Dialektik: Hegel Wilhelm Friedrich (1770-1831), tatacara 
penalaran (pembahasan) yang mempergunakan langkah-
langkah pertentangan antara suatu dalil dengan lawan dalilnya
untuk suatu capaian pemaduan dalil (sintesa) sebagai simpul
dalil baru yang disebut "aufgehoben". (weleh bahasa Jerman
rek... blas ndak mudeng).

Land reform: any program, esp. when undertaken by a 
national government, involving the redistribution of 
agricultural land among the landless.

Ini yang berhasil aku sitir dengan pola text-book thinking,
barusan setelah ada posting dari haidar, babar dan st.
Wah-wah bener-bener ndak nyampai penalaranku yang
lagi Nggleng ini. Lha ada tesis, jihad adalah usaha keras
untuk tujuan tertentu. Antitesisnya, jihad adalah dalam
koridor membela agama... weleh-weleh muncul aufgehoben
'jihad fi sabilillaah' harak cumleng? Nyuuut.. nyuut.. ketika
istighosah mau ditandingi aksi sejuta umat jilid II..... belum
kelar nyut-nyut-nya muncul pertanyaan lho, bukankah
pimpinan aksi menungsa sakyuta jilid loro iku N-11?
apa ada hubungannya dengan S-11 nya Lek Babat?

Ah dasar orang cendhek. Cendekiawan maksudnya yang
ndak pakai MI maupun KI atau apa saja. Wong aku ini
hanya cendek-cendek saja. Mau usulin land-reform, jadi
mamang karena itu berarti pendistribusian lahan (land)
pertanian kepada para yang tak punya lahan. Weleh,
lha sekarang sudah buanyuuuuak kali para land-lesses
ini. Lagian agric.lands yang pernah ada, telah beralih
fungsi jadi lahan industri, properties dan lapangan
golep. Di pinggiran laut telah bubrah jadi tambak-tambak
moderen yang pakai kincir elektrik buat injeksi udara....
Pemilik lama dah dipindahin ke mborneo, celebes, njambi
bahkan Aso di Papua sana. Yang blassss ndak ada
hubungannya dengan lahan-lahan lama mereka yang
khas agraria tepi pantai.

Apa yang mau direform? Apa enaknya dibagi-bagi saja
lahan-lahan sulapan itu kembali kepada pemilik-2
lama? Belum adanya kenyataan bahwa hanya sekitar
30% saja lahan bervegetasi Indonesia ini yang menjadi
lahan pertanian. Dari situ hanya sekitaran 7 - 10% saja
yang subur dan mandiri dapat menjamin kehidupan
petani atau bahkan surplus (seharusnya).

Sementara nilai surplus itu jadi sulapan lagi ketika petani
bertanam padi dan palawija. Harga gabah ndak pernah
naik kelas, beras impor masuk terus. Jagung impor
mencapai 1 juta ton, gula mencapai 1.6 juta ton. Kedele
sumber tahu-tempe harus rela berbaur dengan pakan
ternak penghasil MENJES impor sekitaran 900 ribu ton.

Apanya yang harus di-reform? Kalau surplus (laba) petani
penanam bawang merah atau wortel yang Rp 50 sekilo
harus nunggu 3 - - 4 bulan (kalau padi jelas malah rugi,
paling jauh yaaa impas), sementara para tengkulak yang
hanya bermodal "mobil minicap unyil" boleh meraup 
laba Rp 100,- per kilo hanya dengan memindahkan
bawang merah atau wortel dari petani ke pasar
induk? Apanya yang harus di-reform, bila sampah-2
bawang merah dan wortel ikut dijual di pasar induk,
dan bea-angkutnya menjadi tanggungan para ibu-2
rumah tangga?

Ah, ternyata land-reform bukan kunci utama. Kunci utamanya
adalah orang indonesia harus buka mata lebar-lebar,
buka telinga baik-baik dan berfikir bijak mengangkat
harkat kaum tani agar lepas benar dari cengkeraman
para tengkulak dan tukang kadut (hanya modal 
bungkus karung goni bermerek BULOG atau DOLOG)
Betapa besar rasa terimakasih kaum tani beras dan
gula seandainya kekayaan Yanatera yang dibobol
pemijat presiden 35 milyar itu tak pernah sampai
di tangan pegawai-2 BULOG, melainkan sepenuhnya
menjadi milik atau surplus petani. 

Petani kaya (kata Kag Babat) sangat mungkin meningkat
daya beli dan prestasinya. Dinamika untung-laba yang
kian pesat dan membumbung, dapatlah sedikit menambal
kran-kran bocor impor mengimpor barang mewah. Apa
malah menstimulasi? Kalau memang begitu, yaaa berarti
kita wajib meniru Wapres yaitu sedang FLU BERAT!
buat apa ngantor dan berfikir-fikir... enakan menikmati
kekayaan dan keberuntungan kan?

    Ki Denggleng Pagelaran
--------------------------
apa bedane uwong ambek
manungsa?





...........Menuju Indonesia yang Demokratis dan Berkeadilan............
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan anda lakukan sendiri
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

->Cake, parcel lebaran & bunga2 natal? Di sini, http://www.indokado.com<--

Kirim email ke