| Pemerintah pusat Indonesia memberikan janji-janji kemudahan bagi suatu propinsi yang ada didaerah nusantara Indonesia apabila pemerintah sudah tidak sanggup lagi membendung atas desakan dan perlawanan yang keras dari rakyat setempat. Ketidak iklasan pemerintah pusat menjawab apa yang dituntut rakyat didaerah Acheh tergambar dari beberpa kegagalan atas pembentukan otonomi mulai dari pemberlakuan Daerah Istimewa di zaman Tgk.Daud Bereueh hingga ke UU No.8 2001 tentang otonomi khusus. Statement MUO
yang sudah ditanda tangani antara kedua belah pihak yang bertikai yang berlangsung di Helsinki merupakan suatu pernyataan persetujuan yang semestinya tidak ada lagi kendala â kendala untuk diiplementasikan dilapangan. Artinya kedua belah pihak yang bertikai seharusnya tidak ada salah satu yang merasa lebih diatas atau merasa dirinya mempunyai hak yang lebih besar dari pada lawan nya. Kenyataan yang kita perhatikan dalam implimetasinya di lapangan , ketidak iklasan RI masih sangat jelas terlihat,sehinnga rakyat masih harus menjerit-jerit agar supaya RUU PA yang sudah dirumuskan sepihak oleh pemerintah pusat RI harus menggambarkan semangat MOU Helsinki. Butir â butir MOU yang tergambar dalam RUU PA yang dihasilakan berdasarkan godoan pemerintah RI dengan parlemen nya adalah gambaran ketidak iklasan dan ketakutan mereka atas kehilangan hak â hak pusat untuk mengatur Acheh. Jadi dalam hal ini keyakinan saya atas keberhasilan RUU PA sama sekali
tak beralasan. Sejumlah pasal yang ada didalam undang-undang tersebut sama sekali tidak mencerminkan kesepakatan yang dicapai di Helsinki. Di antaranya soal pembagian kewenangan antara pemerintahan Aceh dan Pusat. Pemerintah pusat tidak serius dalam melepaskan kewenangannya di Aceh. Padahal, MoU jelas-jelas menyebutkan bahwa kewenangan Pusat di Aceh hanya pada enam poin saja, di antaranya pertahanan luar, kebijakan luar negeri, dan agama. Tapi, dalam MoU Pusat ada kewenangan lain, seperti masalah Pusat bisa mengurus pemerintahan yang bersifat nasional di Aceh. Ini tidak jelas, selain soal kewenangan juga soal pengadilan HAM yang tidak berlaku surut, kejahatan sipil yang dilakukan militer yang tidak diadili di pengadilan sipil, dan perimbangan keuangan antara pemerintah dan Aceh yang dinilai terlalu timpang. Tugas-tugas TNI juga menjadi tidak jelas dalam UU Pemerintahan Aceh. Padahal dalam MoU jelas bahwa TNI bertugas untuk pertahanan luar. Banyak substansi
krusial yang menjadi roh RUU PA yang bertentangan dengan MoU Helsinki. Malah, ibarat mundur dari UU 18/2001 tentang Otonomi Khusus. Sejak awal saat ada berita bahwasanya akan ada MOU antara GAM dengan RI saya sudah menduga akan ada kekeliruan yang sangat besar dari pihak GAM. seandainya MUO tersebut disetujui . Karena jauh hari kita semua sudah tahu kalau RI sudah berulang kali menyatakan yang mana mereka tidak pernah ada toleransi sedikitpun kalau tuntutan merdeka yang menjadi tujuan akhir dari GAM. Semestinya Profesionalisme GAM dalam bermain politik sangat di tuntut, kepekaannya untuk menjawab segala tantangan dan masalah adalah mutlak di pertahankan. Sebagaimana dengan pandangan pihak Indonesia yang masih terdapat keraguan kalau kalau pemerintahan sendiri Aceh akan mendatang kerugian bagi Indonesia.Mereka merasa kebebasan rakyat Aceh memiliki pemerintahan sendiri merupakan bagian dari strategi GAM memisahkan Aceh dari Indonesia. Jadi Self Government yang
sudah disetujui bersama antara kedua belah pihak yang bertikai akan berujung dengan kegagalan. Trik-trik politik semakin jelas dan nyata dimainkan oleh RI di Acheh sebagaimana yang dinyatakan oleh salah seorang kaki tangan nya yang berdomilisi di Acheh menyatakan "UU PA itu harapan masyarakat Aceh. 99,9 persen aspirasi mereka sudah tertampung dalam undang undang itu. Cuma memang ada teman teman GAM yang berharap agar kewenangan daerah lebih besar lagi seperti pengelolaan sumber daya alam. Namun undang undang menentukan sumber daya alam dikelola bersama oleh pemerintah daerah dan pusat. Mengenai partai local akan diperkenalkan pada tahun 2007 dan partai itu harus ikut pemilu nasional ditahun 2009. Mengenai pilkada pada bulan Desember, ada dua jalan yang bisa ditempuh petinggi GAM. Jalur pertama adalah menjadi calon independent atau menjadi wakil salah satu partai politik." RI masih saja beranggapan bahwa Acheh tersebut masih harus mereka atur
sekalipun tidak berdasarkan butir â butir MOU Helsinki. Sementara pihak GAM sendiri masih agak berat unuk menjawab semua tantangan RI dilapangan. dalam keberpura-puraannya memutar balik butir-butir MOU. Kalaupun seandainya di Acheh harus adanya pilkada, kenapa sistim politiknya tidak berurutan. Seharusnya pihak GAM dituntut sedikit lebih bijak dan teliti untuk mengkritisi lawan politilknya. Tidak pernah ada Pilkada kalau tahap RUU PA tidak sesuai dengan butir-butir perjanjian MOU Helsinki. Terjadinya lompatan tahap dari RUU PA ke pilkada adalah suatu kerancuan politik yang harus betul-betul di selesaikan terlebih dahulu. Sebelum menuju ke tahab berikutnya. Tapi yang harus digaris bawahi.seharusnya bangsa Acheh tidak perlu lagi merengek-rengek mengemis-ngemis pada pemerintah RI agar harus begini dan begitu! Karena dalam hal ini kepiawan GAM lah yang menentukan semuanya sesudah MOU ditandatangani bersama. Pemerintah Indonesia seharusnya tidak boleh merasa
lebih penting dari GAM. Tapi kenapa kenyataannya dilapangan begitu..? jawaban nya Sistem perang urat syaraf yang dimainkan oleh GAM akhir-akhir ini adalah bukti kelemahan GAM. Apakah kelemahan itu disadari ataupun tidak akan menuai kefatalan yang sangat buruk bagi rakyat Acheh kalau kiranya GAM tidak bijak dan cepat bertindak dalam menjawab segala tantangan. Belum lagi terdapatnya dua kubu GAM dalam mejagokan calon gubernur Acheh. Kritikan demi kritikan dari masyarakat Aceh agar supaya merefisi kembali apa yang sudah terjadi di tubuh GAM agar supaya rakyat tidak bingung nantinya dalam menentukan sikapnya. Response yang dingin oleh pihak GAM merupkan pukulan yang sangat berat bagi rakyat. Seakan-akan pupus sudah hasrat untuk merdeka. Kekecewaan rakyat dan putus harapanya rakyat semestinya tidak terjadi kalau seandainya GAM agak lebih bijak dalam menjalankan politik urat saraf menurut mereka. Nampak-nampaknya pihak pemerintah RI semakin lega dan semakin terbuka
peluang untuk menggagalkan niat GAM menuju ke kemerdekaan Acheh. Perpecahan dan dukungan rakyat Acheh ke GAM sudah ternodai dengan adanya kesilapan yang kalau tidak diantisipasi secepatnya akan berdampak sangat negative bagi rakyat Acheh itu sendiri. Wahai rakan-rakan yang masih cinta kepada kemerdekaan Acheh, mari kita sama-sama singsingkan lengan baju. Jangan hanya menonton menanti apa yang akan terjadi. Karena kegagalan sudah berada diambang pintu. kalau tidak penjajahan akan lebih merajalela di tanah Acheh yang sangat kita cintai bersama. ============================================================================
| |||||||||||||||||||||||||||||
All-new Yahoo! Mail - Fire up a more powerful email and get things done faster. __._,_.___
Tahukah anda!!! Lantak group tidak menapis sebarang maklumat yg anda kirim??? Inilah yg membuat berita anda cepat dan jelas (jangan salahgunakan keistimewaan ini)...
beri tahu maklumat ini kepada rakan anda, ajaklah mereka untuk bergabung bersama dengan hanya semudah megirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED]
Salam perjuangan.
--------------
ACHEH - Tiada pilihan lain selain MERDEKA!!!
**UNTUK BERHENTI MELANGGAN DARI MILIS LANTAK:
kirimkan email anda kepada [EMAIL PROTECTED]
http://lantak.cjb.net
*PLEASE REPORT ANY LANTAK ABUSE TO: [EMAIL PROTECTED]
SPONSORED LINKS
| Asia business | Asia | Region mortgage company |
| Regions mortgage inc | Regions mortgage |
YAHOO! GROUPS LINKS
- Visit your group "Lantak" on the web.
- To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
- Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
__,_._,___
