Memang kalau dijadikan bahan diskusi yang serba
akademis, menarik.Namun pada kenyataannya kok
sulit. Sedang yang merasa mayoritas, akan dipimpin
oleh seseorang yang jelas diketahui beragama
mayoritas pun dicari-cari "keplesetnya" di mana.
Gender, menjadi salah satu peluru yang ditembakkan.
Telah menjadi negara yang benar-benar demokratis?
rasanya juga sulit, mengingat perdemokrasian lebih
bercorak kepentingan ideologi bukan keadilan dan
pemerataan hak rakyat yang tercermin dari aspek
demografi dan ekonomi. Tetap sulit. Mending membahas
bagaimana mewujutkan prasyarat demokrasi yang
diinginkan Bung Poirot itu lebih bagus untuk
berdiskusi.
HC
---
>From: �� <[EMAIL PROTECTED]>
>Reply-To: [EMAIL PROTECTED]
>To: <[EMAIL PROTECTED]>
>Subject: Re: [Kuli Tinta] Presiden Non-muslim di RI
>Date: Mon, 7 Aug 2000 06:35:28 +0700
>
>
>Mas Peirot, anda sedang tinggal di AS, tentunya banyak pelajaran
>bisa dipetik selain pengetahuan yang sedang mas geluti.
>Mudah-mudahan sampeyan mempunyai kesempatan pula untuk hidup dan
>bergaul dengan berbagai masyarakat dan lapisan disana serta sempat
>pula berkelana dari atas ke bawah dan dari timur ke barat. Saya
>percaya bahwa pengalaman itu tentunya sangat berharga dibanding
>kebiasaan mhs di AS yang hanya ndekem di kampus dengan sesama mhs
>Indonesia.
>
>Satu hal Mas, tampaknya syarat pertama itu akan membuat kelompok
>tertentu menjadi kesulitan. Di satu sisi ingin mewujudkan
>Indonesia Baru dengan syarat pertama itu, namun di sisi lain kalau
>syarat itu benar-benar terjadi maka mereka harus mau menerima
>nilai-nilai kelompok-kelompok lain yang beragam dan mungkin
>bertentangan dengan ilai-nilai mereka.
>
>Pendidikan memang kita harapkan untuk membuka pikiran seseorang,
>namun fakta empirik menunjukkan lain. Apakah ada yang salah?
________________________________________________________________________
Get Your Private, Free E-mail from MSN Hotmail at http://www.hotmail.com
->Kirim bunga ke-14 kota di Indonesia, http://www.indokado.com
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!