Note: forwarded message attached.


Open multiple messages at once with the all new Yahoo! Mail Beta. __._,_.___

Tahukah anda!!! Lantak group tidak menapis sebarang maklumat yg anda kirim??? Inilah yg membuat berita anda cepat dan jelas (jangan salahgunakan keistimewaan ini)...
beri tahu maklumat ini kepada rakan anda, ajaklah mereka untuk bergabung bersama dengan hanya semudah megirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED]

Salam perjuangan.
--------------
ACHEH - Tiada pilihan lain selain MERDEKA!!!
**UNTUK BERHENTI MELANGGAN DARI MILIS LANTAK:
kirimkan email anda kepada [EMAIL PROTECTED]
http://lantak.cjb.net
*PLEASE REPORT ANY LANTAK ABUSE TO: [EMAIL PROTECTED]





YAHOO! GROUPS LINKS




__,_._,___
--- Begin Message ---
SIARAN PERS AWG
Anggaran Pertahanan Keamanan: BRR Mengancam Reformasi Militer dan Merusak Sistem Pertahanan
 
Penyediaan anggaran untuk operasi TNI telah menempatkan BRR dalam posisi yang mengancam reformasi militer dan merusak mekanisme tatanan Pertahanan, baik yang diatur oleh UU TNI maupun UU Pertahanan. Kondisi ini dapat dilihat dari anggaran BRR untuk 2005 yang mencampuri anggaran TNI dan Pertahanan. Dalam anggaran tahun tersebut, tercatat anggaran keamanan Rp.122.200.000.000,- (122 milyar dua ratus juta rupiah) dan anggara Pertahanan Rp. 285.430.000.000,- (dua ratus delapan puluh lima milyar empat ratus tiga puluh juta rupiah). Rincian anggaran tersebut dapat menunjukan tujuan dan orientasi dari anggaran yang ada. Misalnya saja, dari anggaran pertahanan dianggarkan untuk operasi intelejen Rp.416.600.000,-, intelijen strategis Rp.1.085.000.000,- dll.
 
Ancaman terhadap reformasi militer dan merusak sistem Pertahanan, dapat dilihat dari beberapa aspek :
 
Pertama, BRR melakukan pelanggaran terhadap UU 34/2004 tentang TNI dan UU 3/2003 tentang Pertahanan. UU 3/2004, Pasal 66. (1) TNI dibiayai dari anggaran pertahanan negara yang berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara. (2) Keperluan anggaran sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diajukan oleh Departemen Pertahanan.
 
Kedua, efek dari pelanggaran terhadap kedua UU tersebut, berakibat kepada sulitnya mempertanggung jawabkan agenda teformasi TNI dan mengukur indikator sistem pertahanan secara nasional.
 
Ketiga, dalam konteks Aceh, BRR tidak sensitif terhadap proses perdamaian yang berlangsung. Apalagi pembiayaan untuk operasi intelijen dan inteligen strategis.
 
Disamping itu, BRR dalam konteks Aceh yang mempunyai kewajiban untuk melakukan rekontruksi dan rehabilitasi, tidak menunjukan kerja yang professional dengan mencampuradukan masalah rekontruksi dan rehabilitasi dengan masalah pertahanan dan keamanan yang bukan menjadi wewenang BRR / daerah.
 
Sekertariat : Jl. Dipomegoro No.9 Menteng Jakarta Pusat 10310
Tlp.62.21.3158570, 62 21 928 66654 Fax. 62.21.3158570
Email: [EMAIL PROTECTED] , [EMAIL PROTECTED]
http://www/awg/or.id
 


Get your email and more, right on the new Yahoo.com
--- End Message ---

Kirim email ke