* KWIK KIAN GIE MUNDUR, PUKULANKAH INI TERHADAP MEGAWATI?
Intro: Di tengah-tengah isu perombakan kabinet dan persis di saat
Megawati Soekarnoputri diberikan keuasaan lebih besar oleh Gus Dur,
Menko Ekuin Kwiek Kian Gie, yang juga orang kepercayaan Megawati,
mengundurkan diri. Apakah ini pukulan telak bagi Gus Dur dan
Megawati? Berikut penjelasan anggota senior PDIP, Frans Seda kepada
Radio Nederland:
Frans Seda [FS]: Ya Kwik Kian Gie sudah lama mau mengundurkan diri,
ia mau kembali menjadi anggota DPR. Tapi selama ini dicegat oleh ibu
Mega biar ia harus tetap. Nah sekarang ini saya kira dalam kondisi
kabinet sudah dalam kondisi semi-demisioner saya kira tidak apa-apa
itu.
Radio Nederland [RN]: Pak Seda tidak melihat ada dampak bagi
kedudukan Megawati persis dalam keadaan dia diberi kekuasaan oleh Gus
Dur?
FS: O..tidak saya kira itu kan nanti, mungkin Megawati kan bisa
menempatkan dia lagi, tapi sekarang ini kan dia menyelesaikan satu
babak dulu daripada karirnya.
RN: Jadi ini bukan kejutan sebenarnya?
FS: Bukan-bukan, itu bisa saya katakan sudah lama itu minta berhenti
sebenarnya, tapi dicegat oleh ibu Mega. Harus tetap terus, jadi
sekarang justru kabinet sudah semi-demisioner jadi sudah waktunya
untuk itu.
RN: Tidak punya akibat politis apa-apa buat Gus Dur?
FS: Tidak saya kira tidak.
RN: Kenapa tidak karena ia diangkat oleh Gus Dur kan?
FS: Iya ..iya tapi khan, kabinet ini kan mau diganti , mau di
resuffle ini malahan peluang untuk Megawati sama Gus Dur untuk
menempatkan orang-orang baru toh daalam tim ekonomi dan yang penting
kan kontinuitas dari pada kegiatan tim ekonomi ini, itu yang harus
dijaga. Orang-orangnya bisa diganti, tapi kontinuitas timnya harus
dijaga ini.
RN: Menteri Bambang Soedibjo mengatakan "ya kalau saya diganti boleh
lah, tapi kalau Kwik Kian Gie diminta supaya jangan diganti karena
dia toh bekerja dengan hati nurani yang jujur".
FS: Kwik Kian Gie itu khan orangnya jujur sekali, tapi pada suatu
saat kan dalam politik itu kan selamanya bisa terjadi toh, bahwa
seseorang itu angaplah tepat waktu atau tidak tepat waktu. Ini
berarti bahwa dia tuh mengambil nasib ditangannya sendiri. Dia tahu
kapan harus berhenti dan ia tahu kapan dia bisa mulai.
RN: Megawati kenapa dia misalnya sekarang ini harus menahan juga kan
pengunduran Kwik Kian Gie?
FS: Kwik sudah berkali-kali minta berhenti tapi dia taat, selama ini
dia kan orang partai. Mega jalan terus dia juga jalan terus. Tapi
sekarang dalam kondisi transisi ini saat yang paling tepat bagi dia
untuk minta berhenti. Saya kira baik itu.
RN: Ini ada kemungkinan bisa masuk kembali, ya nanti kalau dipilih
oleh Mega?
FS: Ya mungkin saja toh. Dari prosedur yang baru. Yang penting dalam
kabinet baru ini kan kontinuitas dari pada tim ekonomi harus jalan
terus. Orangnya bisa diganti tapi kontinuitas harus terus ya.
RN: Paling tidak selama ini itu tidak terlepas dari figur orang-orang
ya seperti Kwik Kian Gie. Nah kalau dia sekarang turun apakah ada
pengaruhnya untuk pasar modal dan juga pasar uang.?
FS: Yah tergantung siapa yang ganti nanti, tergantung sekali siapa
yang ganti. Kalau yang ganti juga orang-orang yang punya schedule
ekonomi yang bisa diterima oleh pasar, ya itu akan jalan terus yah.
Merupakan suatu tantangan bagi Gus Dur dan Mega untuk menyusun
kabinet yang baru supaya memberi tempat untuk menempatkan orang-orang
yang bisa diterima oleh pasar.
RN: Mundurnya Kwik Kian Gie ini meskipun tidak ada ras keterpaksaan
tetapi apakah memang ada unsur politis yang sangat kuat bermain
dibelakang itu?
FS: Dia..itu saya tahu dari dekat, sebenarnya sudah bulan waktu
sesudah penandatanganan LOI bulan Juli itu, waktu dropping dana 380
juta dolar itu, sebenarnya dia sudah minta berhenti. Supaya bisa
dianggap sebagai sudah menutup suatu periode lah ya. Tapi dilarang
oleh ibu Mega waktu itu.
Demikian Frans Seda, anggota senior PDIP. Menurut pengamat ekonomi
Tony Prasetiantono dari Fakultas Ekonomi UGM, Kwiek Kian Gie tidak
betah di kabinet karena laporan pertanggungjawaban presiden bidang
ekonomi disusun oleh orang lain.
Tony Prasetiantono [TP]: Saya terkejut, karena tidak kebayang bahwa
Gus Dur sudah kedahuluan. Jadi ini, dari segi dahulu mendahului, Pak
Kwik ini unggul, karena memang santer terdengar perombakan kabinet
akan dilakukan sesudah Sidang Tahunan MPR, jadi sesudah tanggal 18
Agustus. Tapi Pak Kwik memilih mundur sebelum dilaksanakannya
perombakan, karena banyak menteri yang akan diganti, gitu ya.
Tapi saya kira, Pak Kwik mengirim isyarat bahwa beliau mungkin tidak
puas dengan kejadian-kejadian belakangan ini. Misalnya, Pak Kwik,
sebagai Menko Ekuin harus berhadapan dengan Tim Asistensi yang
notabene salah satu anggotanya adalah Dipo Alam yang berada di bawah
koordinasinya, sebagai asisten Menko. Kemudian terakhir, saya kira
puncaknya, adalah masalah laporan pertanggungjawaban Gus Dur yang
ternyata bagian ekonominya tidak dibuat oleh Pak Kwik sebagai Menko
Ekuin, tetapi malah oleh Susilo Bambang Yudhoyono yang Menteri
Pertambangan. Ini satu keanehan yang luar biasa yang menjadi salah
satu peletup yang menyebabkan Pak Kwik tidak merasa betah lagi berada
di kabinet.
Tetapi meskipun demikian, karena potensi Pak Kwik yang masih sangat
kita perlukan dalam kabinet, sebetulnya saya masih berharap. Tapi
harapan ini juga tidak mudah dilaksanakan, yaitu, Pak Kwik tetap ada
di kabinet kita mendatang. Meskipun mungkin tidak di Menko Ekuin,
tetapi posisi-posisi yang memungkinkan beliau berprestasi lebih
optimal. Misalnya karena kefasihan beliau, kepandaian beliau dan
kedekatan atau pemahaman beliau yang sangat baik pada masalah
konglomerat, pada masalah menejerial, barangkali akan sangat baik
kalau beliau berada di posisi menteri BUMN, atau misalnya kepala
BPPN, yang memang memerlukan keahlian yang dimiliki Pak Kwik. Saya
sangat menyayangkan seandainya orang seperti Pak Kwik tidak masuk
dalam kabinet mendatang. Saya tidak tahu bagaimana caranya, mungkin
Ibu Megawati bisa melakukan perundingan lebih lanjut dengan beliau
suapaya tetap berada dalam kabinet mendatang.
Demikian Tony Prasetiantono, pakar ekonomi dari Universitas Gadjah
Mada, Yogyakarta dan sebelumya anda juga sudah mendengar pendapat
Frans Seda, anggota senior PDIP.
---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.ranesi.nl/
http://www.rnw.nl/
Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[EMAIL PROTECTED]
Copyright Radio Nederland Wereldomroep.
---------------------------------------------------------------------
->Kirim bunga ke-14 kota di Indonesia, http://www.indokado.com
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!