On Sat, 2 Sep 2000 06:16:55 +0700, [EMAIL PROTECTED] wrote:

>  From: reijkman karrountel <[EMAIL PROTECTED]>
>  
>  
>  Berita itu cuma ada di media tertentu, yang kualifikasinya pun
>  sudah
>  tertentu pula. Bisa diabaikan.
>  =================
>  
>  Kalau dalam bahasanya orang informasi, keraguan semacam meneer
>  ting kruntel ini diterjemahkan bahwa informasi itu kemungkinan
>  benar 50% dan kemungkinan tidak benar juga 50%, Artinya, resiko
>  kita untuk mendiskusikan masalah itu perlu pula memperhitungkan
>  peluang tersebut.
>  
>  Masih seneng gudeg meneer?
-----------

Jika ada yang memuji endurance daripada yang namanya daripada WAM, maka
sebaliknya aku justru memuji dayatahan dari mereka yang begitu serius
menanggapi postingnya WAM. Mengapa?

Coba kita teliti. Posting WAM selalu bermula dengan kabar yang
separuh-separuh seperti itu. Lalu ujungnya nanti adalah makian-makian yang
'tak cerdas'-lah, yang 'bodoh'-lah, dan seterusnya. Sehingga meski dengan
subject keren, isinya suma 'one liner' belaka, yang 'kamu yang bego', terus
dibalas 'eh.. apa kamu nggak bego juga', dan seterusnya. Bukankah yang
seperti itu berkali-kali? Seperti posting PERJUTA, dan lain sebagainya itu.

Jadi ?

Gudeg masih lebih enak daripada ikut puyeng mikir yang separuh-separuh itu,
pak Aswat. Nggak nimbrung soal SP3?





_______________________________________________________
Say Bye to Slow Internet!
http://www.home.com/xinbox/signup.html


->Kirim bunga ke-14 kota di Indonesia, http://www.indokado.com 
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!












Kirim email ke