----- Original Message -----
From: Wisnu Ali Martono <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Thursday, July 27, 2000 9:44 AM
Subject: RE: [Kuli Tinta] Pemimpin Kelompok "Merah" Dibekuk di Poso (fwd)


> On Wed, 26 Jul 2000, Benny wrote:
>
> > WAM:
> > Siapa yang bilang dia rohaniwan Kristen?
>
> > Benny :
> > Baguslah kalau begitu, trus pertanyaan apakah tindakannya sudah sesuai
> > dengan ajaran Kristen anda belum menjawabnya.
>
> WAM:
> Saya bukan orang Kristen. Namun, saya sering mendengarkan bagaimana ajaran
> Kristen dikemukakan. Cinta kasih. Kalau saya harus menjawab pertanyaan
> anda, dengan tanpa ragu saya akan mengatakan: Tibo dkk (dalam kasus Poso)
> sama sekali tidak mencerminkan ajaran Kristen. Saya yakin anda juga akan
> menjawab sama. Yang saya selalu dengar, ajaran Kristen mengatakan: berikan
> pipimu yang kanan apabila pipimu yang kiri ditampar. Itu yang jelas tidak
> dilakukan Tibo dkk di Poso. Salah siapa? Ndak tahu saya. Yang jelas,
> ajaran Kristen yang saya sering dengar itu baik. Di lapangan kok bisa
> lain?
>
>
> > > Bila kita terus saja mencari-cari kelemahan lawan tanpa melihat sisi
> > baiknya mustahil akan tercipta kedamaian fren....
>
> > WAM:
> > Lah mas, kebaikan mana yang mesti saya cari dari Tibo?
> > Tolonglah anda tunjukkan, kebaikan apa yang sudah ditunjukkan orang ini
> > dalam konteks kekerasan Poso. Jangan menyimpulkan sendiri apa yang tidak
> > saya tulis. Kedamaian baru akan disepakati setelah para kriminal
> > tertangkap dan diadili. Yang sudah mati tidak akan kembali hidup. Namun,
> > sodara yang hidup tidak akan mendendam lagi manakala penjahatnya sudah
> > ditangkap dan diadili.
>
> > benny :
> > Maksud saya bukan pada sdr Tibo. Kalau memang dia salah, di dunia ini
> > biarlah hukum yang akan menindaknya, dan Tuhan nantinya akan
mengadilinya di
> > akhirat.
>
> WAM:
> Setuju.
> Dalam konteks itu pula saya memforward berita yang saya terima dari
> detik.com. Namun, pagi ini, saya baca di koran (silahkan nebak sendiri
> koran apa, dan tebakan anda bisa salah) bahwa pada awalnya Tibo tidak mau
> dibawa tentara. Bahkan, lonceng gereja sudah dibunyikan serta para
> pengikutnya sudah mulai mengepung tentara yang akan membawanya. Ketika
> tentara _membawa lari_ Tibo, dikejar dua truk pengikutnya. Artinya,
> pengikut Tibo tidak setuju orang ini diadili. Bisa jadi, mereka anggap apa
> yang mereka lakukan, membunuh ratusan orang laki perempuan dan anak kecil,
> itu benar. Anda sendiri, saya yakini anda adalah orang Kristen,
> berpendapat apa? Apakah anda menyetujui apa yang dilakukan orang-orang
> itu?
>
> > Yang saya maksud kenapa tuan, mem follow up suatu tindakan penganiayaan
> > terhadap satu agama tertentu saja. Karena disana ada dua agama yang
bertikai
> > tentunya ada juga pembunuhan terhadap agama yang satunya. Tapi
> > sudahlah,....kalau memang hati tuan masih sempit kita tidak akan dapat
terus
> > berdiskusi baik dengan hati yang sudah terbakar.
>
> WAM:
> Jadi, anda menganggap kalau dua kelompok sudah saling berbunuhan,
> syah-syah saja apa yang dilakukan mereka? Lupakah anda, kelompok mana yang
> bertindak berlebihan? Jika membunuh satu orang dianggap sebagai alasan
> syah untuk membalas membunuh seribu orang, tidak perlu lagi kita diskusi.
> Anda tidak menghargai nyawa manusia. Anda hanya menghargai jika nyawa itu
> masuk kelompok anda.
>
> > > Sekali lagi, pandanglah suatu kasus dari semua sisi, dan jangan
sepihak
> > agar tercipta keadilan.
>
> > WAM:
> > Sisi yang mana? Pernahkah anda mengandaikan sebagai warga Muslim di
Poso?
> > Look, saya hanya menginginkan orang yang salah untuk dihukum.
> > Bukan mengobarkan dendam yang nggak ada habisnya. Apakah anda menolak
> > keinginan agar pembunuh di Poso diadili?
>
>
> > Saya seorang Katolik, Bapak saya katolik, Ibu saya Islam, keluarga ibu
saya
> > Islam. Jadi saya nggak akan mungkin membenci Islam, mungkin saya ada
yang
> > nggak simpatik dengan orang yang mengaku Islam tapi ajarannya nggak
sesuai
> > dengan Islam.
>
>
> WAM:
> Anda boleh mengaku apa saja di milis ini. Toh, tidak ada yang bisa
> membuktikan. Tahukah anda, orang yang Islam yang _tidak mengamalkan ajaran
> Islam_ adalah mereka yang diam saja menyaksikan _saudaranya_ dibunuhi?
> Saya cuma bisa teriak-teriak di internet. Itu pula yang saya lakukan. Saya
> hanya ingin kekerasan itu diakhiri. Bukan membalas dendam. Biarlah hukum
> yang _membalas_ kedzoliman itu.
>
> > Jadi tolong tunjukkan kepada saya dimana tulisan-tulisan saya di milis
ini
> > yang terus mengobarkan dendam yang tidak ada habisnya, apalagi terhadap
> > Islam.
>
> WAM:
> Justru saya yang ingin membantah pandangan sempit segolongan orang di
> milis ini, yang menuduh bahwa menceritakan kejahatan yang terjadi di
> Maluku dan Poso adalah menimbulkan dendam.
>
> > Tentang kejahatan di pembunuh Poso, biarlah hukum yang membuktikannya
dan
> > mengadilinya.
>
> WAM:
> Setuju. Dan jalan pertama adalah menangkapi orang-orang yang diduga
> menjadi pelaku. Cukup banyak para saksi yang bisa menyeret mereka.
> Termasuk para korban yang selamat dari pembantaian. Sebaiknya anda baca
> saja kisah lolosnya mereka dari pembantaian keji itu. Baru berkomentar.
>
> Tertangkapnya Tibo adalah jalan pertama menuju pengadilan itu.
>
>
> ->Kirim bunga ke-14 kota di Indonesia, http://www.indokado.com
> Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
> Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
> Keluar: [EMAIL PROTECTED]
>
> Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>


->Kirim bunga ke-14 kota di Indonesia, http://www.indokado.com 
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!












Kirim email ke