Mashuri:
Ini saya postingkan kepada yang berminat perdebatan tokoh
sosdem dan sosialis agar diskusi kita lebih bermutu dan
berdata (bukan tuduh-tuduhan dan makian semata) melanjutkan
diskusi tentang PERJUTA dari WAM tempo hari.
semoga ada manfaatnya, saya postingkan pendapat kedua
tokoh tersebut;
Oscar Lafontaine:
PADA dasarnya untuk merespon globalisasi hanya mungkin dilakukan jika
pemerintah diperbaiki. Dan peraturan tersebut memuat kerangka karya tentang
fungsi pasar dan kekuatan pasar yang dapat dikendalikan. Ide neoliberalisme
yang menyatakan bahwa pasar sendirilah yang akan mengatur segalanya, secara
terus menerus mengulang pepatah "Kasalahan-kesalahan akan dihukum oleh
pasar" ...
ide-ide ini merupakan ekspresi dari pengertian ekonomi yang dideskripsikan
oleh Paul Krugman (pakar ekonomi Amerika) sebagai "Ketakutan ekonomi" yang
dimaksud bila seseorang pekerja diberitahu. "Jika kamu tidak mengerti garis
yang sudah ditentukan, maka kita akan menutup bisnis ini dan memindahkan
investasi kita ke tempat lain. Kita akan pergi begitu saja dan membawa pergi
modal:. Yang kita inginkan adalah motivasi ekonomi, kita menginginkan setiap
orang turut ambil bagian dalam kehidupan ekonomi berdasarkan kepercayaan dan
bukan berdasarkan atas tekanan dan ketakutan. Kita tidak menginginkan adanya
ekspansi kapitalisme kasino, sistim dimana uang digunakan untuk spekulasi
dan bukan untuk diinvestasi pada proyek ekonomi yang sebenarnya.
Simon Peres:
SAYA ingat pada suatu simposium yang pernah kita adakan: di situ ada
kalangan sosialis dan kalangan kapitalis, dan salah satu dari kalangan
kapitalis menunjukkan jarinya lalu berkata. "Jika anda seorang sosialis,
jangan lupa bahwa sosialisme itu seperti TITANIC, sebuah kapal yang
melakukan perjalanan yang sangat mengesankan dan kemudian menubruk gunung es
lalu tengelam. Kapal anda, seperti Titanic, akan tengelam di lautan. "Dan
saya menjawab, "Anda salah, sosialisme tidak seperti Titanic, sosialisme
seperti lautan. Lautan tidak akan pernah tengelam. Kapal bisa tengelam,
demikian juga penumpangnya. Namun, peradaban tidak akan pernah tengelam."
Saya postingkan juga buat mainan bung Wam.
Tolstoy (penyair):
"Napoleon: dia membunuh orang dan kemudian menjadi terkenal. Dengan lebih
banyak membunuh maka ia akan lebih terkenal.
Dan dari hari ini anda bertanya pada diri anda sendiri, untuk
apa sebenarnya kita berperang?".
Pertanyaan seorang arab terhadap kesakit-hatian bangsa arab.
"Israel ingin mendominasi perekonomian Arab," lalu mereka jawab
"Saudara-saudara, anda tidak memiliki ekonomi, yang anda miliki
adalah kemiskinan." Siapa yang ingin menguasai kemiskinan.
Lalu pertanyaan siapa yang menguasai ekonomi bangsa arab?
Siapakah yang menguasai ilmu pengetahuan dan teknolog?
yang sangat menakutkan bukan hanya bagi orang-orang Islam,
tetapi Kristen dan yahudi? (senjata nuklir, dan senjata biologi
pemusnah dan lain-lain).
Mashuri:
Seorang sosialis berkata mengenai diskriminasi
bangsa arab dan afrika
semoga WAM yang benci dengan sosialis dapat mengerti.
Simon Peres:
"Menurut saya kesalahan mengabaikan benua Afrika atau mengabaikan kelompok
besar lainnya seperti dunia Islam. Dunia Islam sama ukurannya dengan Cina.
Ada 1,2 Milyar orang Islam di dunia dan pada dasarnya mereka tidak termasuk
kedalam salah satu dari komunitas "globalisasi" (tanda petik tambahan dari
saya) dan terjadi perang dingin didalamnya. Ke manakah mereka akan menuju?
Ke arah demokrasi dan rejim modern ataukah ke arah fundamentalisme
reaksioner.....
Jika saya katakan secara lebih mudah, di Timur tengah ada 3 kekuatan
Pertama; Minyak
Kedua; Harga air (Timur tengah proses menjadi padang pasir)
Pertimbangan ekonomi.
Ketiga; Adalah kaum perempuan".
Mashuri:
Semoga dari sedikit ulasan ini Bung WAM dan lainnya dapat berfikir
dan bermain-main dengan lebih serius didalamnya.
Good Bay.
->Kirim bunga ke-14 kota di Indonesia, http://www.indokado.com
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!