--- prameshi <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> From: indrapiliang <[EMAIL PROTECTED]>
> 
> Megawati juga patut disalahkan! Kalau ia mau fair,
> mestinya
> menolak
> pencalonan diri sebagai Wapres, dan menolak menjadi
> Wapres
> kalaupun
> terpilih! Mega kan karena nggak berani saja
> mengambil resiko
> politik itu!
> Dengan berlindung dibalik kelemahan Gus Dur, mega
> dapat point
> banyak! Tapi,
> dalam jangka menengah danpanjang, kelemahan politik
> Mega akan
> dibongkar!
> Lihat saja nanti.....
> ====================
> 
> Sekarang juga sudah terlihat.
> 
> Tetapi menurut cerita Wahyu Cakraningrat,
> ketidaksabaran untuk
> menjadi raja membuat wahyu itu pergi ke orang lain.
> 
> Pemilu yad jangan kaget, suara PDIP akan turun!
> 
> prameshi

-----

Dia wapres. Lalu anak buahnya di pdi-p bikin memo-2.
Apa ini bukan berarti dia bikin pisuhan terhadap
bosnya? jelas ini ndak etis. Bagusan TNI-Polri. Tak
usahlah mendukung, tapi cukup abstain saja.

Sikap pdi-p (terpaksa hurufnya aku kecilkan, dan tak
perlu aku panjangkan jadi pdi-perjuangan, habis
mangkel pol ku) juga bisa dilihat dari pemilihan
walikota, bupati atau gubernur. Mereka cuma mengincar
jadi wakil semata. Sementara posisi nomor 1 kebanyakan
diambil golkar (ini juga mangkel). Kenapa ?

Semangat ini persis seperti apa yang dilakukan VOC
(kompeni), serta yang sempat aku baca di karangannya
SH Mintardja, yang menggunakan strategi 'ketika ada
dua pihak yang bertempur, maka bantulah yang lemah,
sheingga ketika menang nanti, mereka berhadapan dengan
kekuatan yang lemah tersebut, sehingga gampang
memelintirnya'.

Parte golkar adalah partai yang serba canggung
sekarang, akibat kesalahan masa lalu. Ini bisa
diancam-ancam dari dalam nanti, dengan harapan
lengser, lalu menggatikannya.

Strategi ini pula yang dilakukan oleh Soeharto, dengan
menaruh pion-pionnya hanya sebatas sekjen, atau wakil
panglima. Para wakil ini jauh lebih kuasa dibanding
bosnya. Mata-mata, yang siap lapor ke boss besar. Maka
si ketua, panglima, mentri, akan tak bisa macem-macem,
sementara si wakil bisa leluasa apa saja, demi
keuntungan boss gede tadi. Jangan heran, kalau pernah
ada Danjen Kopassus yang bilang, bahwa bukan dia
pimpinan di Kopassus, tetapi itu lho, sambil menunjuk
kamar wakilnya, Prabowo.

Begonya, membiarkan kondisi bangsa semakin bangkrut
sampai sekian lama, lalu mencoba mengambil-alih
kedudukan bos, justru akan membuat dirinya kian repot.
Beban terlalu berat, rusak pol-polan, terus dengan
kemampuan yang semelekethe tersebut, apa ya mampu?

Soal perolehan pemilu yang akan berkurang, rupanya
sudah diendus sejak sekarang sama bude kalian ini.
Tawaran pemilu dipercepet ditolaknya. Padahal, di
negara-negara lain itu sudah biasa terjadi. Asal tidak
diserahkan kepada KPU yang mata duitan, aku yakin
pemilu tak semahal kita kira.

Saat ini kepercayaan mereka yang cuma mau nitip suara
agar tidak kececeran kepada pdi-p jelas sudah ancur
berat. Kalau saat ini diadakan pemilu, pasti bakal
malu-maluin hasilnya. Parte golkar bakal nambah,
karena duit mereka masih berton-ton, sementara kondisi
rakyat makin miskin. Paling 2-3 bungkus mi instan
sudah sangat cukup.

Tapi, pemilu dipercepat atau tidak, aku menjamin akan
mengurangi suara perolehan pdi-p sebanyak 5 biji.
Kalah atau tidak, pdi-p sudah bukan apa-apa buatku.


=====
Sugih durung karuwan, sombong didisikno...

__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Yahoo! Auctions - buy the things you want at great prices
http://auctions.yahoo.com/

...........Menuju Indonesia yang Demokratis dan Berkeadilan............
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan anda lakukan sendiri
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

->Cake, parcel lebaran & bunga2 natal? Di sini, http://www.indokado.com<-- 

Kirim email ke