----- Original Message ----- 
  From: My Populis 
  To: 
  Sent: 08 Januari 2001 18:21
  Subject: bagaimana dengan pemboman kilang balikpapan maianan siapa?


       NASIONAL 
------------------------------------------------------------------------
        TAK ADA UNSUR SABOTASE DALAM KEBAKARAN KILANG PERTAMINA
        Wednesday, August 09, 2000/5:41:03 PM

        Balikpapan, 9/8 (ANTARA) - Peristiwa terbakarnya Kilang Plant V Pertamina II 
pada Unit Perngolahan (UP) V Balikpapan, Senin (7/8), adalah murni kecelakaan dan 
tidak ada unsur sabotase, kata Kapuspen Polda Kalimantan Timur (Kaltim) Superintendent 
Faah Sumarno di Balikpapan, Rabu. 

        Dari hasil penemuan tim Labfor Mabes Polri bersama Tim Polda Kaltim dan 
Pertamina UP V Balikpapan selama dua hari, kesimpulan sementara terbakarnya Kilang 
Pertamina Unit II Balikpapan akibat kesalahan teknis yakni adanya kerusakan pipa 
saluran pada kilang minyak plant V. 

        "Ini kecelakaan murni, jadi tidak benar jika peristiwa terbakarnya kilang 
Pertamina merupakan sabotase dari pihak tertentu," kata Faah Sumarno. 

        Peristiwa terbakarnya kilang Pertamina Unit II sempat mengagetkan warga 
Balikpapan terutama yang tinggal di sekitar kawasan kilang karena kejadiannya mendadak 
dan merupakan kejadian yang pertama kali sejak berdirinya kilang pada 1982. 

        Sebelumnya Kepala Humas Pertamina UP V Balikpapan, W.F.F Welan mengatakan dari 
hasil penelitian tim teknik Pertamina, terbakarnya Kilang Minyak Plant V itu akibat 
bocornya saluran pipa yang sudah mengalami korosi. 

        Kerusakan itu, tambahnya, hanya 30 persen, sehingga tidak akan mengganggu 
beroperasinya kilang selain plant V. 

        Namun dijelaskan bahwa terbakarnya kilang itu terjadi sangat cepat sehingga 
ruang kontrol tidak memberikan sinyal peringatan darurat kepada petugas keamanan. 

        Pihaknya, kata Welan, akan terus melakukan penelitian dan segera memperbaiki 
kerusakan tersebut. Ia mengharapkan masyarakat tidak perlu resah akan terjadinya 
kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) karena Pertamina siap melakukan pemasokan dari 
kilang lain serta ekspor dari negara lain. 

        Kapuspen Polda Kaltim juga mengharapkan masyarakat tidak mudah terpancing 
dengan isu-isu yang meresahkan akibat terjadinya kebakaran itu. 

        "Sekarang sedang berlangsung Sidang Tahunan (ST) MPR, jadi kita harus bisa 
menjaga kondisi stabilitas keamanan Kaltim agar tetap kondusif," kata Faah. 

        "Peristiwa ini juga jangan dihubungkan dengan kasus-kasus yang terjadi di 
daerah lain. Sampai sekarang kondisi keamanan di wilayah Kaltim cukup terkendali," 
kata Faah. U.SMDES/090800/16:40/C/SMD01/16:50 Wita NNNN


       

Kirim email ke