Seperti yg pernah saya sampaikan di milis ini. Waktu GD hendak menyampaikan
pidato pembukaannya dlm acara interpelasi DPR barusan, RCTI juga memotongnya
dng siaran iklan.  Pertanda apa ini?

----- Original Message -----
From: Hercule Poirot <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Tuesday, August 01, 2000 5:57 AM
Subject: Re: [Kuli Tinta] RCTI, maksudnya itu apa ?


> Assalamu'alaikum Wr.Wb.
>
> Saya tidak pengin berprasangka buruk ke RCTI.
> Tetapi menilik cerita Om Gigih, RCTI kurang
> lengkap dalam menanyangkan gambar itu.
> Bila media lain memberitakan yang hadir
> banyak, RCTI menunjukkan yang sebaliknya...
> ini ada beberapa kemungkinan:
>
> [1] Ada kesalahan edit gambar/berita.
>     Kalau memperhatikan proses pembuatan
>     berita yang bukan live [pre-record],
>     kemungkinan ini bisa terjadi.
>     Salam memberi code/save file,
>     saat meramu gambar, kemudian tak punya
>     waktu melakukan recek.
>     Fall yl saya mengambil Electronic Journalism,
>     dan hal spt itu biasa terjadi. Karena tak
>     sempat diputar sebelum jam siaran, ketika
>     gambar keluar berbeda dengan isi text-nya.
>
> [2] Ada kesengajaan memberi kesan ke pemirsa
>     bahwa yang hadir di acara itu tidak banyak.
>
> [3] None of above.
>
> Yang tahu persis, tentunya orang-orang RCTI yang
> terkait dengan berita itu.
> Mudah-mudahan saja bukan yang [2] yang terjadi
>
> Wassalam,
> +++Poirot
>
>
>
>
> >From: GIGIH NUSANTARA <[EMAIL PROTECTED]>
> >Reply-To: [EMAIL PROTECTED]
> >To: [EMAIL PROTECTED]
> >CC: [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED]
> >Subject: [Kuli Tinta] RCTI, maksudnya itu apa ?
> >Date: Sun, 30 Jul 2000 20:51:54 -0700 (PDT)
> >
> >Saay termasuk orang yang tak gampang percaya mengenai
> >adanya rekayasa tertentu yang dilakukan oleh media
> >televisi swasta, sampai saya melihat tayangan laporan
> >mengenai Istigosah Qubro,yang dihadiri oleh Mas Dur.
> >
> >Tak ada soal dengan narasi yang mengantarkannya, sama
> >seperti yang dilakukan oleh yang lain. Tetapi tidak
> >pada gambar-gambar yang menyertainya.
> >
> >Terlihat ada gambar-gambar ketika Mas Dur menyampaikan
> >pidatonya. Dan ini... diselingi oleh gambar-gambar
> >suasana stadion, dengan sangat sedikit orang berada di
> >tengah lapangan dan latar belakang kursi stadion yang
> >kosong melompong. Kalau dilihat, maka kesimpulan yang
> >ditarik adalah acara itu sama sekali tak menarik,
> >tidak banyak dihadiri oleh warga nahdliyin maupun
> >banteng. Sampai sebegitu jauh, kesimpulan saya ya cuma
> >itu, acara ini sepi.
> >
> >Tetapi ketika berita jam 19 TVRI disiarkan, di latar
> >belakang begitu penuh oleh manusia. dan di koran-koran
> >esoknya, di Japos saya baca 'sekitar 80 nahdliyin dan
> >banteng'. Lalu di Surya saya baca '160-ribu'. Baru
> >saat itu saya percaya, adanya rekayasa tertentu dari
> >RCTI melalui visualisasinya tersebut.
> >
> >Saya akan percaya (kalau tak ada rekayasa), bahwa
> >gambar diambil sebelum acara, karena tengat. Tetapi
> >kenapa bisa menayangkan gambar Mas Dur ketika pidato?
> >
> >=====
> >Sugih durung karuwan, sombong didisikno...
> >
> >__________________________________________________
> >Do You Yahoo!?
> >Kick off your party with Yahoo! Invites.
> >http://invites.yahoo.com/
> >
> >->Kirim bunga ke-14 kota di Indonesia, http://www.indokado.com
> >Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
> >Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
> >Keluar: [EMAIL PROTECTED]
> >
> >Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
>
> ________________________________________________________________________
> Get Your Private, Free E-mail from MSN Hotmail at http://www.hotmail.com
>
>
> ->Kirim bunga ke-14 kota di Indonesia, http://www.indokado.com
> Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
> Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
> Keluar: [EMAIL PROTECTED]
>
> Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>


->Kirim bunga ke-14 kota di Indonesia, http://www.indokado.com 
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!












Kirim email ke