Meunje gohlom tabatja buku njeng neutuleh le Tgk DR Hasan Muhammad Ditiro, 
gohlom tatusoe droeneuhnjan. Tatusoe sidroedroe Ideolog han meumada deungen 
tatusoenan manteng. Pabila Wali Nanggroe Acheh hana tatukri atau hana tadalami 
ide droeneuhnjan njeng ka neutuang lam puluhan buku, hana bida droeneuhnjan 
ngen Yudoyono. Pabila katadalami ide Wali baro tateupeue meutulak beulakang 
atau bida 180 deradjat ngen Yudhoyono njeng tjareng tapi seb bangainjan. Watee 
bangsa Acheh lam keuadaan berdjuang hana ureueng njeng peupheb droeneuhnjan 
keutjuali cuak atawa phek. Teuma masanjoe phek kadjeut di peuleumahdroedjih 
meuseubab Acheh kameuramah. Hainjoe ken salah wali, meuseubab droeneuhnjan 
hanale geuteuoh seumike akibat keuneng peunjaket strok. Paken ek keuneng 
peunjaket njeng hanadjrohnjan? Pasaidjih le ureueng Acheh njeng bthat neuharap 
leupasan Libiya meutulak beulakang pikerandjih ngen wali nanggroe. 

Paseue ureueng ineng droeneuhnjan handjeuet takira meunje kameupisah. Tji 
neubatja seudjarah para Rasul manteng na njeng meukawen ngen eks  non Islam. 
Geutanjoe beupanjang antine batjut bek sampe gara-gara pakaian manteng ka 
sokmok tjara seumike. Keupeue tapakek ijakrong ngen silop meunje geutanjoe 
meusaboh lam system Taghut zaliem dan munafek, ken sabantjit njen fek.
Meuah meunje na gasa narit siangen
(Angku di Meureudu)




________________________________
From: Seramoe Acheh <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Fri, April 16, 2010 2:02:19 PM
Subject: Re: [Lantak] Re: |IACSF| PEMBOHONGAN TERHADAP WALI NEGARA

  
bek meunan tapeutebit narit hana geut wateu di baca leu bangsa laen,kupu 
tapeusalah teugku.hasan di tiro,yang geupuka mata bangsa aceh mangat taturie 
droe teh,tapi ureng di sampeng gopnyan yang ka di jak peugala aceh keu 
jawa,wateu wali bantrok geuwo u aceh hanjet meurempok meusidro di jaga leu 
pengkhianat, bek boco rahasia jih..bek di leu neu peusalah wali ..  





________________________________
From: dara aceh <krueng_mane@ yahoo.ca>
To: ia...@yahoogroups. com
Sent: Fri, 16 April, 2010 5:12:22 PM
Subject: Re: [Lantak] Re: |IACSF| PEMBOHONGAN TERHADAP WALI NEGARA

  
menyo hana bansa aceh yang peselamat gopnyan thon 76, adak ahasan tiro nyan lam 
pague cit. jino kon nyan hai li meruwa..hasan tiro hana gleh pruet, maka jih 
trep umu. sayang wali kah, sou si dora dan pue agama si karim?? hasan tiro 
suami dari dora(yahudi) bapak dari Karim(hana mupue agama) kakek 
Alexander..hahahahh ahahahahahhahaha hhahahaaaaaaaaaa aaaaaaaaaaaaa! peugah bak 
kameng mejanggot(Muzakir kleng sp lhee) yue rah beugleh punggong hasan tiro.





________________________________
From: omar puteh <om_pu...@yahoo. com>
To: ia...@yahoogroups. com
Sent: Thu, April 15, 2010 10:44:35 PM
Subject: Re: [Lantak] Re: |IACSF| PEMBOHONGAN TERHADAP WALI NEGARA

  
Meunjoë hana meusabab Tengku Hasan di Tiro, hana troih kah u uluwa nangroë. 
Masalah umuë bak Po teuh Allah SWT.
 
So makhluk atawa hamba Allah SWT, yang teupeë dalam rung donjä-njoe, padjan dan 
pat dikah akan matée-meuseumpom, meunjoë kon singoh atawa lusa atawa....... .?

Bèk teukabôë bak Allah SWT, sang-sang dikah hana akan tuha dan akan hana matée! 
 Beubagaih dikah kahmeudôa bak Po teuh Allah SWT, dak djeuet bèk matèe muda!
 
Astaghfirullah hal aziiim...... ......... ......... ......... ......... 
......... ..



________________________________
 From: dara aceh <krueng_mane@ yahoo.ca>
To: ia...@yahoogroups. com
Sent: Thu, April 15, 2010 7:40:10 AM
Subject: Re: [Lantak] Re: |IACSF| PEMBOHONGAN TERHADAP WALI NEGARA

  
Kiban lipaya...... pue mantong panyang umu Wali songo??

http://ca.mg4. mail.yahoo. com/dc/launch? .gx=0&.rand=3077j0ohrvdnc


15 April 2010, 12:07
Hasan Tiro Kembali Masuk Rumah Sakit
Utama 
BANDA ACEH - Deklarator Gerakan Aceh Merdeka (GAM), Dr Tgk Hasan Muhammad di 
Tiro (85), Rabu (14/4), kembali diboyong ke Rumah Sakit Umum Dr Zainoel Abidin 
(RSUZA) Banda Aceh. Hingga malam tadi, pria yang dikenal dengan panggilan Wali 
ini masih menjalani perawatan di ruang intensif VVIP.

Menurut ajudan pribadinya, Muzakkir bin Abdul Hamid, Tgk Hasan di Tiro dibawa 
ke RSUZA sekitar pukul 11.00 WIB, dengan menggunakan mobil dari rumah yang 
selama ini ditempatinya di Jalan Pemancar, Lamteumen, Banda Aceh. “Tadi sudah 
dicek oleh dokter pribadi beliau, dr Fakhrul Jamal. Wali tidak sakit, tapi 
hanya kelelahan dan butuh istirahat,” kata Muzakkir Hamid menjawab Serambi sore 
kemarin, di luar ruang VVIP lantai II RSUZA. 

Selain Muzakkir, selama dalam perawatan Hasan Tiro juga dijaga oleh 
keponakannya, Tgk Musanna Tiro. Sedangkan di bagian luar dikawal sejumlah 
anggota KPA. Sekitar pukul 17.30 WIB, Wakil Ketua KPA, Abu Razak serta sejumlah 
petinggi KPA lainnya tampak baru keluar menjenguk Hasan Tiro. Namun Serambi 
tidak diizinkan masuk menjenguk Hasan Tiro, apalagi mengambil fotonya. 

Dihubungi melalui telepon genggamnya, Muzakkir Hamid mengatakan, Tgk Hasan Tiro 
mengalami kelelahan setelah pulang dari mengunjungi sanak keluarganya di 
Tanjong Bungong, Kabupaten Pidie, beberapa hari lalu. Selama di sana, kata 
Muzakkir, Tgk Hasan Tiro berziarah ke kuburan ayahnya, Tgk Muhammad di Tiro 
yang berada satu kompleks dengan kuburan abang Tgk Hasan Tiro, Zainal Abidin, 
dan sejumlah anggota keluarganya.

“Beliau juga menyempatkan diri berziarah ke makam kawan akrab beliau selama di 
kampung, Tgk Azhari, yang meninggal beberapa hari lalu. Sepulang dari sana, 
Wali mengajak kami untuk berkunjung ke rumah keluarga Tgk Azhari di Gampong 
Pineung, dekat Trubue,” ujarnya.  Menurut Muzakkir, meski sudah tua dan sudah 
lemah, namun Tgk Hasan Tiro tetap bersemangat, terutama jika dikunjungi oleh 
keluarga dan orang-orang dekatnya. “Beliau cukup respek dengan siapa saja yang 
ingin bertemu. Rasa hormat dan memuliakan tamu sangat luar biasa. Terkadang 
beliau mengantarkan tamunya sampai ke pintu,” kata Muzakkir.   

Menurut Muzakkir, dirawatnya Tgk Hasan Tiro di RSUZA kemarin juga atas 
permintaan yang bersangkutan. “Beliau ingin istirahat yang cukup, agar bisa 
kembali fit. Karena masih banyak daerah yang harus dikunjungi. Seperti memenuhi 
undangan ke Lamno (Aceh Jaya) dan Takengon (Aceh Tengah),” katanya. 

Ditanya tentang kemungkinan Tgk Hasan Tiro dirawat di rumah sakit di luar 
negeri, Muzakkir Hamid menyatakan, sampai saat ini belum ada rencana ke arah 
itu. Dikatakan, pihaknya masih mempercayakan perawatan Tgk Hasan Tiro di bawah 
pengawasan dr Fakhrul Jamal yang selama ini menjadi dokter pribadinya, juga 
dokter pribadi Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf. “Apalagi rumah sakit kita (RSUZA) 
juga sudah cukup standar, memang masih ada kekurangan di sana sini, tapi kami 
percaya tim medis dapat memberikan yang terbaik,” ujarnya. 

Muzakkir juga memohon doa dan dukungan dari masyarakat agar Tgk Hasan Tiro 
diberikan kesehatan oleh Allah, juga agar kehidupan masyarakat Aceh selalu 
damai dan bisa hidup sejahtera. Ia juga berharap masyarakat tidak terprovokasi 
dengan upaya-upaya pihak-pihak yang mencoba membuat Aceh kembali terpuruk dalam 
konflik.

Sementara itu, dokter Fakhrul Jamal menjawab Serambi via pesan singkat (SMS) 
tadi malam mengatakan, Tgk Hasan di Tiro cuma perlu istirahat karena kelelahan 
dan mengalami batuk. “Beliau perlu istirahat karena mengalami batuk-batuk, 
mungkin terserang flu. Karena sudah berumur lanjut jadi mudah sakit, apalagi 
cuaca di Aceh saat ini sedang tidak bersahabat,” ujarnya.(sal/nal) 





________________________________
 From: omar puteh <om_pu...@yahoo. com>
To: lan...@yahoogroups. com; ia...@yahoogroups. com; ppdi <p...@yahoogroups. 
com>; lantak <lan...@yahoogroups. com>; eddy lamno suheri <eddyla...@yahoo. 
com>; acsa <a...@yahoogroups. com>; bakhtiar 59 <bakhtia...@yahoo. com>; Yusra 
Habib Abd Gani Yusra Habib <yusrahabib21@ hotmail.com>; muzakkir hamid 
<muzakkir_hamid@ yahoo.com>; Seramoe Acheh <seramoe_acheh@ yahoo.com>
Sent: Thu, April 15, 2010 12:36:14 AM
Subject: Re: [Lantak] Re: |IACSF| PEMBOHONGAN TERHADAP WALI NEGARA

  
Perbaikan untuk tulisan saya, tetapi yang ini saja: 
 
Dalam bulan Juni, 1999 ketika dalam perjalanan kami ke kediaman saudara Yusra 
Habib Abdul Gani di Danmark dengan mengawali kunjungan Wali Negara Tengku Hasan 
Muhammad di Tiro dikediaman Wali Negara di Swedia, Wali Negara langsung sebaik 
saja saya menyapa salam beliau, lantas beliau menyebutkan kedua nama: HH dan DH.
 
Sepatutnya tertulis:  
Dalam bulan Juni, 1999 ketika dalam perjalanan kami ke kediaman saudara Yusra 
Habib Abdul Gani di Danmark, dengan mengawali kunjungan kami kehadapan Wali 
Negara: Tengku Hasan Muhammad di Tiro,  dikediaman Wali Negara di Swedia, maka 
sebaik saja saya menyapa salam kepada beliau, lantas beliaupun menyebutkan 
kedua nama: HH dan DH.
 
Dan satu lagi terkirim nama sebuah alamat asing yang tidak tersengaja, yang 
tidak lagi terkirim ulang sekarang




________________________________
 From: omar puteh <om_pu...@yahoo. com>
To: ia...@yahoogroups. com; ppdi <p...@yahoogroups. com>; lantak 
<lan...@yahoogroups. com>; eddy lamno suheri <eddyla...@yahoo. com>; acsa 
<a...@yahoogroups. com>; bakhtiar 59 <bakhtia...@yahoo. com>; Yusra Habib Abd 
Gani Yusra Habib <yusrahabib21@ hotmail.com>; muzakkir hamid <muzakkir_hamid@ 
yahoo.com>; politisksekretariat stavanger <politisksekretariat @stavanger. 
kommune.no>; Seramoe Acheh <seramoe_acheh@ yahoo.com>
Sent: Thu, April 15, 2010 12:24:19 AM
Subject: [Lantak] Re: |IACSF| PEMBOHONGAN TERHADAP WALI NEGARA

  
Omar Putéh menulis:
 
Saya kutip saja yang sealinea kiriman tulisan dari: Seramoe Acheh 
<seramoe_acheh@ yahoo.com>

Kisah lain lagi,ketika TENGKU M.HASAN DI TIRO mengirim surat kepada saudara 
YUSRA HABIB yang bernada mengadu dan isinya sangat memeranjatkan  : SAUDARA 
YUSRA SIAPA YANG AKAN MENGGANTIKAN JIKA SAYA MENINGGAL DUNIA NANTI,ORANG ORANG 
TERDEKAT DAN SAYA PERCAYAI SUDAH NAMPAK TANDA TANDA AKAN MENGKHIANATI SAYA.

Saya telah menjelaskan orang yang dimaksudkan diatas adalah HH dan DH!
 
DH telah diisolasikann sejak 1985 dan surat pengisolasiannya dikeluarkan pada 
tahun kwartal pertama? 1999.  Sedangkan DH, mulai menggoreskan perasaan Wali 
Negara disekitar March, 1988 di Kampus Akademi Militer Tajura dan mendalam 
goresan itu sekitar 1997.
 
Dalam bulan Juni, 1999 ketika dalam perjalanan kami ke kediaman saudara Yusra 
Habib Abdul Gani di Danmark dengan mengawali kunjungan Wali Negara Tengku Hasan 
Muhammad di Tiro dikediaman Wali Negara di Swedia, Wali Negara langsung sebaik 
saja saya menyapa salam beliau, lantas beliau menyebutkan kedua nama: HH dan DH.
 
Jadi Seramoe Acheh seramoe_acheh@ yahoo.com, di Swedia, bisa membaca kembali 
tulisan saya dalam merespon kiriman tulisan yang sama bunyinya. Dengan ingatan 
agar selanjutnya Seramoe Acheh seramoe_acheh@ yahoo.com, mengikuti 
pendekatan-pendekat an yang sedang dibuat oleh saudara Idris Karim dari Tjahaja 
Achèh Merdèehka, dalam membangun perjuangannya dengan menjauhi diri dari 
membuat atau menyampaikan bentuk kerja-kerja tulisan konyol!

 
Omar Putéh
Meunasah Reudeuep
Achèh Rajeuk

  




________________________________
 From: Seramoe Acheh <seramoe_acheh@ yahoo.com>
To: ia...@yahoogroups. com
Sent: Wed, April 14, 2010 6:28:26 PM
Subject: |IACSF| PEMBOHONGAN TERHADAP WALI NEGARA

  
Pembohongan telah berlaku atas diri beliau antara rentan masa januari-juli 
2005,di mana juru runding GAM memberi komentar,semua perkembangan yang terjadi 
di meja runding (HELSINKI)tetap di laporkan kepada WALI NEGARA.ternyata draft 
MOU baru di ketahui pada tgl.5.agustus 2008.jam 18.30.dalam dunia politik tidak 
mustahil jadi pengkhianat.
     Kisah lain lagi,ketika TENGKU M.HASAN DI TIRO mengirim surat kepada 
saudara YUSRA HABIB yang bernada mengadu dan isinya sangat memeranjatkan  : 
SAUDARA YUSRA SIAPA YANG AKAN MENGGANTIKAN JIKA SAYA MENINGGAL DUNIA 
NANTI,ORANG ORANG TERDEKAT DAN SAYA PERCAYAI SUDAH NAMPAK TANDA TANDA AKAN 
MENGKHIANATI SAYA.
      Baktiar abdullah dan Iqbal Ilyas leube menangis ter isak isak saat YUSRA 
memperlihatkan surat rahasia ini dan kemudian memerajatkan Zakaria saman dan 
malek mahmud.WALI NEGARA tetap mengigatkan syarat utama jadi wali negara adalah 
:ORANG YANG BERSANGKUTAN TIDAK MENYERAH KEPEDA KEHENDAK MUSUH. 
      Kita semua menghendaki perdamaian,tetapi dalam dalam dokrin GAM,damai 
bukan substansi perjuagan,oleh karna itu soal status ACEH,struktur pemerintah 
dan TNA tidak semudah itu di leburkan,MOU Helsinki bukanlah``SURAT 
KERAMAT``yang bisa di pakai oleh juru runding,untuk menggadaikan aceh dengan 
dalih apapun.tapi milik Bangsa Aceh yang perubahannya mesti persetujuan rakyat 
Aceh lewat REFERENDUM.
      ``JADIKAN PERANG UNTUK DAMAI,TETAPI DAMAI YANG MENANG`` 
      

  





  
 


      

Kirim email ke