilih partai dia lagi
nanti kalau Pemilu. Gampang kan? Otherwise, apa urusan anda
mempermasalahkan wakil partai yang tidak anda pilih?
->Kirim bunga ke-14 kota di Indonesia, http://www.indokado.com
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!