From: "GIGIH NUSANTARA" <[EMAIL PROTECTED]> Bukankah dengan pokal serupa, ybs. pernah ditahbiskan sebagai 'lokomotif reformasi' ? Apa salahnya nyobak lagi ? sayang, kali ini dia nabrak tembok. Benjut, tuh ! ===== KDP: Soal tabrak menabrak tembok itu kan sudah jadi bahan chatting-ku dengan YCY atau japrian dengan tarzan-nyuyok tah Cak? Malah seingatku, duluuuu sebelum pemilu 1999. Jadi memang kerjaannya nabrak-nabrak nunjang palang. Herannya kok ya bisaaa gitu lho. Eh, iya lokmotif itu kan jalannya kalau ada masinis dan juru mesin ya? Paling tidak perlu tenaga, bisa uap, diesel ataupun listrik. Jadi perlu semacam bahan bakar. Lha siapa pemasok bahan bakarnya, baik dulu maupun sekarang? Terus lokomotif itu kan ndak sebebas BEMO yang bisa slonang-slonong nyelip dan nyalip ditikungan? Dia harus jalan di atas rel. Pengarahnya tak lain adalah para kepala stasiun. Nah, tinggallah kita melihat siapa pemasok bahan bakar, siapa masinis dan siapa kepala stasiun dari Sang Lokomotif ini. Lak gitu? Ki Denggleng Pagelaran -------------------------- apa bedane uwong ambek manungsa? ...........Menuju Indonesia yang Demokratis dan Berkeadilan............ Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan anda lakukan sendiri Bergabung: [EMAIL PROTECTED] Keluar: [EMAIL PROTECTED] ->Cake, parcel lebaran & bunga2 natal? Di sini, http://www.indokado.com<--

Kirim email ke