To: [email protected], [EMAIL PROTECTED]
From: "Mustafa Abubakar" <[EMAIL PROTECTED]
Date: Tue, 18 Jul 2006 08:05:02 +0700 (ICT)
Subject: «PPDi» PEUSAN ANEUK NANGGROE

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh


Alhamdulillah UU PA sudah disahkan oleh kelompok teroris indonesia dan juga di bantu oleh beberapa orang Acheh yang haus jabatan dan tidak memikirkan kepada Bansanya sendiri, yang serahkan UU PA teroris dari jakarta dan yang terima UU PA juga teroris indonesia yang dibikin konsulat nya di Acheh.

Saudara bansa Acheh yang terhormat, masalah kita yang terjadi di Acheh adalah bukan masalah politik,ekonomi dan cultural, tapi masalah yang terjadi sekarang ini adalah masalah penjajahan indonesia terhadap Bansa Acheh yang sudah cukup lama kita rasakan, lebih kurang 30 tahun kita berperang dengan penjajah indonesia tapi dalam waktu yang sangat singkat bisa terjadi satu kesepakatan damai dengan penjajah yang sudah banyak merampas hak hidup bansa Acheh, itu sangat mustahil bisa bertahan lama, sekarang saja cukup banyak kalangan yang tidak puas dengan UU PA, dan saya rasa di dalam perjanjian itu pasti ada udang di balik batu dan ini bisa saudara analisa sendiri.

Saudara Bansa Acheh yang terhormat, puluhan ribu bansa Acheh sudah korban demi untuk mempertahankan hak kemerdekaan Bansa Acheh yang hakiki, apakah dengan hasil yang di perjuangkan oleh DPR RI beberapa hari yang lalu, dan kita bisa luput untuk mempertahankan hak nya yang telah kita terima warisi dari nenek moyang kita (endatu), saudara bansa Acheh, jangan kita menikmati hasil perdamaian itu tapi tolong saudara-saudara menghayati hasil perdamaian itu.

Kita Bansa yang terhormat dan mulia,
kita juga sejajar dengan Bansa-Bansa lain yang ada di Dunia ini, kita juga punya bahasa sendiri punya budaya sendiri dan punya adat sendiri untuk apa kita harus mengikuti budaya bineka tunggal ika yang di dalam nya hanya untuk menjawaisasi keseluruh pelosok nusantara indonesia, salah satu contoh di Lampung mana ada lagi Bansa lampung sekarang, semua orang yang di lampung sekarang sudah dijawaisasi oleh bandit-bandit jawa yang punya andil di jakarta.

Apakah kita mau mengikuti pengalaman yang telah terjadi di lampung? ini semua terserah Bansa Acheh! tapi jangan lupa sejarah Acheh, kalau saudara-saudara sudah lupa sejarah Acheh itu bisa kita maklumi karna kita semua sekolahnya di bawah naungan pemerintah indonesia dan di dalam pelajaran sejarah tidak pernah di masuki sejarah Acheh, yang ada hanya sejarah indonesia seperti R A kartini ada hari libur, sementara CUT Nyak Dhien yang sampai syahit demi untuk mempertahankan kemerdekaannya tak pernah disebut dalam sejarah, ini salah satu contoh yang semua orang indonesia tau siapa Cut Nyak Dhien itu.

Saudara Bansa Acheh yang terhormat, sudah saat nya sekarang kita bangkit kembali untuk mempertahankan hak nya untuk memperjuangkan kemerdekaan Acheh yang hakiki, demi kebahagiannya anak dan cucu kita di kemudian hari nanti, kalau bukan kita-kita ini yang mau memperjuangkan hak kemerdekaan Bansa Acheh dari siapa lagi kita bisa mengharapkan, kita harus berani menjelaskan kepada anak-anak kita yang bahwa Acheh ini adalah punya sejarah kemerdekaan yang sudah turun menurun dan kita ini tidak wajar mengikuti pancasila yang telah di peragakan di seluruh pelosok indonesia.

Saudara bansa Acheh yang terhormat, bagi kita hanya ada satu kata MERDEKA, apapun cerita kalau bukan merdeka jangan banyak mengharap dari pemerintah indonesia yang tidak henti-henti menipu kita Bansa Acheh dari dulu hingga sekarang, kita tetap di bohongi oleh si penjajah indonesia jawa, memang harus kita maklumi apa bila ada beberapa orang yang mau memikirkan untuk kepentingan pribadinya di atas penderitaan Bansa Acheh, karna orang itu tidak pernah tau dimana Acheh sebelum ada hasil di Helsenki, dia hanya menampak kan wajah sebagai orang Acheh tapi hati nya tidak seperti yang dia katakan kepada Bansa Acheh, buktinya satu persoalanpun tidak bisa di selesaikan setelah ada hasil di helsenki, coba saudara telusuri berapa banyak sudah korban setelah ada kesepakatan di helsenki dan berapa banyak yang sudah di selesaikan oleh orang-orang yang mengaku sebagai mewakili Bansa Acheh.

Saudara Bansa Acheh yang terhormat, bandit-bandit jakarta datang ke Acheh untuk menyerahkan hasil UU PA kepada gubernur aceh dan pernah kah saudara2 pikirkan yang bahwa gubernur itu kerja untuk siapa ? berarti sama juga iblis kasih sesuatu kepada syaitan, kalau bandit-bandit dari jakarta mau jujur kenapa UU PA itu tidak di kasih kepada Bansa Acheh yang cara nya melalui voting atau referendu dan kalau memang Bansa Acheh mau menerimanya itu berarti sudah sah tapi adakah bandit-bandit itu menempuh dengan cara yang sangat jujur itu.

Saudara Bansa Acheh yang mulia, di dalam UU PA ada juga peraturan presiden dan peraturan presiden itu kapan2 bisa di cabutkan kembali itu harus saudar pikirkan, maka dari segi ini sudah ada rencana bandit-bandit jakarta untuk menipu Bansa Acheh kedepan, kenapa kita tidak belajar dari pengalaman yang sudah kita alami kesekian kalinya,apakah kita ini di jadikan sebagai tempat penipuan bandit-bandit jakarta? hanya saudara-saudara saya yang bisa menjawap pertanyaan ini !

Saudara Bansa Acheh yang mulia
, kita jangan terlena dengan mulut manis yang sangat rapi di rancang oleh bandit-bandit jakarta yang tidak pernah memberikan kebebasan kepada Bansa Acheh, tugas kita sekarang memikirkan untuk anak dan cucu kita kedepan supaya jangan ada lagi penjajah di muka bumi Acheh yang sangat jaya ini, kalau bukan kita yang mau memikirkan kepada generasi Acheh kedepan siapa lagi yang mau memikirkan ini ? jawaban hanya ada di hati masing-masing Bansa Acheh yang setia kepada perjuangan Acheh merdeka.

Saudara Bansa Acheh yang terhormat, seadainya kita Bansa Acheh tetap di bawah NKRI sampai kiamat nanti kita tak akan pernah maju atau makmur seperti Bansa-Bansa lain yang ada di Dunia ini, lihat inggris, prancis, turki, spanyol, china dan beberapa negara lainnya yang pernah terlibat hubungan dagang dan diplomasi dengan pemerintah Acheh dulu, sekarang negara2 itu sudah sangat maju, kenapa kita Bansa Acheh tetap masih seperti dulu dan tidak pernah meningkat jawaban nya adalah karna kita ini tidak henti-henti di bohongi oleh si penjajah indonesia jawa.

Disini saya gariskan kalau kita ada rencana untuk memajukan Acheh kedepan, kita sama-sama bangun kembali untuk memperjuangkan hak nya untuk memerdeka kan Acheh dari indonesia, kita boleh tempuh dengan cara apa saja demi tercapai cita-cita Bansa Acheh, walaupun dengan cara berbeda-beda asal satu tujuan, tapi ingat jangan ada cara untuk masuknya acheh kedalam indonesia itu cara yang tidak bisa kita terima malah saya yakin 95 persen Bansa Acheh tidak mau terima kalau cara yang satu ini.

Hanya ini yang dapat saya curahkan lebih dan kurang saya mohon maaf, bila juga ada tulisan saya yang kurang di terima oleh hati atau pikiran saudara-saudara yang membaca ini disini juga saya mohon maaf yang sebesar-besar nya dari saudara2 yang membaca ini Amin.Teurimoeng Geunaseh.

Pascal Aneuk Nanggroe


To: [email protected], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED]
From: "Mustafa Abubakar" <[EMAIL PROTECTED]>
Date: Tue, 18 Jul 2006 08:36:49 +0700 (ICT)
Subject: «PPDi» INGATKAN IBU DAN AYAH BANGSA ACEH

BANGSA ACEH SEMUA YANG TERDIRI DARIPADA PELAJAR, MAHASISWA, PETANI, PENIAGA, NELAYAN, DAN SEGENAP BANGSA ACEH YANG LAIN SUPAYA MEMBERI KESEDARAN KEPADA SEMUA IBU BAPA DARI PADA BANGSA ACEH SUPAYA MENGINGATKAN SEMUA ANAKNYA YANG MASIH BELAJAR SUPAYA TIDAK SEKALI-KALI MEMEGANG DAN MENGIBARKAN BENDERA PENJAJAH HINDUNESIA JAWA, SEPERTI YANG TERLIHAT DALAM GAMBAR YANG DITERBITKAN OLEH WEBSITE KONTRA INTELEJEN JAWA WWW.ACEHKITA.COM:
http://www.acehkita.com/?dir=beritafoto

BANGSA ACEH HARAM MENGAKU DIRINYA ORANG INDONESIA, KARENA PENJAJAH HINDUNESIA JAWA ITU TELAH MEMBUNUH BERJUTA-JUTA BANGSA ACEH DAN MENGHANCURKAN KEHIDUPAN BANGSA ACEH.

SEKIAN



To: [EMAIL PROTECTED],
From: "Mustafa Abubakar" <[EMAIL PROTECTED]
Date: Mon, 17 Jul 2006 14:06:16 +0700 (ICT)
Subject: [kuasa_rakyatmiskin] HANYA SATU BAGI BANGSA ACEH

Kepada Bangsa Aceh semua,

Assalamualaikum.

Wajib saya ingatkan kepada semua Bangsa Aceh supaya jangan sekali-kali mengaku dirinya sebagai bahagian dari bangsa budak (slave) "hindunesia jawa".

Bagi Bangsa Aceh adalah haram mengaku dirinya 'bangsa indunesia", kerana anjing2 jawa yang mengaku dirinya sebagai "bangsa indunesia" adalah anjing2 yang sangat biadab perangainya terhadap Bangsa dan Negeri Aceh.

Tidak salah dan berdausa saya menyebutkan anjing kepada semua keturunan jawa. Sebab siapa sahaja yang mengaku dirinya jawa dan menjadi pemimpin "NKRI", maka anjing jawa tersebut akan haus terhadap darah dan harta Bangsa Aceh. Apakah anjing jawa itu mengaku dirinya 'ulama' seperti gus dur, maka anjing jawa tersebut akan tetap haus terhadap darah dan harta Bangsa Aceh dengan cara mengirim anjing2 TNI dan POLRI untuk membunuh, menyiksa atau menakut-nakutkan Bangsa Aceh. Sebenar keturunan jawa itu lebih hina daripada anjing, seperti yang Allah gambarkan dalam ayat "Innahu asfala safilin".

Bagi Bangsa Aceh tidak perlu menganggap dirinya sebagai bahagian dari anjing jawa indunesia laknatullah itu yang datang ke Negeri Aceh untuk menjajah dan menguasai Aceh.

Haram bagi Bangsa Aceh untuk menjual dan menukar Negeri Aceh dengan MoU, self government, atau berbagai bentuk lain kepada kafir penjajah laknatullah indunesia jawa itu.

Anjing2 jawa yang haus terhadap darah Bangsa Aceh juga akan merampok semua kekayaan atau hak yang sepatutnya dimiliki oleh Bangsa Aceh. Setelah anjing2 jawa merampok semua kekayaan negeri Aceh seperti LNG dan berbagai hasil alam lainnya, anjing2 jawa juga merampok semua bantuan yang diberikan oleh pihak luar kepada Bangsa Aceh yang terkorban dalam peristiwa tsunami. Salah satunya adalah anjing jawa merampok beasiswa yang diberikan oleh pihak Australia kepada korban tsunami- http://www.apsprogram.or.id/. Kemudian anjing2 jawa itu mengirim anjing2 jawa di pulau jawa dan transmigrasi jawa yang ada di tempat lain untuk belajar di Australia. Bahkan yang dikirim itu adalah pegawai administrasi di berbagai kantor jawa.

Jadi Bangsa Aceh wajib terus memerangi anjing2 jawa yang masih berkeliaran di Aceh.

Merdeka dari kafir penjajah indunesia jawa tidak ada tawar menawar.

Sekian

To: [EMAIL PROTECTED],
From: "Mustafa Abubakar" <[EMAIL PROTECTED]
Date: Mon, 17 Jul 2006 14:55:28 +0700 (ICT)
Subject: [OPOSISI] TAKTIK JAWA

ANJING2 JAWA AKAN MERAMPOK SEMUA KEKAYAAN NEGERI DAN BANGSA ACEH. KEMUDIAN MENDIRIKAN YAYASAN SEPERTI YAYASAN SUKMA DAN SETERUSNYA MEMBANTU ACEH. SEOLAH2 ANJING2 JAWA ITU ADALAH BAIK KERANA MAHU MENOLONG BANGSA ACEH.

PADAHAL HANYA SEBAGAI KAMUFLASE UNTUK MENUTUPI KEBIADABANNYA YANG MENJAJAH DAN MERAMPOK ACEH. INI SEMUA PERNAH DILAKUKAN OLEH ANJING2 JAWA YANG MEMERINTAH, SEPERTI SUHARTO MENDIRIKAN YAYASAN AMAL MUSLIM PANCASILA DENGAN MENGUMPUL UANG DARI MERAMPOK GAJI PEGAWAI NEGERI.

DARI HASIL UANG ITU PULA ANJING2 JAWA ITU HIDUP MEWAH BERPOYA-POYA.

KITA BANGSA ACEH WAJIB TERUS MENGUSIR DAN MEMBURU ANJING2 JAWA DARI BUMI ACEH. ANJING JAWA AKAN LAPAR DAN TERPAKSA MENCARI MAKAN DALAM TONG SAMPAH KALAU MEREKA TIDAK DIBERI PELUANG MERAMPOK DI TEMPAT KITA.

To: [email protected], [EMAIL PROTECTED],
From: "Mustafa Abubakar" <[EMAIL PROTECTED]
Date: Mon, 17 Jul 2006 14:48:37 +0700 (ICT)
Subject: [politikmahasiswa] DATANG KE ACEH BERKERUDUNG

DALAM FOTO INI DUA EKOR ANJING JAWA DATANG KE ACEH:
http://serambinews.com/index.php?aksi=bacaberitaphoto&berphotoid=534&rubrik=1

YANG SATUNYA MEMAKAI PECI HITAM SEPERTI KEBIASAAN DIPAKAI OLEH ANJING JAWA YANG MENGIKUT JEJAK SNOUCK HORGRONJE. YANG SEEKOR LAGI MEMAKAI KERUDUNG. SELEPAS DIA KELUAR DARI ACEH, MAKA ANJING JAWA ITU AKAN MEMAKAI ROK PENDEK.

INI SUDAH BIASA TAKTIK ANJING JAWA YANG MAHU MENIPU BANGSA ACEH. ANJING SUTRISNO, SUHARTO DAN LAIN2NYA LAGI JUGA PERNAH BERBUAT DEMIKIAN.

DISERUKAN KEPADA SEMUA BANGSA ACEH UNTUK TERUS MEMERANGI ANJING JAWA LAKNAT YANG MUNAFIK ITU DARI BUMI ACEH.

INGAT WAHAI BANGSA ACEH, BAHWA KITA BUKAN BAHAGIAN DARI ANJING JAWA ITU YANG MENAMAKAN DIRINYA NKRI.

ANJING JAWA DATANG KE ACEH HANYA UNTUK MENJAJAH DAN MERAMPOK SEMUA KEKAYAAN NEGERI KITA DAN SETERUSNYA INGIN MENGUASAI KITA DAN NEGERI KITA. ANJING2 JAWA AKAN HIDUP LAPAR DAN MENDERITA KALAU TIDAK MERAMPOK DI NEGERI BANGSA LAIN.

SEKIAN



Mustafa Abubakar <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Beude kabeh djikoh lek peungkhianat Bangsa Aceh njang meungaku GAM. Njan boroedjeh tjula-tjaloe ureung Atjeh di lua nanggroe djak peusapat peng utk bloe beude. Teumasok peng ke na roh keunan. Watee djikoh beude hana le djilakee idin geutanjoe, walaupun teumasok peng geutanjoe bak bloe beude njan.

Djak publoe maruah Bansa Atjeh djak teken MoU Helsinki dan peunjata lom hana le tuntut mardeka dari kaphe paleh njan. Njang teken njan mandum ureung seunang hana rasa peudeh lagee rakjat lam nanggroe.

Djinoe seudadu si-pai djipuwoe siat u djawa supaja organisasi internasional djeut djikuet peng di Atjeh meulalui proyek tsunami. Njan abeh proyek njan seudadu si-pai akan troh lom u Atjeh.

Watee njan, peungkhianat njan mandum pajah djitunjok boh djih keu seundjata untok djimuprang ngon seudadu si-pai njan.

Njan lagee aneuk kaphe padjoh bui Mati Attasari njan sjit djipeuramah peungkhianat Bangsa Atjeh lagee Bapak Malek Mahmud ngon Bapak Zaini Abdullah. Sabab aneuk kaphe njan na keupeuntingan ekonomi djih di Atjeh.

Meunan sjit si Damien Kingsburi badjeung njan. Djih njan agen si-pai njang djijue meulop lek SBY untuk peuramah Bansa Atjeh meulalui peungkhianat-peungkhianat teurmasok Pak Malik dan Pak Zaini.

Meunan sjit si Peter Feith bak AMM. Djih njan agen peuruisahaan rajok njang meutume proyek tsunami di Aceh. Aneuk kaphe njan nan hubongan ngon si-pai di jakarta dum.

Bansa Atjeh mandum pajah beudoh keulai. Taprang mandum peungkhianat njang djak publoe maruah Nanggroe ngon Bansa Atjeh. Njan Pak Malek ngon Pak Zaini dan njang ikot djih mandum njan wadjeb taprang.

Njang ka rhoh lam TNA bek sagai tadjak ikot peungkhioanat njan mandum. Geutanjoe lawet njoe taseurah njawong teuh bak taprang sidadu si-pai. Njoe njawong ngon darah geutanjoe ka djidjak publoe lek peungkhianat njan mandum utk djabatan gubernur si-pai ngon 70% hase bumoe Atjeh.

Njan si Nur Djuli njan kon ureung GAM. Djih peungkhianat sjit njang roh lam djak teken MoU helsinki. Nur Djuli njan seunang djih di Malaya. Aneuk agam djih djikeuridja bak Caltex di Beulanda dan njang aneuk inong djikeuridja bak Bina Riang Kuala Lumpur. Njan hantom djipike keu nasib Bansa Atjeh. Inong si Nur Djuli hana meudjisok djeuleubab pih. Gadoh djipakek seulendang ngon siluweu panjang lagee tjina tuha atawa ibuknya SBY. Aneuk inong djih hom? pajah tatjek dilee.

Nur Djuli djipeugah droe djih:
Support Committee for Human Rights in Aceh (SCHRA)
Information and Communications Centre
Mr. M. N. Djuli
E-mail : [EMAIL PROTECTED]
http://myaceh.blogspot.com/2006/01/ngos-for-aceh.html

Djih hantom djipeunjata droe djih GAM. Djih ureung opportunis ho njang meuuntong. Njoe ka pansion hana le keuridja, djineuk djak meuen o Helsinki, Sweden, Jepang, ngon darah Bansa Atjeh. Njan mandum keugura-gura djih, kon keu nasib bansa Atjeh. Djidjak publoe nanggroe ngon maruah Bansa Atjeh deungon tjara djak peunjata hana tuntut mardeka le. Njoe Bansa Atjeh bek sagai taikot. Si-pai wadjeb talet dari Atjeh.

Si Nurdin Abdurrahman ho ka di apa njan lheuh djak publoe Nanggroe Atjeh di Helsinki. Pue kadjak padjoh dole lom bak peumeurintah Australia? Bit kah lamiet djawa, gadoh kapike keudroe keuh mantong.

Si Muzakir Manaf kadjeut djak muuei lam blang Seunudon keudeh.

Si Irwandi kadjeut djak tjhop punggong kameng lom keudeh bak FKHP.

Si bakhtiar djak gisa lom u Sweden djak tulak tong surat bak kanto pos lom.

Pak Malik dan Pak zaini sudah masa peusion teurimong dole dari popeurintah Sweden.

Bansa Atjeh ngon TNA beudoh keulai bek djak deungo djipeungeut lek Pak Malik ngon Pak Zaini + peungkhianat njang laen utk keuseunangan djih mantong djidjak publoe Atjeh ngon pangkat + peng keu djih. Jum ngon maruah Atjeh kon lage njan. Jum ngon maruah Bansa ngon Nanggroe Atjeh, wadjeb mardeka. Njan hana tawar meunawar..

Kalon gamba si Muzakir Manaf lam seurambi uroe njoe, kadjak meungon ngon peungkhianat Bansa Atjeh njang tinggai di Jakarta:
http://www.serambinews.com/

Kalon gamba Pak Malik ngon Pak zaini kageudjak meugiek-giek ngon djawa bak BRR:
http://e-aceh-nias.org/files/seumangat20.pdf

Geutanjoe Bansa Atjeh bek sagai djeut keu lamiet djawa.

Oh dilee akan lon sambong lom.

Seukian.

Dari Kanto Gubernur Aceh

 


Want to be your own boss? Learn how on Yahoo! Small Business. __._,_.___

Tahukah anda!!! Lantak group tidak menapis sebarang maklumat yg anda kirim??? Inilah yg membuat berita anda cepat dan jelas (jangan salahgunakan keistimewaan ini)...
beri tahu maklumat ini kepada rakan anda, ajaklah mereka untuk bergabung bersama dengan hanya semudah megirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED]

Salam perjuangan.
--------------
ACHEH - Tiada pilihan lain selain MERDEKA!!!
**UNTUK BERHENTI MELANGGAN DARI MILIS LANTAK:
kirimkan email anda kepada [EMAIL PROTECTED]
http://lantak.cjb.net
*PLEASE REPORT ANY LANTAK ABUSE TO: [EMAIL PROTECTED]





SPONSORED LINKS
Dvd region free Region free dvd All regions dvd player
Regions mortgage Region free dvd player Region mortgage company


YAHOO! GROUPS LINKS




__,_._,___

Kirim email ke