From:  "Hercule Poirot" <[EMAIL PROTECTED]>
To:  [EMAIL PROTECTED]
Subject:  Fwd: [is-lam] Menyediakan pangan di saat darurat...
Date:  Fri, 04 Aug 2000 22:42:03 GMT
Assalamu'alaikum Wr.Wb.

Pengantar...

email ini tidak ada kaitannya dengan kuli-tinta,
tapi ijinkan saya mengirimkannya kemari. Karena
informasi yang saya tuliskan sangat berguna bagi
siapa saja di saat darurat.

Wassalam
+++Poirot

-----------------------------------------------
>From: "Usman Maine" <[EMAIL PROTECTED] Reply-To: [EMAIL PROTECTED] To: 
>[EMAIL PROTECTED] Subject: [is-lam] Menyediakan pangan di saat darurat... 
>Date: Tue, 06 Jun 2000 16:02:10 PDT
>
>Assalamu'alaikum Wr.Wb.
>
>Dalam keadaan darurat --krn bencana alam, perang, rusuh-- manusia tetap 
>perlu makan. Makanan merupakan salah satu penentu kemenangan pihak Selatan 
>[melawan Utara] dalam perang sipil Amerika.
>
>Dalam keadaan darurat, ada baiknya jika kita masih mampu memproduksi pangan 
>sendiri [sambil menunggu datangnya bantuan]. Jika tak ada bantuan pun 
>dengan kemampuan memproduksi pangan sendiri kita bisa survive.
>
>
>Bahan pangan yang harus masuk ke tubuh hendaknya mengandung nutrisi yang 
>tinggi --setidaknya lengkap-- agar kita tak menderita salah satu penyakit 
>kekurangan gizi.
>
>
>    Kebutuhan tubuh manusia adalah:
>
>  -energy:  -protein  -mineral  -vitamin
>
>oEnergy
>
>Sumber energy yang paling banyak kita gunakan adalah karbohydrat. Dalam 
>keadaan normal, kita punya pilihan banyak spt nasi, roti, jagung, singkong, 
>ubi jalar, kentang.
>
>Dalam keadaan darurat, kita bisa ganti karbohydrat tadi dengan lemak 
>dan/atau gula. Ketika masih suka camping dan hiking saya menggantikan nasi 
>dengan kelapa muda dan gula merah. Meski perut tak terasa kenyang, tapi 
>kedua bahan ini memberikan cukup energy buat terus berjalan.
>
>
>oProtein
>
>Sumber protein yang handy adalah putih telor. Penggantinya banyak kita 
>dapatkan dari susu, kacang-kacangan, daging, ikan, dan juga dari beberapa 
>sayuran yang mengandung protein tinggi [spt sayuran hijau].
>
>oMineral dan vitamin
>
>Mineral dan vitamin dapat dipenuhi dari berbagai macam cara. Daging, telor, 
>susu, sayuran, dan buah-buahan.
>
>Bila kita kekurangan salah satu dari empat komponen tadi, maka badan kita 
>akan menunjukkan sakit physiologis [sakit bukan krn serangan penyakit]. 
>Misal, kekurangan vit A bisa merusak mata.
>
>
>o Keadaad Darurat...
>
>dalam keadaan darurat, kita mungkin tak bisa memenuhi kebutuhan pangan spt 
>hanlnya kalau lagi dalam keadaan normal. Namun demikian kita tetap harus 
>bisa memenuhi kebutuhan empat komponen makanan tadi agar tidak jatuh sakit.
>
>
>Ada cara sederhana memenuhi kebutuhan pangan tadi meski kita sedang dalam 
>keadaan darurat. Spt dalam kasus Ambon, dimana mereka susah mendapatkan 
>pasokan makanan, ada baiknya mereka diajari menyediakan pangan yang 
>memenuhi kebutuhan gisi ini secara mandiri.
>
>Banyak tanaman yang berumur pendek dan bisa mensuplai kebutuhan gizi 
>manusia. Beberapa yang saya ingat "on top of my head" adalah:
>
>
>-bayam cabut, kangkung cabut [umur sekitar 18-21 hari] sudah bisa 
>dinikmati. Kedua sayuran ini sumber makanan bergisi tinggi.
>
>-sawi putih dan sawi bakso: umur pendek 4 minggu bisa dipanen. kandungan 
>gizi tidak sebagus bayam dan kangkung.
>
>-kedelai: dipanen muda polongnya, direbus/disayur merupakan sumber         
>protein yang murah [polong muda dapat dipanen umur 6-7         minggu]
>
>         Kedelai yang dipanen tua/biji bisa dibuat bikin         
>tahu/tempe/susu. Tahu tempe sumber protein yang         murah [dibanding 
>telor dan ikan]. Susu bisa diberikan         bayi di pengungsian.
>
>         Kalau di milist ini ada kawan dari jurusan gizi/pengolahan  
>pangan, mohon sudi mempostingkan cara bikin susu dari kedelai. Pengetahuan 
>ini sangat berharga bagi saudara-saudara kita yang sekarang berada di 
>pengungsian krn
>bencana alam atau sedang dikepung musuh.
>
>-kacang panjang: umur 3 minggu sudah bisa dipanen kacangnya.         sekali 
>panen, tiap 3 hari bisa panen polong kacang         panjang. Kacang panjang 
>juga sumber protein yang         tinggi.
>
>-ubi jalar: umurnya lebih pendek dari jagung dan padi.         energy yang 
>dihasilkan per hektar lebih tinggi         dari jagung dan padi. Cara nanam 
>dan memerliharanya         juga mudah [tak banyak hama dan penyakit].       
>   Untuk panen ubi jalar yang pas perlu 2.5-3 bulan
>
>-jagung manis: umurnya pendek [50-60 hari sudah bisa dipanen]         Untuk 
>daerah panas, umurnya bisa lebih pendek.         Jagung manis dimakan 
>ketika masih segar, jadi tidak         perlu menunggu sampai tua.
>
>
>oSebagai bumbu dapur...
>
>Dapat ditanam berbagai macam empon-empon di ember jebol yang dalam waktu 
>singkat [2-3 bulan] dapat dipanen hasilnya.
>
>bumbu dapur lain yang bisa disediakan adalah cabe. Cabe cukup ditanam di 
>ember yang diisi tanah dari kebun [tak perlu dipupuk kalau tak ada pupuk]. 
>Dalam waktu 2.5 bulan sudha bisa dipetik hasilnya.
>
>Penanaman di Pengungsian...
>
>Di pengungsian akan sulit mencari lahan untuk menanam. Tapi masih bisa 
>disiasati dengan mencari barang-barang bekas berupa ember bekas, kotak 
>bekas, kardus bekas, bambu besar. Asal ada sumber air dan ada sinar, 
>tanaman akan hidup.
>
>Ember bekas/kaleng bekas diisi tanah [Cari tanah yang berwarna hitam atau 
>tanah dari tempat pembuangan sampah], kemudian tanam benih di ember itu.
>
>Letakkan media itu di tempat yang mendapat sinar matahari. Dan jaga jangan 
>sampai kekeringan, tapi juga jangan sampai terendam [kabanyakan air].
>
>Dalam waktu 3 minggu, kangkung cabut dan bayam cabut bisa dipanen. Sisakan 
>beberapa tanaman untuk menjadi sumber benih agar tidak kehabisan bahan 
>untuk penanaman berikutnya.
>
>Agar benihnya tak cepat rusak, simpanlah di dalam kantong/kaleng 
>bekas/tabung bambu yang diisi dengan abu dapur.
>
>Penutup...
>
>Menurut saya, ini lebih baik dari pada kita hanya menunggu datangnya 
>bantuan pangan.
>
>Nah, ada baiknya...selain mengirim sumbangan dalam bentuk pangan dan 
>obat-obatan, kita juga mengirimkan benih-benih sayuran/bumbu dapur ini 
>kepada saudara-saudara yang sedang menghadapi keadaan darurat....plus 
>bimbingan cara menanamnya.
>
>Wassalam, =Usman Kris Joko Suharjo= Dept. of Applied Ecology and 
>Environmental Sciences University of Maine Deering Hall, Orono, ME 04469 
>USA phn: 207-866-0680 fax: 207-581-2999 Email: [EMAIL PROTECTED] 
>-----------------------------------


________________________________________________________________________
Get Your Private, Free E-mail from MSN Hotmail at http://www.hotmail.com


->Kirim bunga ke-14 kota di Indonesia, http://www.indokado.com 
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!












Kirim email ke