On Tue, 29 Aug 2000, hestu ciptohandoyo wrote:

> saya kok meragukan.....mosok kyai apalagi sejak dulu GD khan public
> figure kok selingkuh. Saya tidak bermaksud membela GD, tetapi nampaknya
> kekebalan GD dalam menanggapi cercaan lawan politik mengakibatkan
> lawan-lawannya itu melontarkan isu selingkuh yang saat ini memang sedang
> ampuh-ampuhnya. Lihat di Bantul dan Pak Muladi yang pernah terkena issu
> ini. Moralitas kembali dipakai sebagai issu politik

WAM:
Saya juga. Saya ingat Emha pernah _meledek_ mbah Dur (tentang kentungan
bermata kurang awas) dengan mengatakan bahwa mbah Dur nggak bisa
membedakan antara wanita cantik dan gedebok pisang. Serious, saya pernah
baca artikel Emha ini. Namun, yang paling baik adalah membawa majalah ini
ke pengadilan. Untuk membuktikan siapa yang benar. Tidak perlu orang2
NU/Banser berbuat apa-apa. Pengadilan adalah tempat _beradab_ untuk
membuktikan siapa yang salah dan benar.


->Kirim bunga ke-14 kota di Indonesia, http://www.indokado.com 
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!












Kirim email ke