KELUARGA SAWO dari KLATEN
------------------------------------------------

Rasanya ndak ada mitos-mitosan kok, bila GD nanem Sawo
Kecik (Manilkara kauki (L.) Dubart.) di pemakaman Pandanaran.
Justru yang menjadi mitos seharusnya Ki Ageng Pandanaran
itu. Di Paseban itu jelas tertulis dengan aksara jawa 'Ki Ageng
Padang Aran' kenapa jadi Pandanaran? Soalnya Padang Aran
adalah suatu sindiran buat para penguasa Kraton di Pesisir
Utara (Demak), karena Padang Aran adalah Brawijaya Terakhir
yang menyebarkan agama Islam berdasarkan Patembayan,
kerja baik para pembantunya (santri-santri dan pengulu santri).
Brawijaya sendiri sebagai mantan Raja Budha-Shiwah, jelas
tidak mumpuni masalah agama Islam, seperti yang disebarkan
di Pesisir Utara. Maka para ahli di kalangan pengikutnyalah
yang mengadakan syi'ar agama secara Patembayan, dengan
kata benda Tembayan (tembaya) yang diarabkan menjadi
Tembayat (tempat tembaya). 
-------
Lepas dari itu, rasanya wajar-wajar saja menanam sawo kecik
di tempat-tempat begitu (Muria dan Tembayat), karena jelas
lebih terjamin keamanannya. Mengingat sawo kecik yang me-
langka. Demikian pun dengan burung Kepodang. Sawo kecik
menunjukkan kelangkaannya sejak aku kanak-kanak masih
seneng main kecik (biji sawo) untuk taruhan bermain kartu
domino atau ceki. Wisss... main kertu thok. mBanting Raja,
Wedok, Babi, Kucing, Kero, sampai Pletik diantup Tawon,
adalah hal yang biasa. Taruhannya hanyalah kecik (biji sawo).

Itungannya biji sawo (Achraz sapota L.) hanya bernilai satu
(1), karena gampang mencarinya. Buah sawo mudah didapat.
Yang punya nilai lima (5) adalah biji Sawo duren (Chrysophyllum
cainito, L.) karena cukup sulit, meski pada bulan-bulan kering
banyak orang jualan di pasar kampung. (daerah tapal kuda
sana adalah pusat-nya). Meningkat yang bernilai 10 (sepuluh)
adalah keluarga sawo yang paling harum bunganya, yaitu
Tanjung (ndak pakai Akbar = Mimusops elengi L.). Dan yang
paling mahal adalah biji sawo kecik yang berkulit mengkilat
kebule-bulean karena sangat langkanya. Adanya paling-2
di rumah-rumah bekas katumenggungan atau di kantor
Kabupaten. Karena memang ini tanaman kaum bangsawan.
Bijinya yang indah kebule-bulean mendapat tempat tersendiri
buat para putri-putri inal-inul penghuni rumah gedhong, sebagai
biji bermain Congklak (Dakon).

Kesemua kecik itu lah yang selalu digunakan latihan 
bermain judi. Karena awet, mengkilat dan bersih-bersih
penampilannya. Semua adalah biji tanaman keluarga sawo
(Sapotaceae). Tanaman bergetah yang liat kayunya dan
indah ukiran kulit batangnya. Bentuk tajuk cenderung merindang
lebar atau membola, pantas benar buat peteduh kembar
di halaman yang luas. Tempat bersarangnya burung-burung
dan tempat mainnya codot dan cembre. Buahnya tergolong
non-klimakterik. Yang hanya enak dimakan bila matang
di pohon. Pertanda matangnya yang paling baik justru
bila dimakan codot... sayang nian! Buah non-klimakterik 
tidak layak diperam. Buah peraman jenis ini rasanya
tidak semanis dan sesegar yang matang-pohon. Dan jangan
sekali-kali makan yang masih muda. Niscaya bibir jadi
'njeber' dengan getah saponin-nya yang berasa sabun.

[menunggu buah sawo matang-pohon seperti kondisi negeri
dewasa ini. tahu-tahu telah jatuh dimakan codot. sial bener!]


    Ki Denggleng Pagelaran
--------------------------
mengaku sebagai hortikulturis
dan pomologis, professi yang
masih amat langka di negeri ini.


----- Original Message ----- 
From: "indrapiliang" <[EMAIL PROTECTED]>
To: "[EMAIL PROTECTED]" <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Saturday, May 05, 2001 6:56 AM
Subject: [indonesia_damai] Apalagi ini? Pusiiiing sama unsur mitosnya


Jumat, 4/5/2001, 16:23
Presiden Tanam Pohon 'Sawo Kecik'


Klaten, LippoStar 
Presiden Abdurrahman Wahid menanam pohon Sawo Kecik (manilkara kauki) di dekat tangga 
jalan masuk menuju ke makam Ki Ageng Pandanaran yang terletak di desa Paseban 
kecamatan Bayat kabupaten Klaten, Jateng, Jumat (4/5). 



...........Menuju Indonesia yang Demokratis dan Berkeadilan............
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan anda lakukan sendiri
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

->Cake, parcel lebaran & bunga2 natal? Di sini, http://www.indokado.com<--

Kirim email ke