Hari Ini PRY Segel Kantor DPD Golkar Kota, Bernas Pokja (Kelompok Kerja) Rakyat Yogyakarta (PRY) tetap akan mengerahkan ribuan massanya melakukan aksi damai long march mendatangi kantor DPD Golkar DIY yang terletak di Jalan Jenderal Sudirman Yogya, Kamis (8/2) hari ini. Mereka akan menuntut dibu- barkannya Partai Golkar dan TNI serta menuntut dibersihkannya parlemen dari unsur-unsur orba. Koordinator aksi PRY, Lutfi Rahman kepada Bernas, Rabu (7/2) mengatakan, aksi yang akan dilakukan PRY adalah aksi damai dengan tujuan menyegel Kantor DPD Golkar. "Kami akan menjaga aksi ini bersama dengan pihak Kepolisian DIY agar tidak menjurus ke arah anarkhisme dan tindakan perusakan seperti yang terjadi pada kantor Golkar di beberapa tempat di Indonesia. Sebab aksi yang kami lakukan adalah aksi damai," tandasnya. Aksi di Kantor DPD Partai Golkar DIY itu akan diawali dari empat titik (bukan tiga seperti yang diberitakan beberapa hari lalu-red) yaitu dari IAIN Sunan Kalijaga Jalan Laksda Adisucipto; Bunderan UGM; Universitas Sanata Dharma di Mrican dan Universitas Janabadra di Jalan Tentara Rakyat Mataram Yogya. Sedangkan unsur elemen masyarakat dan LSM yang tergabung dalam PRY mempunyai visi yang sama yakni menuntut dituntaskannya agenda reformasi total dengan empat sasaran tuntutan utama yakni pembubaran Partai Golkar, perbersihan parlemen dari unsur Orde Baru, pengadilan Soeharto dan pemberantasan KKN. Elemen masyarakat dan mahasiswa serta LSM yang terlibat dalam AKSI PRY tersebut di antaranya adalah FPUB, PS, LMND, YPKP, Forum LSM, PRD, LKiS, PMII, GMNI, YTND, Istawa, Srikandi, GP Ansor, SBPY, Mandiri, Walhi, KMPP UMY, Garda, PBHI, CSDS, SBPI, LKP2, PMKRI, LKBH UII, LKPSM, KPI, FPPI, YCW, Abakom, AJI, YMS dan IRE. Menanggapi pernyataan Kapolda DIY Brigjen Polisi Logan Siagian tentang adanya provokator yang menunggangi aksi massa dengan sasaran parpol tertentu dan kini sudah atau akan masuk DIY, Lutfi berjanji massa yang akan dikerahkannya tidak akan melakukan tindakan anarkhis dan perusakan. "Kami akan menjaganya sehingga massa kami tidak mudah terpancing pada provokasi yang dilakukan oleh pihak tertentu. Tentunya kami juga meminta bantuan kepada Kapolda agar menjaga aksi ini sehingga berlangsung tertib," ucapnya. PRY, sambungnya, juga tidak rela jika Yogya yang menjadi milik seluruh masyarakat dirusak dengan tindakan anarkhisme oleh sebagian kecil orang yang tidak bertanggung jawab. Untuk ini seluruh massa maupun masyarakat yang hendak mengikuti aksi damai menuntut penuntasan perjuangan reformasi ini harus tetap berlaku tertib dan santun. Sementara itu, berdasarkan pengamatan Bernas, Kantor DPD Golkar DIY sejak Selasa (6/2) malam sudah dijaga ketat oleh Unit Perintis Sabhara Poltabes Yogya dibantu sejumlah personel dari Brimob Polda DIY. Penjagaan dilakukan secara nonstop 24 jam. Kapoltabes Yogya Komisaris Besar Polisi Drs Ibnu Sudjak Mahfudz SH, Rabu (7/2) menginginkan, masyarakat semakin menyadari bahwa aksi unjuk rasa yang digelar massa merupakan bagian dari proses demokrasi. Karenanya, masyarakat diminta tidak mudah dihasut dan diprovokasi oleh kelompok yang ingin memanfaatkan situasi dan memancing di air keruh. Poltabes Yogya, lanjutnya, juga siap mengamankan aksi massa yang akan digelar Kamis (8/2) hari ini di depan Kantor DPD Golkar DIY. Polisi akan menerapkan sistem pengamanan yang fleksibel. (tt/hri/m2) ...........Menuju Indonesia yang Demokratis dan Berkeadilan............ Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan anda lakukan sendiri Bergabung: [EMAIL PROTECTED] Keluar: [EMAIL PROTECTED] ->Cake, parcel lebaran & bunga2 natal? Di sini, http://www.indokado.com<--
