Hanya ingin tahu saja,
Apakah Mas WAM adalah Ninok Leksono yang sering nulis artikel
mengenai teknologi militer itu?
Mohon maaf atas pendleweran saya (karena termasuk dalam mBah Soel
dkk). Saya sangat mengagumi tulisan-tulisan Anda di berbagai
majalah. Yang saya sangat terkesan pada saat adalah mengenai
Advance Technology di F16. Ada orang koq pengetahuannya luas
sekali ya.... (demikia pikir saya pada sat itu).
----- Original Message -----
From: Wisnu Ali Martono <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Wednesday, August 23, 2000 2:12 PM
Subject: Re: [Kuli Tinta] Re: FW: [Kuli Tinta] Re: Mohon petunjuk
On Wed, 23 Aug 2000, Wisnu Putra wrote:
> Saya rasa inti permasalahannya awal adalah WAM menanyakan apakah
benar orang Australia membantu
> pihak Kristen Ambon dalam konflik yang terjadi.
WAM:
Benar. Namun, ini tidak diindahkan oleh mbah Soel dkk.
Seolah-olah, saya adalah the guilty party yang mesti _dikeroyok_
rame-rame. Saya paham, mereka punya misi khusus membungkam orang
yang
terang-terangan mendukung LJ. Macam saya. Makanya, diskusi menjadi
pokrol-pokrolan. Nggak ada lagi kemauan mengindahkan isi posting.
> Cuma sumber beritanya yang meragukan sampe sindiran/banyolan
kepada WAM yang ingin mengklarifikasi
> berita tsb karena rasa kesetiakawanannya pada rekan LJ di Ambon.
WAM:
Sudah saya jelaskan berkali-kali, saya forward posting itu karena
saya
juga nggak yakin. Masak iya access hatch dibuka di tengah laut?
Siapa
yang mau peduli dengan pertanyaan saya ini? Nggak ada.
Seolah-olah, saya
lah yang tolol karena mempercayai posting itu.
> Ayo WAM kalau ingin mengklarifikasi kebenaran ceritanya,
darimana sumber berita tsb, kok
> kelihatannya emang konyol banget.
WAM:
Tidak perlu. Saya sudah katakan, saya sudah menegur si pembuat
posting
itu.
> Aneh,....kok jadi topiknya berkembang ke pamer kebolehan
masing-masing.
> Kalau masalah unjuk kebolehan di Milis ini mending ikut galileo,
Kalau di sini nggak akan ada yang
> percaya bisa aja elu udah punya ensiklopedi di situ, tinggal
tulis aja di komputer. Anak SLTP juga
> bisalah....
WAM:
BUkan saya mau pamer. Buat apa? Sayang, dalam diskusi thread ini
pengeroyok saya sudah kehilangan nalar. Tidak mau lagi melihat
note di
atas forward saya. Karena mereka terus saja merasa pinter, dengan
terus
saja menertawakan soal jendela, dengan sangat terpaksa (dan
mestinya saya
minta maaf pada mbah Soel, a.k.a pak Drajat) terpaksa saya
tunjukkan bahwa
saya _bukan orang awam_ dalam hal teknologi militer. Bukalah koran
terbitan Jakarta dari tahun 1980an. Akan banyak ditemukan nama
saya. Jauh
sebelum saya kerja di BPPT, saya dikontrak beberapa koran untuk
mengisi
rubrik militer mereka. Bahkan ketika saya masih selevel SMA, sudah
banyak _pengetahuan_ saya di bidang teknologi militer. Jelaslah,
saya
tidak punya maksud pamer pengetahuan di sini. Buat apa sih? Saya
sadar,
makin banyak saya pamer, makin ketahuan sedikit pengetahuan saya.
Namun,
menghadapi orang-orang sombong seringkali harus sombong pula.
Rasanya,
kesombongan mereka pada saya (kemarin) sudah nggak bisa ditolerir.
Sampai
saya perlu berulangkali menololkan orang lain.
Baiklah, saya perlu minta maaf pada mbah Soel.
->Kirim bunga ke-14 kota di Indonesia, http://www.indokado.com
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
->Kirim bunga ke-14 kota di Indonesia, http://www.indokado.com
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!