Mari kita sama-sama menunggu keputusan Allah siapa diantara kita yang sesat. Masak keluarga Muawiyah dan Yazid benar, keluarga Rasulullhah sesat? Kaglue awak droeneuh ngen aneuk panah, Kakreueh bhankeue ngen bhan likot, ka senior muallaf ngen teungku, he he he.
http://achehkarbala.blogspot.com/ KEBANYAKAN MANUSIA LARUT DALAM MASALAH FURUQ SEMENTARA MASALAH YANG FUNDAMENT/USULUDDIN TERABAIKAN. DISINILAH AKAR PERSOALAN KELIRUNYA MEREKA Muhammad al Qubra Acheh - Sumatra KITA DITUNTUT ALLAH AGAR ARIF MEMBACA FENOMENA-FENOMENA DI JAMAN KITA MASING-MAASING HINGGA MAMPU MENGAMBIL I’’TIBAAR YANG TEPAT MANA FENOMENA YANG MERUPAKAN BAHTERA NABI NUH TEMPAT KITA BERTEDUH Dalam system negara Indonesia koruptor meraja lela dan bahkan sudah mendarah daging. Hukuman kepada para koruptor masuk bui alias jerejak besi andaikata terbukti. Realitanya para koruptor itu lebih licik dibandingkan para hakim. Justru itu para koruptor kelas kakap tidak akan terkena jaringan hukum kecuali koruptor kelas teri. Hukum seperti itupun bukan hukum Hindunesia tapi hukum laba-laba juga dimana yang terjaring adalah golongan capung, kupu-kupu, belalang dan sebagainya (baca rakyat biasa). Begitu hukum laba-laba itu brhadapan dengan tikus, elang, anjing, babi, serigala lembu dan kerbau, hukumpun dikoyaknya dan bahkan di injak-injak. Lalu datanglah orang yang berpenampilan pakaian Rasulullah dan berjenggot tapi lugu macam "Abu Hurairah dan Abu Musa al Asy'ari" hendak menerapkan keadilan dalam system yang dikuasai penguasa dhalim (baca Muawiyah). Apa yang terjadi? Bukan saja hukum itu dapat diterapkan keadilannya, malah mereka sendiri masuk perangkap Muawiyah tanpa mereka sadari mentaati Muawiyah bagaikan mentaati Rasul ketika masih hidup. Bagaimana mungkin kita disatu sisi mentaati Penguasa dhalim yang mempermainkan hukum Allah sementara kita pada saat yang sama diperintahkan Allah untuk mentaatinya? Allah berfirman: "Hai orang-orang yang beriman, ta'atilah Allah, Rasul Nya dan ulul amri mingkum (wali diantara kamu). Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah (ia)kepada Allah (Al Qur-an)dan Rasul (Sunnahnya),jika ka mu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu lebih utama (bagi mu) dan lebih baik akibatnya. (QS An-Nisaa',4: 59) Apakah terlalu dhaif buat kita yang hidup di jaman modern ini hingga gak mampu mengambil i'tibar dimana system Indonesia itu sama dengan system Muawiyah? Kalau kita berasumsi bahwa Yudhoyono itu pemimpin Islam yang diperintahkan Allah untuk kita taati disebabkan dia itu masih shalat, Muawiyah dan Yazid anaknya kan masih shalat juga? Kalau orang lugau macam Abu Hurairah dan Abu Musa al Asy'arie, orang "alim" yang dimanfaatkan Muawiyah hingga begitu taatnya kepadanya, bukankah MUI dan juga orang-orang alimpalsu lainnya mentaati penguasa dhalim itu? Apa Dhalimya Youdhoyono? Ketika koruptor nomor wahid din Dunia dimana kekayaan hasil manipulasinya diperwarisi kepada anak-anaknya sekarang, Youdhoyono bertanggung jawab untuk tegaknya hukum atas Suharto tsb tapi Yudhoyono percaya saja pada hakim-hakim "laba-laba" itu. Inilah yang membuat Umar Said menulis bahwa negara dalam kekuasaan Yudhoyono adalah Orde Baru Jilid 2. Yang paling penting dipahami adalah, bahwa sejak Soekarno menyulap Piagam Jakarta menjadi Pancasila sampai diteruskan penguasa-penguasa lainnya sampai hari ini di Indonesia takpernah menggunakan hukum yang diturunkan Allah dimana perintahNya cukup jelas sebagaimana tertera dalam Surah al Maidah ayat 44, 45 dan 47. Allah berfirman: "Sesungguhnya Kami telah menurunkan Kitab Taurat berisi petunjuk dan cahaya yang menerangi. dengan Kitab itu ditetapkan perkara terhadap orang-orang Yahudi oleh Nabi-nabi yang telah sama-sama berserah diri kepada Tuhan dan oleh Ulama-ulama serta Pendeta-pendeta mereka dengan mana mereka telah diminta untuk memelihara Kitab Allah di samping mereka bertindak pula sebagai saksi terhadapnya. Oleh karena itu janganlah kamu takut kepada manusia tetapi takutlah kepada-Ku. Dan janganlah kamu menukar keterangan-keterangan-Ku dengan nilai yang rendah. Barangsiapa yang memutuskan perkara bukan menurut apa yang diturunkan Allah, mereka itu adalah orang-orang kafir. (QS, 5 : 44) Dan Kami telah tetapkan terhadap mereka di dalam Taurat bahwa jiwa dibalas jiwa, mata dengan mata, hidung dengan hidung, telinga dengan telinga, gigi dengan gigi bahkan luka pun ada hukum balas yang setimpal. Namun barangsiapa yang rela melepaskan hak balasnya, maka perbuatan itu menjadi penebus dosa baginya. Barangsipa tidak memutuskan perkara menurut yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang zalim. (QS, 5 : 45) Dan hendaklah kaum pengikut Injil mengadili perkara menurut apa yang diturunkan Allah di dalamnya. Barangsiapa tidak mengadili perkara menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang fasik. (QS, 5 : 47) Ayat muhkamat diatas sebagai indikasi bahwa kita dituntut Allah untuk mendirikan system Allah atau Negara Islam. Kalau system tidak Islam macam Indonesia, bagaimana mungkin hukum Allah di gunakan didalamnya? Justru itu bagaimana mungkin PKS hendak menerapkan Syariah Islam di Acheh yang nota benenya masih bahagian dari system Taghut Indonesia yang dhalim hipokrit dan korrupt itu. Bukankah PKS itu sama lugunya macam Abu Hurairah dan Abu Musa al Asyari? Jadi apa juga yang harus dilakukan PKS kalau mereka konsekwen dengan ajaran Islam murni? Beradaya upayalah sedapat mungkin agar system di Acheh - Sumatra terbebas dari system Taghut Indonesia. Itu adalah platformnya, tempat hukum Allah atau Syariat Islam murni diterapkan dengan benar. Bagaimana mungkin kambing mau ditempatkan dalam kandang anjing? Bagaimana mungkin kerbau mau ditempatkan dalam kandang harimau? Tidakkah anda mampu be ________________________________ Fra: Mukarram Ibrahim <[email protected]> Til: [email protected] Sendt: Tirsdag, september 15, 2009 9:23:11 Emne: Re: Bls: SV: [IACSF] Agen Asing Tolak Qanun Jinayah Asslamu'alaikum Sdr Jaka, Yang perlu kita renungkan hanyalah status kita dimata ALLAAH, Apa artinya sebutan mukmin dari manusia jika ALLAAH menetapkan kita kafir dan kekal dineraka selama2nya. Sebaliknya jka ALLAAH telah ridha pada diri kita maka jutaan hujatan manusia taklah berarti sama sekali. Jadi yang mestinya kita renungkan adalah apakah ALLAAH Ridha atau Murka, hanya itu. Ada baiknya kita berdiskusi bagaimana cara menyikapinya yang di Ridhai ALLAAH. Bisa jadi penerapan segera (hukum rajam) yang diridhai ALLAAH? Atau bisa jadi penundaan sementara karena kondisi tertentulah yang diridhai ALLAAH, Wallaahu'alam. Tentu saja pembahasannya harus didasari pada kaidah syar'i merujuk tuntunan ALLAAH & Rasulullaah dgn pemahaman para sahabat ridwanullaah' alaihim. Sebaiknya PEMDA menanyakan solusi nya kpd Lajnah Ad-daimmah Lilbuhul wal ifta (Lembaga kajian ilmiyah dan fatwa, MUI nya Saudi), karena disana markas banyak para ulama yg berkhitman untuk Ad-Dien & Ummat berlandaskan ilmu (Qur'an & Sunnah). Wallaahu'alam. ----- Original Message ----- >From: jaka >To: ia...@yahoogroups. com >Sent: Tuesday, September 15, 2009 9:50 > AM >Subject: Re: Bls: SV: [IACSF] Agen Asing > Tolak Qanun Jinayah > > >kerja mereka selalu membuat ketidak nyamanan >bila menolak pasti di sebut kafir >hahahahaha,jadi gelombang aksi yang menolak qanun itu disebut > kafir. > > >Pada 14 September 2009 17:32, Muhajir Pemulung <muhajir...@yahoo. com> > >menulis: > > >>Karena gerakan >> mahasiswa sudah dkuasai oleh kepentingan golongan-golongan tertentu >> dan partai politik. Sudah menjadi rahasia umum kalau yang membuat >> aksi >> mendukung qanut jinayat itu kan anak-anak LDK "domba" nya PKS. >> Pengennya syariat islam secara kaffah tapi qanun itu tak kaffah, >> kian >> dile di seumike aneuk mit LDK, KAMMI, Fosma nyan.. >> >>Makanya >> kepentingan yang diangkat bukan kepantingan rakyat Aceh, tapi >> kepentingan PKS. Palestina, Syariat Islam, sampai menolak pemantau >> asing ketika pemilu kemaren itu kan kerjaannya PKS.. >> >>Jawaban >> dari pertanyaan Bang Mustafa Bambi, kampus sudah dikuasia >> kepentingan >> politik PKS. Itu >> jawabannya.. >> >>Saleum.. >> >> >>--- Pada Sen, >> 14/9/09, MUSTAFA BAMBI <mustafa_bambi@ yahoo.dk> menulis: >> >> >>>Dari: >>> MUSTAFA BAMBI <mustafa_bambi@ yahoo.dk> >>>Judul: SV: >>> [IACSF] Agen Asing Tolak Qanun Jinayah >>>Kepada: >>> ia...@yahoogroups. .com >>>Tanggal: Senin, 14 September, 2009, >>> 9:53 AM >>> >>> >>> >>>ada apa dgn mahasiswa Aceh selama ini yg selalu >>> kontroversial >>>dgn aspirasi rakyat Aceh setiap aksi2 yg dilakukan >>> ,, >>>kemudian aksi yg penuh otoriter dan sarat memaksakan >>> kehendak , >>>main musuh-musuhan ...lagi,, >>> >>> >>>--- Den man 14/9/09 skrev Mr Murizal >>> <mrmuri...@yahoo. .com.sg>: >>> >>> >>>>Fra: Mr >>>> Murizal <mrmuri...@yahoo. com.sg> >>>>Emne: [IACSF] Agen Asing >>>> Tolak Qanun Jinayah >>>>Til: aceh_institute@ yahoogroups. >>>> com, ia...@yahoogroups. com >>>>Dato: mandag 14. september >>>> 2009 07.53 >>>> >>>> >>>> >>>>dear all >>>>yg setuju atau >>>> tolak >>>>baca dulu qanun tsb >>>>baru >>>> bicara. >>>>ditemukan byk pertentangan dg >>>> UUPA >>>>disahkan diakhir masa tugas dewan he he >>>> he >>>> >>>>saleum >>>>MH >>>> >>>> >>>>Agen Asing Tolak >>>> Qanun Jinayah >>>> >>>>hMag Satu | The Globe Journal | >>>> Senin, 14 September 2009 >>>> >>>>Banda Aceh – Mahasiswa >>>> yang tergabung dalam massa Forum Komunikasi Untuk >>>> Syariah (Fokus), Senin (14/9) kembali mendatangi >>>> Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) untuk >>>> mendukung disahkannya Qanun Jinayat oleh pihak >>>> legislatif. >>>> >>>>www.tgj.co.id >>>> >>>>________________________________ Get your preferred Email name! >>>> >>>>Now you can @ymail.com and @rocketmail. com. >>>> >>> ________________________________ >>> >>>Find din nye laptop på kelkoo.dk. Se de gode tilbud her! >>________________________________ >> Coba Yahoo! Mail baru yang LEBIH CEPAT. Rasakan bedanya sekarang! > _________________________________________________________ Alt i ett. Få Yahoo! Mail med adressekartotek, kalender og notisblokk. http://no.mail.yahoo.com
