dengan asumsi bahwa kuartet dagelan gd-ms-aa-at
tidak bisa memenuhi harapan rakyat,
karena tidak tahu dan tidak mau tahu keinginan rakyat,
atawa juga tidak tahu bagaimana cara memenuhinya,
mustinya kuartet itu sudah tidak dapat dipertahankan lagi
atawa siapa yang mau membantahnya ???

dengan demikian,
haruskah mereka mundur ?
jawabnya iya, pasti !!!!!

tetapi kapan ?
itu yang musti ditentukan lagi.....

namun sambil menunggu lengsernya si kuartet dagelan itu,
dapatkah dipersiapkan calon-calaon pemimpin baru,
yang muda, tidak berbau orba dan punya kemampuan mumpuni ?
atawa adakah calon-calon itu ?
dan bagaimana mempersiapkan mereka menuju tampuk kepemimpinan ?

dengan pemilu atawa revolusi ?
dengan partai baru atawa numpang partai lama ?
dengan mengusung isme baru atawa isme lama,
atawa tanpa embelk-embel isme sama sekalai....

ada yang punya pendapat lain ?

mBin



>>>> 2.5 Mbps InternetShop >> InternetZone << Margonda Raya 340 <<<<
->Kirim bunga ke-14 kota di Indonesia, http://www.indokado.com 
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!












Kirim email ke