One-Seven Mas Amien alias Se-Tujuh... hehehe,
perlu dipilih dulu terminology dan definisi daripada
demokrasi dulu. Dan khas yang saya lakukan dalam
menerima entry kata-kata asing larinya ke kamus 
elektris gratisan dan bajakan Random House Webster
Dict, maka tak cari entries demos dan cratos:

Demos:
1. the common people of an ancient Greek state.
2. the common people; populace.
3. Sociol. a people viewed as a political unit.

-cracy:
a combining form occurring in loanwords from Greek 
(aristocracy; democracy); on this model used, with the 
meaning "rule, government, governing body",to form 
abstract nouns from stems of other origin: mobocracy; 
bureaucracy.
-crat:
a combining form meaning "ruler, member of a ruling body, 
advocate of a particular form of rule, used in the formation 
of compound words: autocrat; technocrat.

Dengan demikian suku cracy atau crat atao cratos lebih
jelas pengertiannya ya? Pokoknya ada sangkut-pautnya
dengan ruler-ruler-an dan guper-guper-an. Nah memang
kan yang menjadi masalah adalah siapa Demos-nya.
jangan-jangan demos yang sekarang pegang cratos di
NKRI sekarang ini hanya suatu MOB. Sehingga yang
berlaku sekarang adalah MOBOCRACY dan MOB of
Crazy... hehehe. Belajar lagi ah bahasa Inggrisnya,
ndak pernah kursus sih...

rasain.

    Ki Denggleng Pagelaran
--------------------------
apa bedane uwong ambek
manungsa?

----- Original Message ----- 
From: "Amien Sunaryadi" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Saturday, March 31, 2001 8:11 AM
Subject: RE: [indonesia_damai] peran sosial agama ->Bung Babat


Kang Yasir Alimi dan kang Babat, boleh ikut komentar ttg demokrasi ya.  Juga
kang Sahul, dll.

Saya melihat demokrasi agak beda dengan yang biasa dikatakan orang lain, at
least yang diulas oleh milisi di milis ini.  Juga beda dengan artikel
wallerstein dari bung Sahul.  Saya melihatnya lebih pragmatis dan lebih to
the point.  Mungkin pandangan ini beda dengan pandangan kang Yasir maupun
kang Babat, bahkan mungkin dianggap keliru.  Tapi, enggak apa-apa, khan
masih lumayan bisa nambah bahan yang lucu-lucu.

Menurut saya, pengertian demokrasi itu perlu membumi.  Artinya, kalau kita
diskusi ttg Indonesia, maka dalam diskusi itu terminologi demokrasi harus
dimanifestasikan untuk Indonesia.  Maksudnya, kita mesti sepakat dulu dengan
apa yang disebut "demos".  Kalau kita diskusi ttg Indonesia, tentu yang
dimaksud si "demos" adalah 210 juta WNI.  Untuk hal yang satu ini jangan
beda pendapat, lho.



...........Menuju Indonesia yang Demokratis dan Berkeadilan............
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan anda lakukan sendiri
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

->Cake, parcel lebaran & bunga2 natal? Di sini, http://www.indokado.com<--
















Kirim email ke