Tommy ingin sekali jadi polisi. Maka suatu hari dipanggillah dia untuk mengikuti test wawancara. Kebetulan waktu itu yang mau ditest adalah sekitar pengetahuan umum. Bertanyalah Pak Polisi yang mengetestnya: "Siapakah yang membunuh tujuh pahlawan revolusi?" Tommy hanya terdiam, tidak mampu mengjawabnya. "Kamu pulang saja dulu, " kata Pak Polisi, "Balik lagi ke sini kalau kamu sudah tahu jawabnya!" Maka pulanglah Tommy. Ketika sampai di rumah, dia bertemu Bambang. Bambang berkata, "Wah, Tom! Saya dengar kamu mau menjadi polisi yah?" "Oh! Bukan MAU lagi! Saya bahkan sudah ditugaskan untuk menyelediki tujuh kasus pembunuhan sekaligus!" --- Suatu ketika seorang Intel dari Bakin menangkap seorang pemuda yang dilihatnya sedang membaca sesuatu di sebuah taman. Si pemuda dibawa ke kantor Bakin untuk diinterogasi. "Kamu harus menjelaskan kode-kode rahasia apa yang ada di tanganmu itu?!" "Ini bukan kode-kode rahasia, Pak! Ini not-not balok gubahan Bach!" Jawab si pemuda. "Bohong!" Kata si Intel. Tetapi, si pemuda tetap bersikukuh dengan jawabannya. Akhirnya si Intel pergi meninggalkannya. Keesokan harinya, si Intel datang lagi dengan wajah kemenangan karena merasa telah menemukan taktik jebakan untuk membuat si pemuda berbicara yang sebenarnya. Berkatalah si Intel: "Kamu tidak bisa lagi berbohong sekarang. Karena Bach telah mengaku .... !" ...........Menuju Indonesia yang Demokratis dan Berkeadilan............ Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan anda lakukan sendiri Bergabung: [EMAIL PROTECTED] Keluar: [EMAIL PROTECTED] ->Cake, parcel lebaran & bunga2 natal? Di sini, http://www.indokado.com<- -> FREE email !! [EMAIL PROTECTED] ... http://www.kulitinta.com <-
