Sebagai seorang "pencoblos" tanda gambar Banteng Gendut, pertimbangannya dahulu adalah menginginkan MW menjadi presiden. Kenginan itu muncul karena beberapa hal tentang PDIP itu sendiri. 1. PDIP dituduh menjadi sarang kekuatan non muslim 2. PDIP menjadi pilihan kalangan bawah 3. PDIP bergaya preman 4. PDIP perlu kemenangan untuk memperbaiki 1, 2 dan 3. Penyebab keinginan itu yang teramat kuat adalah bahwa ada fatwa tak langsung dari MUI bahwa MW tidak layak menjadi presiden karena KELAMIN. Itu yang terpenting. Selain adanya vonis bahwa MW beriman ganda! Bagaimana tidak ngeri kalau di propinsi-2 padat seperti Jatim, Jateng dan Bali MW-presiden seperti hargamati? Hitung-hitungan saat itu, biarlah kalau MW mau ngglundung setelah sempat duduk magrong-magrong dulu. Biar tahu rasa bahwa jadi presiden memang tidak enak! Soal kemudian di tubuh Banteng-Gendut ikutan menunggang koboi-koboi bukanlah urusan pemilih. Soal kemudian PDI-P memunculkan wakil-wakilnya AP-PA segala-macam bukanlah kekuasaan pendukungnya. Bahkan kehadiran PA telah diper- tanyakan oleh simpatisan di daerah perwakilannya. Yang jelas bahwa keinginan pencoblos-2 itu gagal total! Soal PBB, (dan 5 partai yang bertemu dengan AR) Patut dipertanyakan dengan apa anggota DPR dihitung dalam mendukung suatu pilihan? Dengan apa seorang presiden dinyatakan terpilih oleh MPR menurut UUD-45? Adakah yang masih ingat bagaimana perimbangan suara pemilih antara GD dan MW saat itu? Tokoh mana yang serta merta menangis tersedu-sedu sebagai rasa bersyukur dengan kalahnya MW dan naiknya GD? Tokoh-tokoh mana yang kemudian sibuk menyuruh MW agar mau menjadi calon Wapres? Semoga masih pada ingat...... terutama para pencoblos PDI-P yang menghasilkan 153 kursi di DPR, titik! Sondong Mandali --------------------------- Pencoblos PDI-P ...........Menuju Indonesia yang Demokratis dan Berkeadilan............ Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan anda lakukan sendiri Bergabung: [EMAIL PROTECTED] Keluar: [EMAIL PROTECTED] ->Cake, parcel lebaran & bunga2 natal? Di sini, http://www.indokado.com<--

Kirim email ke