Njan apa tangsenjan saban kloprip lagee apa norway njeng teungeh meureunoe bahasa Meulayu bak milis IACSF njoe. Djadi pantaslah geujue deunge nasehat apa tangse njeng baroeken mabok ngen peng tsunami di BRR, keureudja saban ngen Kuntoro, lelek jawakarta. Djadi uroenjoe kadjuet keupeunasihat meuneurot apa Norway, ha ha ha
________________________________ From: omar puteh <[email protected]> To: iacsf <[email protected]> Sent: Wed, October 28, 2009 11:35:38 PM Subject: [IACSF] Siapakah Entrepreneur Pembangun Infrastrukur Syariat Islam di Achèh? Siapakah Entrepreneur Pembangun Infrastrukur Syariat Islam di Achèh? Para penasihat-penasihat Bapak Irwandi Yusuf, Gubernur KDH/Achèh patut sekali mendengarkan pandangan dan nasihat tentang pelaksanaan hukum Syaria'ah di Achèh, dari Tengku Muhammad Dahlan Tangsée, ataupun dari siapapun yang butir-butir pandangan dan nasihat mereka itu, akan bisa menjadi kerangka pengukuh terhadap infrastrukur pelaksanaan syaria'ah Islam di Achèh. Karena kita tidak perlu berdolak-dalik dan berdaleh-dalah, tetapi kita musti takut menolak hukum-hakam dari Allah SWT dan musti berani dan nekad mencampakkan segala rintangan yang coba menghalangnya, rawé-rawé rantas, malang-malang putus, yang kemudian semuanya itu akan dipertanggung jawabkan didepan Allah SWT! Korea Selatan membangun bangsa dan negaranya sejak Jenderal Park Chung-hee hingga sekarang ini lewat pen-design-an tekhnologinya, malahan kehidupan bangsanyapun lewat pen-design-an. Lee Kwan Yew, membangun infrastruktur Singapura sebagai negara kota, pertama sekali mendesign-kan "kembaran" ketegasan struktur hukum-hakam dan model demokrasinya. Untuk kemajuan pesat Negara Kota Singapura Dr Tengku Hasan Muhammad di Tiro, pernah memberikan komentar kepada para alumnus GAM: Singapura adalah rakyatnya! Karena ketika beliau masih sedang bersama-sama para Admiral Amerika dan Inggeris di Singapura ketika beliau sebagai penasihat politik kepada Tunku Abdurrahman Putra al Haj, PM Malaysia Pertama ditahun 1962, Lew Kwan Yew, masih lagi sebagai penasihat hukum dari surat kabar Strait Time. MoU Helsinki, Findlandia sebenarnya sudah men-design-kan Achèh dalam semangat perjanjian damai yang telah ditanda tangani antara GAM dan GOI, diantara essensialnya bagaimana Bapak Irwandi Yusuf, bisa terpilih memangku jabatan Gubernur/KDH Achèh, sekarang ini lewat "designed democration" yang memberikan beliau jabatan kegubernuran di Achèh, dengan kuasa tertinggi keatas badan-badan sipil dan militer. Maka dalam masalah pembangun infrastruktur Syari'ah Islam di Achèh para ulama dan ahli hukum-hakam perlu segera pen-design-an hukum-hakam nasional tampa tèdèng aléng-aléng, sehingga masalah hukum-hakam dari Allah SWT, tetap diatas segala hukum yang ada sekarang ini, yang sedang diberlakukan di Achèh! Sementara ini, memang diakui, apa yang telah dibuat oleh "Lawmaker" DPR Nekolim, sekembalinya dari berplesiran, menghamburkan uang rakyat, telah dipandang oleh Bapak Irwandi Yusuf, Bapak Gubernur KDH/Achèh, sebagai hasil kerja para "Lawmaker" yang baru saja selesai membuat Coup d'etat, makar jahat, sebagai yang telah disitir awal oleh seorang teman! Omar Putéh Meunasah Reudeuep Achèh Rajeuek
