From: "Faried Basalamah" <[EMAIL PROTECTED]>
To: [EMAIL PROTECTED]
Subject: Re: Keledai Dungu Masih Gentayangan
Date: Fri, 06 Apr 2001 22:44:52 +0700


KELEDAI DUNGU MASIH GENTAYANGAN


Penulis menyatakan sangat setuju dengan pembagian kekuasaan antara
Presiden
dan Wakil Presiden, inilah bentuk kompromi dan bukannya mengangkat
menteri-menteri ala Kabinet Pelangi. Kompromi bukanlah bagi-bagi posisi
menteri diantara partai-partai besar maupun kecil. Kita lihat saja
pengalaman kabinet pelangi dimana prestasinya tak ada dan kerjanya
sangat
tidak efektip. Tetap saja ada keharusan penyusunan kabinet dengan
penunjukan
orang-orang bersih , mampu dan pekerja keras tak peduli dari mana partai
atau faham politiknya. Kabinet yang profesionil dengan isi bersih tanpa
menyalah gunakan jabatan untuk dana partai. . Pertemuan Yuzril dengan
Amien
yang membicarakan calon Wapres seandainya Gus Dur mundur menujukkan
betapa 2
ekor keledai tersebut secara membabi buta secara sadar dan tidak sadar
menginginkan Zero Sum Game. Keinginan Amien Rais untuk berkuasa memang
mengakibatkan pertentangan yang tak ada habis-habisnya dan menghamburkan
energi saja. Kondisi negar makin ambur adul dan kemelaratan makin marak.
Fakta menunjukan bahwa pengikut Gus Dur luar biasa banyaknya dan juga
luar
biasa fanatiknya. Apa sebabnya ? Pada waktu gerakan untuk menjatuhkan
Gus
Dur dari kursi kepresidenan, masyarakat tidak sadar bahwa ada KEKUATAN
BESAR
dibelakangnya. Kekuatan tersebut dapat dibagi 2 , meskipun Gus Dur
menyatakan bahwa ada 4 kekuatan yang akan menjatuhkannya. Penulis
mencermati
sebagai 2 kekuatan yang keduanya terdiri dari komplotan-komplotan yang
berbeda-beda, tetapi tujuan pokoknya ialah MENGGANTI presiden. Apa
kepentingannya ? Kelompok besar kesatu ialah PENIKMAT harta jarahan dari
hasil korupsi, KKN dan berbagai rekayasa busuk. Kelompok kedua ialah
para
pengikut aliran SEKTARIAN yang menginginkan perubahan dasar HALUAN
NEGARA,
kelompok ini menginginkan negara AGAMA. Presiden Gus Dur dinilai sebagai
PENGKHIANAT terhadap agama sebab tidak menginginkan negara agama.
Padahal
pembentukan negara agama akan menjadikan kita terpuruk, menjadikan kita
hancur lebur dan menjadikan kita negara PRIMITIP. Jadi penghormatan kita
dan
penghargaan kita kepada Gus Dur sebagai seorang MUSLIM , beriman dan
sebagai
seorang berbudi luhur tetap bertahan, hanya saja sebagai seorang
administrator memang sulit sekali, apalagi dalam pemerintahannya banyak
dilakukan SABOTAGE , banyak pemasangan RANJAU dan banyak usaha
menghancurkannya. Ini disebabkan berbagai kasus korupsi yang sulit
dibongkar
dan berbagai gerakan anti Gus Dur yang digelar terus menerus oleh
pihak-pihak yang berkepentingan untuk menjatuhkan presiden.


Omongan mantan Ketua Soksi Suhardiman tentang bangkitnya komunisme gaya
baru, sudah menjurus kepada REKAYASA keji dan dukungan ucapan ini adalah
dari kelompok SEKTARIAN: Farid Prawiranegara, Fadly Son dan kelompok
yang
tergolong ICMI yang diduga keras terlibat pada tragedi bangsa :
peristiwa 13
- 15 Mei 1998, kerusuhan Maluku dan berbagai kegiatan yang ditujukan
pembentukan negara agama. Ada kemungkinan gerakan ini ditunggangi oleh
kelompok ORBA yang menginginkan jatuhnya pemerintah dengan isu PERANG
AGAMA,
atau dengan berbagai kegiatan yang ARAHNYA ialah kehancuran ekonomi:
mungkin
menyusupi demo pekerja, demo anti presiden, demo BEM dan berbagai
MANUVER
politik di DPR. Kelompok Sektarian yang sama sekali tidak mengindahkan
MORAL
dan menafsirkan agama secara fanatik, persis gerakan teroris Osama Bin
Laden, persis gaya Afganistan dan tentu saja sangat menyulitkan negara
dan
bangsa ini. Pembodohan terhadap rakyat dengan menggunakan alasan agama.
Ketua Soksi tersebut pada masa pasca G30S disebut sebagai BIANG KORUPTOR
dan
ini memang ada benarnya, jadi sakit hati karena dibongkarnya perbuatan
korupnya menjadikan ia secara membabi buta mencap KOMUNISME. Apakah
komunisme akan muncul kembali ? Fakta membuktikan bahwa komunisme hanya
ada
dinegara terbelakang, sama dengan negara agama yang malah menjadikan
negara
menjadi negara terbelakang: dinegara demokrasi dan banyaknya orang
terpelajar menjadikan kedua aliran tersebut sulit muncul. Jadi kalau ada
yang menyebut bahwa mereka yang masih menyebutkan masalah munculnya
komunisme gaya baru : jelas bahwa mereka sebagai keledai dungu dan tidak
menghadapi kenyataan hidup. Rusia sebagai pusat komunisme sudah tidak
lagi
menganut gerakan tersebut, Eropa Timur sudah berubah dan Cina yang
dulunya
sangat komunis malah menjadi negara baru yang sangat KAPITALISTIK,
aliran
komunisme sudah tumbang dan tidak cocok lagi dengan PARADIGMA MODERN ,
sama
dengan aliran SEKTARIAN atau fanatisme agama. Negara-negara Eropa
mengalami
fanatisme agama pada zaman pertengahan dan mungkin 500 tahun lalu,
kenapa
kita berpikir dengan POLA yang sudah ditinggalkan ? Pada zaman itu ,
Kristen
bertabrakan dengan Kristen, Kristen membunuh Kristen dan muncullah
gerakan
PROTES dan kemudian aliran tersebut disebut sebagai KRISTEN PROTESTAN.
Apakah kita juga akan mengalami gerakan semacam ini ? Bunuh membunuh
antara
sesama umat Islam dan faktanya sudah ada gerakan permusuhan dari
kelompok NU
lawan kelompok Muhammadiyah. Hanya karena HASUTAN dari pemain-pemain
politik
yang menggunakan kelompok tersebut. Abad XXI, tapi berpikirnya picik
mengikuti abad 15, sungguh tidak dapat dimengerti: ini sudah benar-benar
KELEDAI DUNGU . Gerakan SEKTARIAN akan menghancurkan perekonomian,
menghancurkan tatanan sosial dan terisolirnya bangsa di wacana
INTERNASIONAL. Dinegara-negara maju sudah jelas ada pemisahan pengaturan
agama dan negara, dan kita kok mau mencampur baurkan urusan SURGA dan
urusan
DUNIAWI. Ada kemungkinan politikus menggunakan untuk menduduki kursi
partai
dengan alasan agama, jadi bukannya memperjuangkan agama dengan
sebenarnya.


Jadi gerakan-gerakan anti Gus Dur , baik manuver di DPR maupun gerakan
demo
bayaran sangat jelas DALANG-nya ialah kedua kelompok tadi : PENIKMAT
JARAHAN
dan SEKTARIAN PRIMORDIALIS. Demikian juga media masa yang membohongi
rakyat
dan sifatnya sudah FITNAH keji, ingat bahwa penguasaan media masa ialah
kelompok Orba. Ramalan-ramalan menunjukan bahwa PRESTASI kedua gerakan
tersebut CUMA sampai hancurnya bangsa ini, cuma sampai kemelaratan
rakyat
dan mungkin sampai DESINTEGRASI BANGSA , itulah sebabnya disebut sebagai
gerakan yang menghalalkan ZERO SUM GAME atau habis-habisan. Benar-benar
sangat berbahaya dan benar-benar mengkhawatirkan, tetapi mengharapkan
Gus
Dur mundur adalah ILUSI, sebab kelompok PEMBELA NEGARA menyadari
sepenuhnya
bahwa gerakan ADU DOMBA, gerakan ORBA dan gerakan SEKTARIAN adalah
gerakan
KELEDAI DUNGU yang cuma memelaratkan rakyat. Apakah Amien Rais TOKOH
gerakan
ataukah ia sekedar ALAT karena AMBISI dan OBSESI yang kebablasan untuk
menjadi RI 1 ? Ataukah ia diperalat oleh Fuad Bawazir, koruptor bejad
masa
Suharto ? FB yang mantan Dirjen pajak dan mantan Menteri Keuangan yang
sangat kaya raya dan sanggup mendanai gerakan-gerakan anti Gus Dur
maupun
gerakan sektarian.


6 April 2001


...........Menuju Indonesia yang Demokratis dan Berkeadilan............
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan anda lakukan sendiri
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

->Cake, parcel lebaran & bunga2 natal? Di sini, http://www.indokado.com<-- 

Kirim email ke