Njoe mantapthat tgk Agamsidroe, meuphomthat bak neubaca "peta ulama". Njengka
mumang dua droe ureueng akibat hana geutuoh baca peta ulama, hingga ka
geupeurajek kitab kuneng ngen Qur-an dan Hadist. Kaglue kitabnjan ngen aneuk
panah.Meunje ulama wareh Nabi,(Ulama warasatul Ambiya), Qur-an dan Hadist
makanangeuh, ken kitab kuneng. Inankeuh puncasilap.
agamsidro <[EMAIL PROTECTED]> skrev:
Minggu lalu, MPU Aceh utara menyeleksi Ulama yang akan ikut
Musyawarah. Para peserta yang akan ikut di tes membaca )dan memehami) Kitab
Kuning, serta pemahaman Agama oleh teungku yang lebih senior. Ini aku kira
kemajuan yang sangat berarti. Supaya jangan setiap orang yang mengaku ulama
ikut Musyawarah dan menentukan kebijakan untuk umat. Sehingga kebijakan atas
nama agama yang dilahirkan justru bertentangan dengan niali-nilai agama itu
sendiri.
Namun, di isis lain, menurut saya, seharusnya ulama melompat sedikit lebih
tinggi, bukan hanya memahami masalah agama melalui kitab kuning, namun juga
memahami masalah-masalah sosial (dan bahkan teknikal) lainnya dari perspektif
keilmuan. Dengan demikian, mereka akan merekomendasikan dan memutuskan suatu
perkara sosial yang membumi dan ssuai dengan realitas kekinian. Sebab selama
ini ada keputusan yang dikeluarkan ulama sedikit ketinggalan zaman, atau
setidaknya tidak dekat dengan isu-isiu sosial, sehingga terkesan masih langitan
dan sedikit bermimpi.
Kiranya perlu ulama Aceh memahami filsafat, sosiologi, ekonomi, dan aliran
lain dalam ranah filsafat positifistik agar nilai agama masuk dan tepat
sasaran, agar keputusan agama adalah keputusan realitas kehidupan manusia yang
nyata. Hal ini perlu agar apa yang disampaikan ulama bukan hanya petuah saja,
tetapi juga ilmu pengethuan yang dipahami masyarakat (modern). Dan apa yang
disampaikan ulama sesuai dengan kebijakan dan perkembangan global. Sehingga apa
yang mereka sampaikan adalah fatwa yang memiliki bargaining keilmuan yang kuat
dan tidak menjadi koar yang sia-sia. Kasihan ulama kalau mereka bersuara namun
suaranya tidak didengar dan bhakan dilecehkan. Ulama adalah pewaris Nabi,
kerenanya harus memiliki ilmunya para Nabi. Ilmu politik, ekonomi, strategi
peperangan, peneklukkan, komunikasi efektif, psikologi dan lain sebagainya.
Dengan demikian mereka akan menjadi nabi dalam konteks kehidupan modern kita
saat ini.
No virus found in this outgoing message.
Checked by AVG Free Edition.
Version: 7.5.516 / Virus Database: 269.19.21/1263 - Release Date: 2/6/2008 8:14
PM
---------------------------------
Alt i ett. Få Yahoo! Mail med adressekartotek, kalender og notisblokk.