Ahmad Sudirman <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
http://www.dataphone.se/~ahmad
[EMAIL PROTECTED]
Stockholm, 12 Agustus 2006
Bismillaahirrahmaanirrahiim.
Assalamu'alaikum wr wbr.
KELEMAHAN DALAM MEMAHAMI PERJUANGAN ACHEH HUBUNGANNYA DENGAN MOU HELSINKI.
Ahmad Sudirman
Stockholm - SWEDIA.
MENGUPAS SEKILAS PANDANGAN DAN PENDAPAT TENTANG PERJUANGAN ACHEH DIHUBUNGKAN DENGAN MOU HELSINKI.
Setelah membaca 12 poin yang dilambungkan oleh saudara Paya Bujok yang tertuang dalam emailnya yang dikirimkan tadi malam dengan maksud untuk memberikan jawaban atas tulisan "Sekilas membuka kedok orang yang berjuang membela Acheh dengan cara ikut-ikutan saja" ( http://www.dataphone.se/~ahmad/060810.htm ), ternyata isinya tidak memiliki kekuatan fakta, bukti dan hukum, melainkan hanyalah sekedar pikiran pribadi yang lemah.
Mari kita secara bersama mengupasnya.
Pertama, saudara Paya Bujok memberikan pandangannya Bung Ahmad , Jawa, Jawa sunda sama juga?.
Nah, dari jawaban diatas menggambarkan bahwa saudara Paya Bujok memang tidak mengetahui mengenai masalah etnologi, sehingga susah membedakan apa itu bangsa, apa itu pulau dan apa itu suku dan apa itu individu dan masyarakat. Jadi, kalau Ahmad Sudirman adalah bangsa Sunda, kemudian disebut oleh saudara Paya Bujok bangsa Jawa, maka jelas jawabannya itu tidak menyambung dan salah besar.
Kedua, saudara Paya Bujok menuliskan Mencaci, merendahkan, memfitnah dan menyerang Komite Free Acheh Merdeka Democratic, Secara tidak ada alasan itu sudah jelas kerjanja musuh Bangsa Acheh.
Nah, bagi orang yang mengetahui hukum dan kehidupan berpemerintahan dan bernegara, maka ketika membaca tulisan Mengupas dan menguliti Komite Persiapan Acheh Merdeka Demokratik ( http://www.dataphone.se/~ahmad/060809a.htm ) akan memberikan jawabannya yang berdasarkan fakta, bukti dan hukum yang berlaku di negara tersebut, masalnya di USa ataupun di Swedia tempat saudara Paya Bujok hidup dan tinggal. Jadi, tidak melambungkan jawaban yang isinya sekedar untaian kata-kata mencaci, merendahkan, memfitnah dan menyerang Komite Persiapan Acheh Merdeka Demokratik. Karena itu kalau saudara Paya Bujok ingin memberikan jawabannya yang benar menurut fakta, bukti dan hukum, maka perlu mempelajari kembali semua poin-poin yang tertuang dalam tulisan Mengupas dan menguliti Komite Persiapan Acheh Merdeka Demokratik.
Ketiga, saudara Paya Bujok terus menuliskan Pura2 membela Acheh, Tidak setuju dengan Kemerdekaan Acheh, Itu musuhnya Bangsa Acheh.
Nah, disini juga kelihatan dengan jelas dan gamblang saudara Paya Bujok tidak mengerti dan tidak memahami apa yang dituliskan Ahmad Sudirman tentang MoU Helsinki 15 Agustus 2005. MoU Helsinki tersebut adalah pakta perjanjian damai, bukan perjanjian menyerahkan kedaulatan Acheh kepada RI. Jadi, kalau Ahmad Sudirman melihat dan memahami MoU Helsinki adalah sebagai kesepakatan perjanjian damai, bukan menjual Acheh atau menggadaikan Acheh atau menyerahkan kedaulatan Acheh kepada RI. Kemudian karena kata kemerdekaan tidak ada tertuang dalam MoU Helsinki, maka artinya pihak Pemerintahan Acheh dalam pengasingan di Swedia dalam hal ini GAM tetap dalam sikap perjuangan untuk penentuan nasib sendiri. Nah, disinilah yang tidak dimengerti dan tidak dipahami oleh saudara Paya Bujok. Tetapi, Ahmad Sudirman melihatnya dengan jelas dan gamblang apa yang tertuang dalam MoU Helsinki, yaitu GAM tidak membuang cita-cita perjuangan untuk penentuan nasib sendiri menuju kemerdekaan.
Keempat, saudara Paya Bujok masih juga menyatakan Bung Ahmad, Helsinki itu Janji Kosong dari awal Bangsa Acheh di Skandinavia menolaknya, Saya lihat ulasan saudara tidak laku dijual di Sakandinavia.
Nah, kalau saudara Paya Bujok mempunyai anggapan bahwa MoU Helsinki adalah janji kosong, maka itu adalah hak saudara. Apakah saudara Bujok mau menerima atau menolaknya. Tetapi yang jelas, secara fakta, bukti dan hukum isi MoU Helsinki adalah kesepakatan atau pakta perjanjian damai, yang setiap waktu bisa saja dilanggar, baik oleh pihak GAM atau pihak RI. Hanya dalam penyelesaiannya sudah dituangkan jalan keluarnya sebagaimana yang sudah disepakati dan tertuang dalam MoU Helsinki. Jadi, kalau Ahmad Sudirman memberikan ulasan tentang MoU Helsinki itu bukan berarti untuk dijual, melainkan hanya sekedar memberikan penjelasan bagi siapa saja yang berminat untuk membacanya. Bagi mereka yang tidak berminat untuk membacanya tidak akan merugikan Ahmad Sudirman.
Kelima, saudara Paya terus menyambung Bung Ahmad, Bersiap siaplah untuk menyambut Hari 17 Agustus di Kedutaan RI Jawa di Stockholm bersama dengan Bapak M-Z.
Nah, soal 17 Agustus, itu tidak ada artinya bagi Ahmad Sudirman. Mengapa ? Karena jalur proses pertumbuhan dan perkembangan RI masih dipertanyakan dan masih diragukan kebenarannya oleh Ahmad Sudirman. Jadi, bagaimana Ahmad Sudirman akan menyambut 17 Agustus kalau legalitas RI itu sendiri masih dipertanyakan.
Keenam, saudara Paya Bujok menulis Sudah terbukti dari dulu yang bahwa Ahmad Sudirnan Guru gaji anak kedutaan Jawa di Swedia.
Nah, disini saudara Bujok memang tidak tahu apa yang dibuat oleh Ahmad Sudirman. Buktinya, ketika Ahmad Sudirman memberikan bimbingan anak-anak untuk mengerti dan memahami Al Quran bagi anak-anak dari keluarga Malaysia yang bekerja di Keduatan Besar Malasyia di Stockholm, tetapi oleh saudara Bujok disebutkan guru gaji anak kedutaan Jawa di Swedia. Jelas, itu salah besar. Selama Ahmad Sudirman tinggal di Swedia tidak pernah sekalipun mengajar anak-anak kedutaan RI di Stockholm, Swedia. Dan Ahmad Sudirman tidak digaji, itu pendidikan adalah gratis, karena Ahmad Sudirman yang mendirikan. Gaji yang diterima oleh Ahmah Sudirman adalah dari hasil bekerja di perusahaan dan dari hasil perusahaan sendiri. Jadi, gaji yang diterima oleh Ahmad Sudirman tidak ada hubungannya dengan pendidikan Al Quran.
Ketujuh, saudara Paya Bujok menulis lagi Ahmad Sudirman bagaikan musang berbulu ayam.
Coba perhatikan, akhirnya terbukti, karena saudara Paya Bujok memang tidak mengetahui dengan benar dan pasti apa yang dijalankan Ahmad Sudirman dalam hal pendidikan Al Quran, maka akhirnya hanya mampu memberikan komentar Ahmad Sudirman bagaikan musang berbulu ayam.
Kedelapan saudara Bujok masih terus menulis Ahmad Sudirman Jawa Sunda Indonesia musuh nya Bangsa Acheh.
Nah, akibat dari sempitnya pandangan, pikiran dan pengetahuan saudara Paya Bujok tentang perjuangan bangsa Acheh dibawah pimpinan Teungku Hasan Muhammad di Tiro dan hubungannya dengan MoU Helsinki, maka akhirnya saudara Bujok hanya bisa menuliskan kata-kata Ahmad Sudirman Jawa Sunda Indonesia musuh nya Bangsa Acheh.. Kemudian dengan istilah bangsa saja tidak dimengerti dan tidak dipahami oleh saudara Paya Bujok, bagaimana bisa mengklaim nama bangsa Acheh. Jadi, saudara Bujok terlebih dahulu harus mengerti dan memahami apa itu yang disebut dengan bangsa Acheh, bangsa Sunda, bangsa Jawa, bangsa Papua bangsa Bugis dan bangsa-bangsa lainnya di dunia ini agar supaya tidak terjerumus kelobang kejumudan.
Kesembilan, saudara Paya Bujok menulis Jagan asik cari lawan.!! Cari lah kawan?.
Nah, pengertian lawan dan kawan adalah sangat relatif. Misalnya apa itu kawan, siapa yang disebut kawan yang benar-benar kawan, atau hanya kawan minum kopi saja. Begitu juga lawan, siapa itu yang disebut lawan, dan bagaimana mendefiniskan lawan itu. Jadi, tidak bisa hanya sekedar menyebutkan lawan dan kawan. Jadi, saudara Paya Bujok, dalam masalah inipun masih harus banyak belajar agar supaya tidak jatuh kedalam jurang kebutaan dan kesempitan.
Kesepuluh, saudara Paya Bujok memberikan saran Renungkanlah apa yang sudah soudara tulis dan kerjakan di Swedia
Nah, justru sebaliknya, sebelum saudara Paya Bujok menuliskan kata-kata untuk menanggapi apa yang ditulis Ahmad Sudirman, terlebih dahulu saudara Bujok harus mengumpulkan fakta, bukti, sejarah dan hukumnya yang kuat. Bukan hanya sekedar ucapan kosong yang tidak mempunyai arti. Karena akhirnya akan berbalik kepada diri sendiri.
Kesebelas, saudara Paya Bujok masih sempat menuliskan Berhentilah bersandiwara dengan Bangsa Acheh.
Nah, apa yang dituliskan dan dijelaskan oleh Ahmad Sudirman tentang Acheh hubungannya dengan RI adalah didasarkan kepada fakta, bukti, sejarah dan dasar hukum yang kuat. Jadi bukan sandiwara sebagaimana yang dilambungkan saudara Bujok.
Keduabelas, terakhir saudara Paya Bujok menawarkan Tunggu saya di Mesjid
Nah, nama saja saudara Paya Bujok memakai nama samaran dan tidak benar, bagaimana bisa membuat suatu perjanjian yang menuntut adanya fakta, bukti dan hukum. Perjanjian yang didasarkan pada hukum, bukan hanya melambungkan tunggu saya dimesjid dengan memakai nama palsu, tidak jelas juntrungnya, tidak jelas hukumnya dan tidak terang keberadaanya di Swedia. Diseluruh Swedia tidak ada yang tahu dan kenal, baik pemerintah Swedia atau perusahaan yang ada di Swedia yang mengetahui nama Paya Bujok terdaftar secara resmi di Swedia.
Bagi yang ada minat untuk menanggapi silahkan tujukan atau cc kan kepada [EMAIL PROTECTED] agar supaya sampai kepada saya dan bagi yang ada waktu untuk membaca tulisan-tulisan saya yang telah lalu yang menyinggung tentang Khilafah Islam dan Undang Undang Madinah silahkan lihat di kumpulan artikel di HP http://www.dataphone.se/~ahmad
Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan hanya kepada Allah kita memohon petunjuk, amin *.*
Wassalam.
Ahmad Sudirman
http://www.dataphone.se/~ahmad
[EMAIL PROTECTED]
----------
Date: Fri, 11 Aug 2006 16:15:28 -0700 (PDT)
From: Paya Bujok [EMAIL PROTECTED]
Subject: Re: SEKILAS MEMBUKA KEDOK ORANG YANG BERJUANG MEMBELA ACHEH DENGAN CARA IKUT-IKUTAN SAJA.
To: Ahmad Sudirman <[EMAIL PROTECTED]>
Waàlaikumsalam.ww
Pertama : Bung Ahmad ,Jawa,Jawa sunda sama juga?
Kedua : Mencaci,merendahkan,memfitnah dan menyerang Komite Free Acheh Merdeka Democratic, Secara tidak ada alasan itu sudah jelas kerjanja musuh Bangsa Acheh.
Ketiga : Pura2 membela Acheh,Tidak setuju dengan Kemerdekaan Acheh,Itu musuhnya Bangsa Acheh.
Keempat : Bung Ahmad, Helsinki itu Janji Kosong dari awal Bangsa Acheh di Skandinavia menolaknya, Saya lihat ulasan saudara tidak laku dijual di Sakandinavia.
Kelima : Bung Ahmad,Bersiap siaplah untuk menyambut Hari 17 Agustus di Kedutaan RI Jawa di Stockholm bersama dengan Bapak M-Z.
Ke Enam : Sudah terbukti dari dulu yang bahwa Ahmad Sudirnan Guru gaji anak kedutaan Jawa di Swedia.
Ke Tujuh : Ahmad Sudirman bagaikan musang berbulu ayam.
ke Delapan : Ahmad Sudirman Jawa Sunda Indonesia musuh nya Bangsa Acheh.
Ke Sembilan : Jagan asik cari lawan.!! Cari lah kawan?.
Ke Sepuluh : Renungkanlah apa yang sudah soudara tulis dan kerjakan di Swedia.
Ke Sebelas : Berhentilah bersandiwara dengan Bangsa Acheh.
Ke Dua belah : Tunggu saya di Mesjid.
Paya Bujok
[EMAIL PROTECTED]
Stockholm, Swedia
----------
Paya Bujok wrote:No virus found in this outgoing message.Waàlaikumsalam.wwPertama : Bung Ahmad ,Jawa,Jawa sunda sama juga?Kedua : Mencaci,merendahkan,memfitnah dan menyerang Komite Free Acheh Merdeka Democratic, Secara tidak ada alasan itu sudah jelas kerjanja musuh Bangsa Acheh.Ketiga : Pura2 membela Acheh,Tidak setuju dengan Kemerdekaan Acheh,Itu musuhnya Bangsa Acheh.Keempat : Bung Ahmad, Helsinki itu Janji Kosong dari awal Bangsa Acheh di Skandinavia menolaknya, Saya lihat ulasan saudara tidak laku dijual di Sakandinavia.Kelima : Bung Ahmad,Bersiap siaplah untuk menyambut Hari 17 Agustus di Kedutaan RI Jawa di Stockholm bersama dengan Bapak M-Z.Ke Enam : Sudah terbukti dari dulu yang bahwa Ahmad Sudirnan Guru gaji anak kedutaan Jawa di Swedia.Ke Tujuh : Ahmad Sudirman bagaikan musang berbulu ayam.ke Delapan : Ahmad Sudirman Jawa Sunda Indonesia musuh nya Bangsa Acheh.Ke Sembilan : Jagan asik cari lawan.!! Cari lah kawan?.Ke Sepuluh : Renungkanlah apa yang sudah soudara tulis dan kerjakan di Swedia.Ke Sebelas : Berhentilah bersandiwara dengan Bangsa Acheh.Ke Dua belah : Tunggu saya di Mesjid.No virus found in this outgoing message.Stockholm, 10 Agustus 2006Bismillaahirrahmaanirrahiim.Assalamu'alaikum wr wbr.SEKILAS MEMBUKA KEDOK ORANG YANG BERJUANG MEMBELA ACHEH DENGAN CARA IKUT-IKUTAN SAJA.Ahmad SudirmanStockholm - SWEDIA.MEMBUKA KEDOK ORANG YANG MEMBELA ACHEH MELALUI CARA IKUT-IKUTAN SAJA.Sedangkan kamu adalah jawa tulen yang tak ada hubungan darah dengan orang aceh. Tapi kamu selalu menggonggong macam anjing kelaparan tentang perjuangan Aceh, apa maksut kamu mencampuri urusan perjuangan Aceh, dan berapa telah kamu terima upah dari Indonesia untuk bekerja sama dengan orang2 yang sudah menjual Aceh dengan dalih perdamaian, saya telah membaca tulisan kamu dan kamu ini lebih bahaya daripada kaum yahudi yang tengah memerangi ummat islam diseluruh pelosok dunia. Kamu ini sudah pasti keturunan sinokkronyo yang pada zaman dahulu telah menipu bangsa Aceh dengan cara berkutbah di mesjid2, padahal dia itu murni kaum nasrani, tak jauh beda dengan cara kamu berdakwah di media elektronic, mungkin sekali kamu Man agen daripada Indonesi yang berpura-pura konom membela orang Aceh. (Mirah Pati, [EMAIL PROTECTED] ,10 augusti 2006 14:10:28)Terimakasih saudara Mirah Pati di Jorpeland, Rogaland, Norway.Membaca isi komentar saudara Mirah Pati diatas atas tulisan Mengupas dan menguliti Komite Persiapan Acheh Merdeka Demokratik ( http://www.dataphone.se/~ahmad/060809a.htm ), ternyata tidak ada isinya. Mengapa ?Karena pertama, saudara Mirah Pati tidak memberikan argumentasi yang berupa fakta, bukti dan hukum yang kuat dan benar atas apa yang ditulis oleh Ahmad Sudirman dalam tulisan tersebut.Kedua, saudara Mirah Pati tidak bisa membedakan mana yang disebut dengan bangsa Jawa dan mana yang dinamakan dengan bangsa Sunda serta mana yang dipanggil dengan bangsa Acheh. Karena Ahmad Sudirman adalah bangsa Sunda, bukan bangsa Jawa. Nah, lain kali kalau memang ingin memperjuangkan Acheh, minimal harus mengetahui dahulu mengenai sejarah bangsa-bangsa yang ada di Asia Tenggara ini, atau paling sedikit mempelajari bangsa-bangsa yang hidup dan tinggal di Acheh sekarang ini.Ketiga, saudara Mirah Pati memang tidak mengetahui sejarah Acheh yang sebenarnya, sehingga ketika dibongkar sejarah Acheh yang sebenarnya dihubungan dengan RI, langsung saja dianggap kamu selalu mengelabui orang Aceh apa maksut kamu untuk mencampuri urusan perjuaangan Aceh. Coba kalau memang saudara Mirah Pati memiliki sejarah Acheh yang benar yang ada kaitannya dengan sejarah RI dan yang memiliki fakta, bukti, sejarah dan hukum yang kuat sebagai bukti bahwa Acheh dianeksasi atau dijajah RI tampilkan di mimbar bebas ini.Keempat, saudara Mirah Pati tidak mengerti dan tidak memahami tentang adanya orang yang mengemukakan tentang fakta, bukti, sejarah dan hukum tentang penganeksasian Acheh kedalam RI, lalu dianggap orang tersebut sebagai kamu tak layak mencampuri urusan orang Aceh untuk membebaskan diri dari penjajah indinesia.Kelima, karena saudara Mirah Pati memperjuangkan Acheh hanya ikut-ikutan saja, maka ketika disodorkan kehadapan muka-nya tentang fakta, bukti, sejarah dan hukum tentang penganeksasian Acheh kedalam wilayah RI, lalu menganggap kamu selalu menggonggong macam anjing kelaparan tentang perjuangan Aceh, apa maksut kamu mencampuri urusan perjuangan AcehKeenam, karena saudara Mirah Pati memang tidak mengetahui sejarah pertumbuhan dan perkembangan bangsa-bangsa di Asia Tenggara ini, maka langsung saja menuduh dan menganggap kamu adalah jawa tulen yang tak ada hubungan darah dengan orang aceh. Padahal Ahmad Sudirman adalah asli bangsa Sunda yang memiliki jalur pertumbuhan dan perkembangan sejarah tersendiri di Asia Tenggara ini.Ketujuh, karena saudara Mirah Pati memang tidak mengetahui Ahmad Sudirman, maka meluncurlah tuduhan berapa telah kamu terima upah dari Indonesia untuk bekerja sama dengan orang2 yang sudah menjual Aceh dengan dalih perdamaianKedelapan, karena saudara Mirah Pati tidak mengetahui apa yang terkandung dalam MoU Helsinki, maka lahirlah tuduhan kamu ini lebih bahaya daripada kaum yahudi yang tengah memerangi ummat islam diseluruh pelosok dunia.Kesembilan, karena saudara Mirah Pati sempit dalam mempelajari pertumbuhan dan perkembangan Islam baik yang ada di Acheh atau yang ada di dunia, maka lahirlah tuduhan Kamu ini sudah pasti keturunan sinokkronyo yang pada zaman dahulu telah menipu bangsa Aceh dengan cara berkutbah di mesjid2, padahal dia itu murni kaum nasrani, tak jauh beda dengan cara kamu berdakwah di media elektronicKesepuluh, karena saudara Mirah Pati adalah sangat dangkal dalam masalah perjuangan bangsa dan rakyat Acheh dibawah pimpinan Teungku Hasan Muhammad di Tiro, maka muncullah tuduhan kamu Man agen daripada Indonesi yang berpura-pura konom membela orang Aceh.Kesebelas, karena saudara Mirah Pati adalah seorang yang hanya ikut-ikutan dalam perjuangan pembelaan Acheh dan Islam, maka lahirlah pernyataan Kau lek Man sekarang lebih baik diam saja, jangan selalu mencampuri urusan rumah tangga orangNah, itulah sebelas alasan mengapa saudara Mirah Pati tidak mampu memberikan dasar argumentasi yang berisikan fakta, bukti, sejarah dan hukum yang benar atas tulisan Ahmad Sudirman yang tertuang dalam Mengupas dan menguliti Komite Persiapan Acheh Merdeka Demokratik.Saran Ahmad Sudirman, dipersilahkan saudara Mirah Pati dan geng di Jorpeland, Rogaland, Norway untuk berembuk dan mendiskusikan alasan-alasan yang bisa dipakai untuk menanggapi isi tulisan tersebut diatas. Apabila telah berhasil dipersilahkan untuk ditampilkan di mimbar bebas ini, agar supaya bisa ditanggapi secara bersama-sama. Jadi, tidak perlu hanya memlambungkan komentar yang tidak memiliki isi dan manfaat.Bagi yang ada minat untuk menanggapi silahkan tujukan atau cc kan kepada [EMAIL PROTECTED] agar supaya sampai kepada saya dan bagi yang ada waktu untuk membaca tulisan-tulisan saya yang telah lalu yang menyinggung tentang Khilafah Islam dan Undang Undang Madinah silahkan lihat di kumpulan artikel di HP http://www.dataphone.se/~ahmadHanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan hanya kepada Allah kita memohon petunjuk, amin *.*Wassalam.Ahmad Sudirman----------Date: 10 augusti 2006 14:10:28Subject: «PPDi» Vedr. «PPDi» MENGUPAS DAN MENGULITI KOMITE PERSIAPAN ACHEH MERDEKA DEMOKRATIK.Hai Amad Sudiman, kamu tak layak mencampuri urusan orang Aceh untuk membebaskan diri dari penjajah indinesia, dan kamu ini keturunan penjajah, kenapa? kamu selalu mengelabui orang Aceh apa maksut kamu untuk mencampuri urusan perjuaangan Aceh. Sedangkan kamu adalah jawa tulen yang tak ada hubungan darah dengan orang aceh. Tapi kamu selalu menggonggong macam anjing kelaparan tentang perjuangan Aceh, apa maksut kamu mencampuri urusan perjuangan Aceh, dan berapa telah kamu terima upah dari Indonesia untuk bekerja sama dengan orang2 yang sudah menjual Aceh dengan dalih perdamaian, saya telah membaca tulisan kamu dan kamu ini lebih bahaya daripada kaum yahudi yang tengah memerangi ummat islam diseluruh pelosok dunia.Kamu ini sudah pasti keturunan sinokkronyo yang pada zaman dahulu telah menipu bangsa Aceh dengan cara berkutbah di mesjid2, padahal dia itu murni kaum nasrani, tak jauh beda dengan cara kamu berdakwah di media elektronic, mungkin sekali kamu Man agen daripada Indonesi yang berpura-pura konom membela orang Aceh. Kau lek Man sekarang lebih baik diam saja, jangan selalu mencampuri urusan rumah tangga orang.Mirah PatiJørpeland, Rogaland, Norway----------
Checked by AVG Free Edition.
Version: 7.1.405 / Virus Database: 268.10.8/415 - Release Date: 2006-08-09
Yahoo! Messenger with Voice. Make PC-to-Phone Calls to the US (and 30+ countries) for 2¢/min or less.
No virus found in this incoming message. Checked by AVG Free Edition. Version: 7.1.405 / Virus Database: 268.10.9/416 - Release Date: 2006-08-10
Checked by AVG Free Edition.
Version: 7.1.405 / Virus Database: 268.10.9/417 - Release Date: 2006-08-11
Get your email and more, right on the new Yahoo.com __._,_.___
Tahukah anda!!! Lantak group tidak menapis sebarang maklumat yg anda kirim??? Inilah yg membuat berita anda cepat dan jelas (jangan salahgunakan keistimewaan ini)...
beri tahu maklumat ini kepada rakan anda, ajaklah mereka untuk bergabung bersama dengan hanya semudah megirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED]
Salam perjuangan.
--------------
ACHEH - Tiada pilihan lain selain MERDEKA!!!
**UNTUK BERHENTI MELANGGAN DARI MILIS LANTAK:
kirimkan email anda kepada [EMAIL PROTECTED]
http://lantak.cjb.net
*PLEASE REPORT ANY LANTAK ABUSE TO: [EMAIL PROTECTED]
YAHOO! GROUPS LINKS
- Visit your group "Lantak" on the web.
- To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
- Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
__,_._,___
