Bukan diskusinya yang salah. Bukan para pemosting dengan gaya gaprakan itu
yang salah. yang salah adalah mereka yang mengira apa yang dibicarakan di
sini, khususnya mengenai kapal silem, lebih-lebih yang terdampar karena
kapten bodongnya membuka jendela bahna sumuk, sebagai sebuah diskusi.
Lebih-lebih ilmiah. Ini samacam gardu, buat cangkruk, lalu pada
gojlok-gojlokan belaka. Nanti, kalau udah pada ngantuk, atawa bosen,
masing-masing akan mlungker mendengkur di gardu, atau pulang ngeloni bojonya
masing-masing. Lalu selesailah apa yang dikira diskusi tadi.
Sayangnya, materi gojlokan yang lagi in tersebut, kok makin membuat mata
semakin segar, untuk tak segera tidur, atau kangen ngeloni bojo. Maklum,
gardu sedang ketamuan seorang pembicara, yang menulis ratusan artikel, dan
begitu tangguh staminanya untuk berposting ria. Mungkin kalau ditolat-total,
pekerjaan beliau itu ya itu tadi, nulis plus njawab e-mail. Kerjaan di
kantornya sendiri, kan sambilan belaka.
Mustinya ada yang bisa ngajak Hikam main di milis ini, kalau mau saran-saran
dan masukan kepada para nindya mantri tersebut bisa didiskusikan dengan
baik. WAM kan cuma 'sebelah' ruangan sama Hikam yang kepilih lagi untuk
punya anak buah WAM tersebut. Bisa dong WAM membantu mengkilik Hikam untuk
ikutan main.
Sekali lagi, soal kapal-silem-berjendela, bukan sebuah diskusi, hanya
sekedar wak-wak-an belaka. Malah saya bersyukur, telah berhasil membuat para
pendekar mengeluarkan jurus-jurus saktinya. Sementara memang baru WAM sama
mbah Soel saja. Siapa tahu Aswat pun matak aji, terus mBien pun triwikrama,
sementara aku sendiri cuma bisa girap-girap.
-----------------
On Wed, 23 Aug 2000 23:33:07 +0700, [EMAIL PROTECTED] wrote:
> Dear Netters,
> diskusi selalu ada manfaatnya, jika sudah dianggap cukup dan bukan untuk
> "adu-emosi-dengan kedok tahu segalanya tentang sesuatu."
>
> Saya usul untuk rekan-rekan memberi masukan kepada Menteri-Mentri baru
> maupun Departemen baru.
>
> Apa saja yang anda rasakan bermanfaat untuk rakyat banyak; silahkan
diajukan
> saran-saran anda, dengan catatan belum saran-saran itu diterima oleh
mereka.
> Malahan mungkin saja mereka tidak pernah membaca postings kita.
>
> Mungkin pula ada wartawan di milis ini yang sementara di medianya dapat
> membuka rubrik "Saran dari Internet untuk Menteri Baru" selama sebulan
saja
> umpamanya.
>
> Semoga bermanfaat,
> Janto
>
>
> ->Kirim bunga ke-14 kota di Indonesia, http://www.indokado.com
> Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
> Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
> Keluar: [EMAIL PROTECTED]
>
> Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
_______________________________________________________
Say Bye to Slow Internet!
http://www.home.com/xinbox/signup.html
->Kirim bunga ke-14 kota di Indonesia, http://www.indokado.com
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!