> --------------------------------------------------------------------- > > WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP > Edisi: Bahasa Indonesia > > Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh > Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. > > --------------------------------------------------------------------- > > Edisi ini diterbitkan pada: > > Kamis 10 Mei 2001 14:40 UTC > > * ALIANSI JURNALIS INDEPENDEN SAMBUT BAIK RENCANA GUS DUR MENINDAK > MEDIA > > Aliansi Jurnalis Indipenden, AJI, menanggapi positif rencana Gus Dur > menindak media yang dinilai mengeluarkan pemberitraan keliru. Selama > ini Gus Dur hanya sebatas mengintimidasi media saja. Dengan > mengajukan media ke pengadilan, AJI berharap segalanya akan menjadi > jelas. Tingginya pemberitaan mengenai Gus Dur antara lain disebabkan > karena pernyataannya sering berubah-ubah serta pengelolaan komunikasi > yang tidak baik. Berikut penjelasan Sekretaris Jenderal Aliansi > Jurnalis Indipenden, Didik Supriyanto. > > Didik Supriyanto [DS]: Ya, pertama saya kira ini satu kemajuan dari > Presiden dalam menyikapi media. Karena sebelumnya Presiden itu selalu > dalam tanda petik mengintimidasi media, mengancam media. Dan dalam > berbagai kesempatan itu selalu menyalahkan media. Dia bilang media > diplintir, dia bilang pernyataannya diputar balikkan dan yang lain. > > Kalau kemudian sekarang dia mengupayakan akan melakukan gugatan, atau > mempersiapkan gugatan terhadap media-media yang dianggap bermasalah, > saya kira ini satu kemajuan, karena sebelumnya dia cenderung > melakukan intimidasi. Kalau sekarang dia kan melakukan prosedur > hukum. Dan ini satu kemajuan. Dan saya kira wartawan-wartawan > Indonesia senang kalau Gus Dur memang mau benar-benar konsisten > dengan menjalankan rencananya ini. > > Selama ini pihak residen selalu menyalahkan media sementara pihak > media juga merasa telah menjalankan tugas-tugasnya sesuai dengan > prinsip-prinsip jurnalistik. Nah, ini yang nggak pernah dituntaskan > dan akan sangat bagus, memang kalau ini benar-benar diajukan ke > pengadilan, sehingga persidangan itu akan nanti terbuka dan akan > menunjukkan siapa sebetulnya yang salah dalam proses-proses > pemberitaan selama ini. > > Radio Nederland [RN]: Kemudian sejauh mana tuduhan Presiden itu > berdasar, maksud saya begini: Kalau kita bicara media itu kan sangat > luas sekali. Ada media A, B, C, D. > > DS: Ya, memang saya sendiri belum jelas benar apa yang akan dilakukan > Gus Dur. Apakah ada media tertentu yang memang selama ini menurut > penilaian Gus Dur dan timnya itu mengenai kode etik. Dan menyampaikan > pemberitaan-pemberitaan yang merugikan dirinya dan tidak melakukan > check dan re-check, dan pemberitaannya juga tidak balanced. Kalau > bicara seluruh media memang susah. Sejauh ini, kalau yang saya lihat, > media-media terutama di Jakarta sudah cukup profesional dalam > menyampaikan pemberitaan-pemberitaannya berkaitan dengan pemerintahan > Gus Dur, karena memang frekuensi pemberitaan tentang Gus Dur itu > sangat tinggi. > > Ini bukan sekedar karena memang ada permasalahan politik, tapi karena > memang pribadi Gus Dur sendiri yang cenderung suka mengeluarkan > statement dan statement-nya sering berubah-ubah dari satu event ke > event yang lain. Kan ada beberapa kasus di mana dalam satu event > disaksikan oleh tv. Direkam oleh tv Gus Dur melakukan dua hal yang > berbeda. Pada statement awal dia mengatakan si A itu patut dihukum, > kemudian setelah dipertanyakan oleh forum dia mengatakan bahwa siapa > yang bilang bahwa si A patut dihukum. Nah, Kayak-kayak itu sering > terjadi dengan Gus Dur. > > Itu satu, yang kedua mungkin faktor manajemen komunikasi yang nggak > baik dari Gus Dur. Sebelumnya kan ketika Gus Dur mengangkat juru > bicara, ada proses komunikasi yang baik antara Gus Dur dengan > masyarakat lewat juru bicara ini. Tapi ternyata banyak masalah di > situ, karena yang diomongkan juru bicara sering berbeda dengan apa > yang diomongkan Gus Dur. > > RN: Kalau benar memang rencana Presiden Abdurrahman Wahid untuk > membentu tim pemantau, apakah sifatnya seperti Departemen Penerangan > dulu? > > DS: Kalau dia mencoba-coba pemantauan ini katakan dalam kerangka > menjalankan tugas seperti Departemen Penerang dulu, ya, celakalah Gus > Dur. Saya kira tidak hanya pers yang akan melawan itu, tapi > masyarakat secara umum juga akan reaksi. > > Demikian Sekretaris Jenderal Aliansi Jurnalis Indipenden, Didik > Supriyanto. > > > > > --------------------------------------------------------------------- > Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum > > Copyright Radio Nederland Wereldomroep. > --------------------------------------------------------------------- ...........Menuju Indonesia yang Demokratis dan Berkeadilan............ Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan anda lakukan sendiri Bergabung: [EMAIL PROTECTED] Keluar: [EMAIL PROTECTED] ->Cake, parcel lebaran & bunga2 natal? Di sini, http://www.indokado.com<--
