Hizbullah: Cekcok AS-Israel Hanyak Taktik
Wakil
Sekjen Hizbullah Lebanon, Sheikh Naim Qassem menegaskan kesiapan penuh
pasukan muqawama dalam menghadapi segala bentuk kemungkinan serangan
rezim Zionis Israel ke Lebanon.
Sheikh
Naim Qassem kemarin (Rabu,21/4) kepada IRNA, mengatakan, "Jika Israel
punya kesiapan dan kemampuan cukup untuk menyerang Lebanon dan Suriah,
maka mereka akan melakukannya, namun pada prakteknya kemampuan
pertahanan muqawama telah memperkecil kemungkinan serangan itu."
Menyinggung
tentang adanya krisis dalam hubungan AS dengan rezim Zionis Israel,
Sheikh Qassem menandaskan, perselisihan antara Barack Obama dan
Benjamin Netanyahu lebih ke masalah taktik ketimbang sebuah krisis
strategis, sebab keduanya sependapat bahwa Israel punyak hak untuk
merampas semua yang ada dan perbedaan mereka hanya masalah waktu saja.
Pada
bagian lain pernyataannya, Sheikh Qassem menanggapi ancaman serangan
militer Israel terhadap Iran. Ditegaskannya, "Kami secara tegas
menentang perang, namun jika ancaman itu terwujud, maka evaluasi
terhadap kondisi harus kita bahas belakangan, meski demikian harus kita
katakan bahwa segala bentuk kebodohan Israel terhadap Iran akan
mengguncang seluruh kawasan."
Saat
ditanya tentang hubungan Hizbullah dengan Iran, Sheikh Qassem
menuturkan, "Kami mengatur urusan kami sendiri dan tidak ada yang
mengintervensi urusan-urusan kami secara terperinci, namun Pemimpin
Tertinggi Revolusi Islam Iran atau Rahbar, Ayatullah Al-Udzma Sayyid
Ali Khamenei adalah wali faqih dan pemimpin kami dan penentu kebijakan
umum yang harus diikuti oleh umatnya."