Penarik becak telah mengerti apa artinya "konstituen", yang lupa justru PDI Perjuangan. Martin Penarik Becak Pulangkan Kartu Anggota PDIP "Sikap itu sangat menusuk hati kami." 30 Aug 2001 12:34:0 WIB KORAN TEMPO , Jakarta: Sekitar 300 orang penarik becak yang mengaku pendukung PDI Perjuangan kemarin menyatakan mencabut dukungan politiknya atas partai berlambang banteng itu. Partai itu dinilai telah mendukung Pemda DKI yang melakukan penggusuran. "Mereka tak membela kepentingan penarik becak," kata Jukimin Suseno, pemimpin aksi itu pada saat menyampaikan sikap mereka di kantor DPP PDIP, Jakarta Pusat. Para penarik becak tiba sekitar pukul 11.00 WIB, dan langsung berbaris tertib memasuki pelataran halaman dalam kantor itu. Mereka memakai topi dan kaos merah berlambang banteng dan potret Megawati Soekarnoputri. Atribut kampanye yang tampak lusuh itu dikembalikan ke DPP, bersama puluhan kartu tanda anggota (KTA). Para penarik becak itu mengaku sebagai wakil dari sekitar 5.000 penarik becak di Jakarta. Mereka datang dari berbagai organisasi, antara lain Paguyuban Becak Daya Manunggal, Persatuan Pengemudi Becak Jakarta Raya, Serikat Becak Jakarta, Semper Bersahabat, dan Tanjung Permai. Walaupun tak berhasil menemui tokoh teras partai, Jukimin sempat membacakan surat terbuka kepada Megawati Soekarnoputri. Dikatakannya, pengembalian KTA dan atribut partai karena mereka merasa PDI Perjuangan lebih memihak Gubernur DKI dan kadernya di DPRD. "Padahal, kami adalah akar bagi PDI Perjuangan," kata Jukimin Suseno, pemimpin aksi itu. Jukimin mengatakan, kedatangan mereka ke kantor PDI Perjuangan adalah untuk ketiga kalinya. Sebelumnya, 21 Agustus lalu, mereka telah bertemu dengan dua tokoh teras partai itu. Pada waktu itu, Sekretaris DPP PDI Perjuangan Maringan Pangaribuan, dan anggota DPRD DKI Tarmidi Suharjo berjanji akan mendesak Gubernur Sutiyoso agar menghentikan penggarukan becak di Jakarta. Tapi, menurut Jukimin, tokoh partai itu justru melukai hati para tukang becak. Sebab, dalam pernyataannya di media massa, Maringan menunjukkan sikap yang berbeda mendukung penggarukan becak. "Sikap itu sangat menusuk perasaan kami," ujarnya. Usai berunjuk rasa di Pecenongan, belasan perwakilan tukang becak bergerak menuju DPRD DKI Jakarta. Mereka bermaksud memenuhi undangan DPRD yang menyatakan mau memfasilitasi dialog tukang becak dengan Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso. Namun, meski sudah terjadwalkan, Sutiyoso menghindari dialog. Di DPRD, perwakilan tukang becak hanya diterima Wakil Ketua DPRD dari PDI Perjuangan Tarmidi Suhardjo dan beberapa anggota Dewan lainnya. Hadir mewakili eksekutif, antara lain Kepala Dirat Sospol DKI Dody Sudarno. Ketua DPRD sendiri, Edy Waluyo, baru bersedia bertemu tiga perwakilan tukang becak setelah acara dialog usai. Dalam dialog, perwakilan penarik becak meminta jaminan tertulis dari DPRD agar operasi becak dihentikan. Di samping itu, mereka meminta DPRD segera menjadwal ulang pertemuan tukang becak dengan Sutiyoso. Namun, permintaan penarik becak itu tak dipenuhinya. Pada kesempatan yang berbeda, Kepala Biro Humas Pemerintah Daerah (Pemda) DKI Muhayat menjelaskan, beberapa saat sebelum dialog, Sutiyoso menerima laporan bahwa perwakilan yang akan bertemu dengannya adalah para aktivis LSM dan para koordinator lapangan dalam demonstrasi becak. "Gubernur hanya bersedia dialog dengan penarik becak, tidak didampingi kalangan LSM. Karena itu, Gubernur tak hadir," ujarnya. Pejabat lain di lingkungan pemda menjelaskan, dalam satu jam acara dialog, Sutiyoso mendapat daftar nama orang yang mau bertemu dengannya. Di antaranyua Jukimin Suseno, koordinator Paguyuban Becak Daya Manunggal. Jukimin dilaporkan bukan penarik becak, melainkan warga Johar yang memiliki 10 becak. Selain Jukimin, dalam laporan itu disebut pula nama Suparno yang disebut-sebut berada dalam Jaringan Masyarakat Miskin Kota pada 1999. nezar patria /jajang jamaludin ...........Menuju Indonesia yang Demokratis dan Berkeadilan............ Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan anda lakukan sendiri Bergabung: [EMAIL PROTECTED] Keluar: [EMAIL PROTECTED] ->Cake, parcel lebaran & bunga2 natal? Di sini, http://www.indokado.com<- -> FREE email !! [EMAIL PROTECTED] ... http://www.kulitinta.com <-
