Ini mungkin yang disebut dengan negara hukum.
dalam rangka menegakkan hukum,
yang penting berani menghukum!
hehehe, parlemen telah berani mengeluarkan
hukuman politis.
yang jelas, sekarang ini seorang presiden bida
dipecah menjadi tiga, sebagai kepala pemerintahan,
kepala negara dan pribadi.. demikian juga
anggota DPR. sebagai anggota dewan, mereka
hanya sampai mengeluarkan memorandum,
tapi sebagai pribadi boleh tanda-tangan usul
agar diselenggarakan SI. Padahal memorandum
belum ditanggapi/dijawab?
Trus nanti anggota DPR mengaku sebagai
anggota MPR melaksanakan SI untuk menghukum
presiden sebagai pribadi.. hahahaa....
Sing penting brani ngukum!
negara cap apaaaaaa?
FK - mBogor
----------------------
Sing penting Saiki!
----- Original Message -----
From: "Daniel H.T" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>; <[EMAIL PROTECTED]>;
<[EMAIL PROTECTED]>;
<[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Tuesday, February 06, 2001 10:33 PM
Subject: [Kuli Tinta] Senggolan Berita 060201 (2)
Meski sehari sebelumnya Kapolri mengaku tak ada masalah untuk
memeriksa
Presiden Gus Dur dalam dugaan kasus dana Yanatera Bulog dan dana
Sultan
Brunei, tapi untuk itu Polri akan minta fatwa MA.
= Kebetulan yg setuju Gus Dur diperiksa, salah satunya AM Fatwa
(tinggal
dibalik)
= Jika bisa diperiksa langsung, maka anggota DPR kedudukannya
lebih istimewa
daripada Presiden. Karena u/ periksa anggota DPR harus ada
persetujuan dari
Presiden. Sedangkan u/ periksa Presiden kok bisa langsung?
(Bagaimana ini,
Pak Yusril?)
= Hati-hati MA baru saja membebaskan Soeharto..
Mantan Menteri Penerangan Yunus Yosfiah menyatakan siap mematuhi
perintah
penangkapan tim penyidik Persatuan Bangsa Bangsa (PBB) yang
menuduhnya
terlibat pembunuhan 5 wartawan asing di Timtim. Kendati begitu
Yunus
mensyaratkan agar proses tersebut sesuai dengan hukum Indonesia.
= Karena ini sudah masalah hukum internasional. Hukum
Internasionalah yg
diterapkan. Jangan berlindung di balik alasan hukum nasional.
...........Menuju Indonesia yang Demokratis dan
Berkeadilan............
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan anda lakukan
sendiri
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
->Cake, parcel lebaran & bunga2 natal? Di sini,
http://www.indokado.com<--
...........Menuju Indonesia yang Demokratis dan Berkeadilan............
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan anda lakukan sendiri
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
->Cake, parcel lebaran & bunga2 natal? Di sini, http://www.indokado.com<--
- [Kuli Tinta] Senggolan Berita 060201 (2) Daniel H.T
- Re: [Kuli Tinta] Senggolan Berita 060201 (2) Fukuoka Kitaro
- Re: [Kuli Tinta] Senggolan Berita 060201 (2) Daniel H.T
