Kontradiksi keterangan Yusril-Adhie Massardi-Gus Dur membuat wartawan istana
kelimpungan. Ujung-ujungnya, mereka mengeluh juru bicara kepresidenan yang
semestinya menjadi corong resmi RI-1 dianggap terlalu sering menyampaikan
informasi yang salah tentang presiden.
Curahan hati ini terungkap setelah para wartawan memperoleh konfirmasi resmi
Presiden Gus Dur tentang penggantian Menkeh dan HAM Yusril Ihza Mahendra,
Rabu (7/1/2001) petang ini. Begitu, Gus Dur mengakui mengganti Yusril,
wartawan pun geleng-geleng kepala dengan pernyataan Jubir Kepresidenan Adhie
Massardi yang sebelumnya mengatakan tak ada pemecatan.

= Kalau begitu, jubirnya ikut dipecat saja deh ...

Masih ada dalam catatan wartawan, Wimar Witoelar yang juga jubir
kepresidenan Wimar pernah salah menyampaikan informasi perihal pembentukan
tim hukum dan politik. Sabtu (3/2/2001) lalu, Wimar mengatakan materi sidang
kabinet Sabtu adalah dibentuknya tim hukum dan politik. Belakangan
pernyataan ini dibantah oleh Menko Polsoskam SB Yudhoyono yang mengatakan
tak dibicarakan materi itu dalam sidang kabinet.

= Mungkin Pak Bambang yg lebih cocok jadi jubir Presiden?






...........Menuju Indonesia yang Demokratis dan Berkeadilan............
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan anda lakukan sendiri
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

->Cake, parcel lebaran & bunga2 natal? Di sini, http://www.indokado.com<-- 
















Kirim email ke