Ada desas desus (atau kabar setengah resmi?) bahwa mbah Dur akhirnya mau
mengakui _kesalahannya_ memecat Yusuf Kalla dan Laks dengan cara mengangat
kembali keduanya menduduki jabatan yang dulu. Dengan cara ini, mbah Dur
nggak perlu repot-repot minta maaf. Entah benar atau tidak kabar ini.
Kalau benar, apes benar nasib PKB.
Udah jungkir balik membela embahnya, sampai mengesampingkan logika, kini
harus kembali _membela_ keputusan simbah yang jelas bertentangan dengan
pembelaan PKB tempo hari.
Artinya, udah empat kali PKB _dikerjai_ mbah Dur.
Pertama, ketika harus memilih mbah Dur (walau tadinya ngotot milih Mega)
Kedua, waktu harus membela simbah karena urusan Tap 25/66
Ketiga, waktu harus membela simbah karena urusan Yusuf Kalla dan Laks
Keempat, sekarang ini, mesti nelen ludahnya sendiri.
Itulah bo, kalau partai nggak punya pendirian. Ngikutin orang yang nggak
jelas juga pendiriannya.
Terakhir, kabarnya PKB (dalam kabinet reshuffle) cuma dapat jatah menteri
dua. Padahal, sekarang ada empat. Terus menteri mana lagi (selain Rozy
Munir yang kata sassus itu bakal digusur Laks) yang mesti dihentikan?
Kayaknya sih yang bakal langgeng adalah Alwi Shihab. Jadi? Silahkan Hikam
dan Khofifah bersuit. Atau lempar koin. Namun, kita tunggu saja setelah
Agustus ini.
->Kirim bunga ke-14 kota di Indonesia, http://www.indokado.com
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!