-----Original Message----- From: Martin Manurung [mailto:[EMAIL PROTECTED]] Sent: Friday, December 29, 2000 9:42 AM To: rembug nasional; Perspektif Mailing List; Kuli Tinta List Subject: [Kuli Tinta] Kekuatan "Status Quo" Makin Menguat Kekuatan "Status Quo" Makin Menguat Jakarta, Kompas .........(hapus) Diungkapkan Arbi Sanit, menguatnya kekuatan pro-status quo itu, karena kekuatan pro-reformasi cenderung sibuk dengan kekuasaan serta jabatan. Akibatnya, agenda reformasi dikompromikan untuk mendukung kepentingan jabatan dan kekuasaan tersebut. Padahal, sebenarnya pro-status quo yang murni tidak terlalu besar dalam masyarakat politik. Arbi menyebutkan, kelompok pro-status quo itu hanya sekitar 10 persen dari masyarakat politik. Tetapi kekuatan ini semakin besar, sebab didukung kelompok kompromistis yang mencapai 40-50 persen dan kelompok munafik (sekitar 20-30 persen). Sedangkan kekuatan pro-reformasi hanya 10 persen dari masyarakat politik. Jumlah ini masih ditambah dengan kelompok demokratis lugu yang besarnya cuma sekitar lima persen. ..........(hapus) BM: Melihat komposisi peta kekuatan oleh Ngarbi tersebut yaitu kelompok kompromistis (40-50%), kelompok munafik(20-30%), dan kelompok reformis tulen ternyata hanya 10% jadi bisa dimaklumi kenapa reformasi berjalan (dan eker-ekeran!!) ditempat, dan menimbulkan pertanyaan selanjutnya yaitu akankah perahu reformasi akan berlabuh dengan selamat? atau akankah tenggelam oleh para perompak yang sedemikian kuatnya?. Salam, ................Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia............... Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI Bergabung: [EMAIL PROTECTED] Keluar: [EMAIL PROTECTED] ->Cake, parcel lebaran & bunga2 natal? Di sini, http://www.indokado.com
