Aku bela ah....
Amin rais tadi mengatakan bahwa di ke istana karena ingin melihat
anaknya yang nomor 4 (mhs nya Fukuaka) yang katanya ikut demo di
Istana. Karena dia datang maka dia didorong-dorong.
Nostalgila Mei 1998 kan nggak apa-apa to Om. Pahlawan sesaat gitu
lho Om .....
Masalah dia tidak mengerti persepsi peran nya sebagai Ketua MPR
kan sudah kukatakan bahwa Fisipol kan tidak mempunyai Laboratorium
sehingga mereka butuh eksperimen di Lapangan. Maka lihat, mana
katalisator, mana preparat basah..... Nah, mungkin di Pusat
Pengendali dilihat bagaimana hasil lapangan dan kemudian
dianalisis dan kemudian dikelmbalikan ke lapangan dengan tambahan
sedikit larutan kerusuhan, akselerator demonstrasi, dsb.
Gitu kok sulit. tambahkan saja setetes kerusuhan dimana-mana
sehingga aparat dijembeng kemana-mana hingga habis ntuk menjaga
Jakarta tetapi jangan boleh dilakukan keadaan darurat sipil
apalagi militer. Mengapa hayo....
��
��
----- Original Message -----
From: mBin <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>; <[EMAIL PROTECTED]>;
<[EMAIL PROTECTED]>; <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Monday, March 12, 2001 4:21 PM
Subject: [Kuli Tinta] lembaga dpr/mpr telah dikentuti
lembaga dpr/mpr telah dikentuti
kalo orang-orang yang mengaku dirinya terhormat,
karena duduk di kursi dewan dan majelis,
dan merangsek masuk ke istana,
seolah bagian dari pahlawan demonstran..
berarti mereka telah mengentuti lembaga mereka sendiri,
lembaga yang disebut sebagai wadah demokratis,
dan melalui asas-asas parlemen yang berwibawa.
berarti mereka bener-bener telah melecehkan parlemen,
dengan mengadakan aksi ekstra-parlemen...
dengan demikian kita tahu,
seberapa kapasitas mereka-mereka yang ngakunya,
anggota dewan dan majelis terhormat,
yang bener-bener akan melakukan apa saja
untuk kekuasaan !!!!
demikianlah mereka, saudara !!!
mBin
----
Amien Masuk Istana, Mega Sulit Keluar Binagraha
Reporter: Tim Detikcom
detikcom - Jakarta, Amien Rais bersama pimpinan MPR/DPR berhasil
memasuki
halaman Istana Merdeka, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat,
Senin
(13/2/2001) pukul 15.20 WIB. Amien berseru MPR akan mengambil
langkah tegas
bila Gus Dur tidak mundur.
"Kalau Gus Dur mundur akan lebih baik, ongkos murah dan tidak bisa
bertele-tele. Kalau tak mau mundur, MPR sebagai lembaga tertinggi
harus
mengambil langkah yang setegas-tegasnya. Kami akan rapat
mudah-mudahan
segera ketemu resep terbaik," teriak Amien melalui pengeras suara.
Hal ini
disambut demonstran dengan teriakan. "Kita butuh relitas. Tidak
hanya
janji."
...........Menuju Indonesia yang Demokratis dan
Berkeadilan............
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan anda lakukan
sendiri
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
->Cake, parcel lebaran & bunga2 natal? Di sini,
http://www.indokado.com<--
...........Menuju Indonesia yang Demokratis dan Berkeadilan............
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan anda lakukan sendiri
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
->Cake, parcel lebaran & bunga2 natal? Di sini, http://www.indokado.com<--