--- �� <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> Pertengahan 80 an, sudah muncul isu bahwa Pasific akan menjadi
> daerah perburuan baru. Siapa ya kira-kira yang akan berburu?
> Jangan-jangan anak cucu HMS itu memang sudah memulai perburuan?

Gimana enggak jadi daerah perburuan baru, penduduknya yang banyak, harganya murah, ini 
khan yang
ingin dimanfaatkan. Mungkin juga uang orang Indonesia yang konon banyak sekali 
sekarang sedang
bergentangan berputar-putar di luar negeri sedang mencari mangsa baru. Disini tidak 
ada satupun
negara yang dapat mengontrol modal itu. Pemerintah Amerika pun enggak bakal mampu, 
bila perlu akan
menyokong modal-modal itu. Proyek-proyek PLN yang dihentikan proses pengadilan itu 
contohnya.
Demikian juga dengan ribut-ribut Sonny Keraf dengan Dubes AS baru-baru ini. Apalagi 
sekarang ada
kasus Atambua.

Sekarang tempat berlindung Indonesia di kancah International kayaknya hanya RRC dan 
solidaritas
negara-negara OKI. Cuma kemarin itu kartu RRC enggak bisa digunakan untuk memveto 
keputusan DK
PBB. Untuk memperkuat lobi, sekarang parpol-parpol kita , termasuk Fraksi Reformasi 
-penentang
kuat ide GD tentang penghilangan tap PKI, sedang ribut terima delegasi PKC. Rupanya 
prinsip
belajar sampai negeri Cina tambah relevan sekarang ini. Jadi mematahkan argumen WAM 
yang bilang
bahwa tidak ada yang bisa dipelajari dari negara komunis he-he... Mungkin nanti bukan 
hanya PKB
yang buka cabang di sana tapi termasuk juga PDIP, Golkar, PAN atau PBB.



__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Send instant messages & get email alerts with Yahoo! Messenger.
http://im.yahoo.com/

->Kirim bunga ke-14 kota di Indonesia, http://www.indokado.com 
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!












Kirim email ke