From: "M. Mashuri Alif" <[EMAIL PROTECTED]>
Kalau dulu islam masuk ke pedalaman nusantara dengan mengikuti
situasi
daerah (waktu itu belum ada indonesia) maka islam diadaptasi
dari yang
mengunakan bahasa arab menjadi bahasa jawa, dan ini terus
dipertahankan oleh
pengikut NU sampai sekarang.
Lalu orang-orang bilang ngak bisa harus tetap dengan bahasa
arab.
Dan beberapa waktu sekelompok ulama menyarankan agar ibadah
dapat digunakan
dengan bahasa Indonesia. Tetapi kiayi sejuta umat mengatakan
dengan guyon,
bagaimana jika orang kemesjid dan melakukan ibadah dengan bahasa
daerahnya
masing-masih? (indosiar)
==========================================
FK:
Dalam beribadah yang telah ditetapkan, saya setuju dengan
bahasa arab. Tetapi rasanya itu hanya lafadz-nya. Bagi
orang yang tidak menguasai bahasa arab secara aktif,
rasanya sulit membayangkan bila dalam beribadah di
dalam hatinya tidak sama sekali membatinkan bahasa
ibu-nya.
Berkenaan dengan rekonsiliasi, perdamaian atau
apa saja sebutannya, rasanya dengan adanya bahasa
indonesia di persada nusantara ini adalah merupakan
rahmat Tuhan yang tak ternilai.Maksudnya, untuk
keperluan persatuan dan kesatuan, bangsa ini sudah
memiliki salah satu modal utamanya yang berupa
bahasa yang satu. Kemudahan berikutnya adalah
adopsi tulisan romawi untuk mengekspresikan bahasa
Indonesia secara tertulis. Karena dalam karakter
romawi itulah memungkinkan bahasa Indonesia
dapat bergaul dengan bahasa-bahasa lain berserta
dengan budayanya, seharusnya.
Karakter romawi dengan mengadopsi bilangan arab
dan simbul-2 latin, telah memungkinkan aksara itu
menjadi aksara sosial, ekonomi dan ilmu pengetahuan.
Tak terbayangkan bila seandainya dulu suku bangsa
jawa "ngeyel" karena kemayoritasannya bersikeras
menggunakan bahasa dan karakter jawa untuk bahasa
nasional. Betapa repotnya.
Maka dapatkah BAHASA kita ini menjadi modal
persatuan. Dan memang dalam hasil rekonsiliasi tentulah
ada yang dikorbankan. Tindakan khalifah Usman sewaktu
"meresmikan" mushaf Qur'an dengan membakar yang
tidak diakuinya adalah salah satu contoh rekonsiliasi.
Berbagai mushaf dikumpulkan, dinilai, dicocokkan,
kemudian ditentukan "satu" yang berlaku yang lainnya
harus dimusnahkan....

FK
---



................Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia...............
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

>>>> 2.5 Mbps InternetShop >> InternetZone << Margonda Raya 340 <<<<
->Cake, parcel lebaran & bunga2 natal? Di sini, http://www.indokado.com 















Kirim email ke