----- Original Message -----
From: mbah soeloyo <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Cc: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Wednesday, July 26, 2000 5:04 AM
Subject: [Kuli Tinta] Apa ya kira-kira?
> ---
> Ditanya apakah dirinya setuju ST MPR bisa merekomendasikan SI
> MPR, Amien menyatakan tidak bisa menjawab setuju atau tidak
> setuju. Alasannya, keinginan itu merupakan proses dari bawah
> yang dibahas dalam sidang-sidang pleno BP MPR.
> "Sementara saya (selaku Ketua MPR-Red) hanya mengetukkan palu
> sesuai dengan kemauan anggota MPR. Jadi saya tidak berani
> mengatakan setuju atau tidak setuju, saya tidak punya wewenang
> (mengatakan hal itu) sama sekali," ujar Amien.
> ---
> kalau membaca nukilan culikan berita dari kompas hari ini,
> kira-kira apa yang yang akan terjadi?
> soalnya, bapak amien rais telah mengaku kerendahan dirinya
> sebagai ketua MPR yang hanya mengetukkan palu sesuai
> dengan kemampuan berita eh.. kemauan anggota MPR.
> apakah ini pertanda yang baik?
> atau sebaliknya seperti teori kang Paido temennya Meneer
> Karrountel, bahwa X lebih cenderung = -X.
> jadi sekarang terserah anggota MPR to ya?
>
Daniel:
Sebelumnya selalu berkomentar ttg MPR: "Saya jamin ...(begini-begitu)."
Misalnya, "saya jamin tidak ada SI MPR." Seolah-olah putusan MPR berada di
tangannya seorang. Saya pernah bikin kritik di sini ttg ini. Setelah itu AR
ngomongnya lain. Seperti di atas. Jangan2 dia membaca kritikan saya itu yah
... hehehe...hehe GR dikit boleh 'kan?
->Kirim bunga ke-14 kota di Indonesia, http://www.indokado.com
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
- [Kuli Tinta] Apa ya kira-kira? mbah soeloyo
- Re: [Kuli Tinta] Apa ya kira-kira? Daniel H.T.
- Re: [Kuli Tinta] Apa ya kira-kira? Manghi Risingh
