Engineering itu artinya rekayasa ya Mas? Menurutku kok jauh itu. Yang ada bukan rekayasa, melainkan REKADAYA. Apalagi kalau di daerah Mas Aswat itu ada idiom Jawa yang bila diucapkan dengan nada (intonasi) tertentu menjadi nyebelin. Misalnya seseorang melihat orang lain yang punya keinginan jauh dari prasyarat yang dimilikinya, dan yakin akan kegagalan yang akan ditemui cukup dengan satu kata komentar: "Rekak mu!" :-)))) Sekali lagi saya ingin mengungkapkan bahwa segenap rekayasa sosial dan rekadaya politik selama ini mencerminkan KEGAMANGAN para pelaku atau para engineer itu dalam menghadapi 2004. Maka sedapat mungkin dimajukan saja! Olehnya itu sedapat mungkin diciptakan chaos pemikiran, kekacauan bernalar dan kesemrawutan konstitusionil. Gitu lho Mas. Sebab mana mungkin dengan bukti perolehan suara pemilu yang tidak nyampai 2 digit atau tak mampu memperoleh kemenangan mutlak akan melonjak nantinya di 2004 yang telah disekenariokan bersama? Kan mendingan mendatangkan BINTANG TAMU? Para bintang tamu dengan segala kepiawaian mengubah irama permainan dan pagelaran. Syukur-syukur mampu melambungkan mereka menjadi METEOR dan dianggap sebagai MENTOR... Gitu meureun.... Ki Denggleng Pagelaran -------------------------- apa bedane uwong ambek manungsa? ----- Original Message ----- From: "裼" <[EMAIL PROTECTED]> To: <[EMAIL PROTECTED]> Sent: Saturday, March 03, 2001 11:43 PM Subject: Re: [Kuli Tinta] JURUS : KOMPLIT SILIT PULITIK he... he.... AR berkata :"kita lupakan lah masalah itu.., karena ini ada masalah yang mendesak" ketika ditanya oleh wartawan usil :"bagaimana dengan pendapatnya dulu bahwa wanita tidak bisa menjadi Presiden?" Dan, Ahmad Sumargono juga mengatakan bahwa Islam memang melarang Wanita menjadi pemimpin tetapi kali ini kebutuhan lebih mendesak sehingga Koalisi Permanen untuk menjamin kelangsungan pemerintahan MW hingga selesai 2004 nanti. Padahal fatwa nya belum dicabut ya...? Waduuh.. permainan cantik dan jenius karena menyelamatkan bangsa dan negara ketika pendukung HBb dan MW di isukan akan bentrok, misal akan ada ribuan kapal dari Makasar yang akan ke Jakarta. Itu bagi orang yang tidak menguasai informnasi dan kronologis peristiwa. Lha siapa yang ngomong pada saat kampanye ketika menyumbang 1 milyar dengan mengatakan bahwa jangkan 1 milyar, berpuluh-puluh milyarpun akan diberikan kalau Hbb menjadi Presiden. Males ah mengurutkan lagi.... Social engineering di negara miskin memang lebih mudah karena uang bisa membuat segalanya menjadi mungkin. ...........Menuju Indonesia yang Demokratis dan Berkeadilan............ Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan anda lakukan sendiri Bergabung: [EMAIL PROTECTED] Keluar: [EMAIL PROTECTED] ->Cake, parcel lebaran & bunga2 natal? Di sini, http://www.indokado.com<--

Kirim email ke