Assalamu'alaikum Wr.Wb.

>From: "Daniel H.T." <[EMAIL PROTECTED]>
>Date: Mon, 31 Jul 2000 23:49:01 +0700
>
>----- Original Message -----
>From: Wisnu Ali Martono <[EMAIL PROTECTED]>
>To: <[EMAIL PROTECTED]>
>Cc: <[EMAIL PROTECTED]>
>Sent: Monday, July 31, 2000 12:16 PM
>Subject: Re: [Kuli Tinta] Att: bung Benny [was ...RE: [Kuli Tinta] Pemimpin
>Kelompok
>
>
> > On Thu, 27 Jul 2000, Hercule Poirot wrote:
> >
> > > Penutup...
> >
> > > Sebagai orang yang lahir Kristen, saya juga tahu ajaran
> > > halus "berikan pipi kirimu jika ditampar pipi kananmu."
> > > Untuk kasus pembunuhan, saya sulit menerima ajaran ini.
> > > Karena saya tak akan menyerahkan ibuku, jika ayahku
> > > dibunuh orang. Itu namanya suicice.
> >
> > > Tapi sebagai orang yang pernah besar di gereja, saya
> > > tahu bahwa Kristen juga mengajar "an eye for an eye".
> > > Ini sama dengan hukum qishos dalam Islam. Pembunuhan
> > > dibalas dengan pembunuhan.
> >
> > > Jika ada yang kurang lengkap, ini bukan berarti Islam
> > > hanya spt yang saya ungkapkan di sini. Tapi krn semata-
> > > mata kekurangang saya dalam memberikan informasi.
> >
> > WAM:
> > Lebih seimbang penjelasan seperti ini. Bung Peirot tahu kedua ajaran
> > agama. (Saya pun tahu, dengan membaca Alkitab). Sayang, bung
>>Benny hanya mendasarkan pada dugaannya.
> >
>Daniel:
>Membaca Alkitab saja trus merasa udah tau tentang Kekristenan adalah 
>takabur. Ajaran agama tidak sebatas membatas Kitab
>Suci-nya saja. Tdk semudah itu.

Poirot:

saya sama sekali tidak pernah mengatakan bahwa saya merasa
sudah tahu tentang Kekristenan. dan saya juga sama sekali
menjauhkan diri dari rasa takabur. Sebab, takabur itulah
dosa pertama yang membuat Iblis diusir dari syurga.

Secara teratur, saya didatangi utusan gereja Mormon
yang sedang berdakwah. Bible milik saya itupun pemberian
dari mereka.

Awalnya saya sebel, dakwah kok maksa-maksa [maksa minta
waktu berkunjung]. Dibilang saya sibuk di-lab, dia nanya
kapan saya tidak di lab. Lama-lama saya pikir, why not try,
spt kata mereka. Ya saya try lah.

Untuk tidak menyinggung tamu, saya tak pernah menyingung
Islam, dan juga tak berusaha introduce Islam kepadanya.
Sebab, ketika mereka di-introduce tentang Islam [oleh
kawan dari Egypt yang juga didatangi], juru dakwah dari
gereja Mormon ini ngacir. Tak pernah datang lagi.

Karena dia juru dakwah, I assume ilmunya di atas rata-
rata ummat Kristiani. Sehingga, saya tidak merasa sungkan
untuk minta penjelasan tentang beberapa hal. Saya juga
pernah minta konfirmasi isi buku "History of God" yang
ditulis oleh Karen Armstrong [seorang Biarawati dari
England]. Saya minta kepadanya untuk menjelaskan asal-
usul diadopsinya konsep Trinitas spt yang diceritakan
buku itu. Ketika ia menjelaskan, saya tidak membantah,
tidak bertanya, dan tidak memotong. I was listening to
him attentively.

Saya minta maaf bila apa yang saya tulis -terkait dengan
agama ini- telah membuat kawan-kawan merasa tak enak.
For sure, itu bukan niat saya untuk membuat orang lain
merasa tak enak krn apa yang saya tulis.

Wassalam,
+++Poirot

________________________________________________________________________
Get Your Private, Free E-mail from MSN Hotmail at http://www.hotmail.com


->Kirim bunga ke-14 kota di Indonesia, http://www.indokado.com 
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!












Kirim email ke