Pidato Ahmadinejad Buyarkan Semua Rencana Barat  
Ketua Badan Energi Atom Iran, Ali Akbar SalehiWakil
Presiden dan Ketua Badan 

Energi Atom Iran, Ali Akbar Salehi menyatakan,
dalam sebulan mendatang, kita akan menyaksikan perkembangan positif
dalam Traktat Non-Proliferasi Nuklir (NPT) menyusul pidato Mahmoud
Ahmadinejad dalam sidang revisi NPT di New York.  
Dalam
wawancaranya dengan IRNA, Salehi menegaskan, partisipasi dan pidato
Ahmadinejad dalam sidang revisi NPT di New York telah mengacaukan
seluruh rencana Amerika dan Barat. 
"Yang
pasti, AS dan negara-negara Barat bermaksud mengendalikan sidang
tersebut, dan rencana-rencana mereka telah disusun jauh-jauh hari
sebelumnya " tambahnya. 
Menurutnya,
Amerika Serikat berusaha memudarkan pembahasan soal perlucutan senjata
dan lebih menekankan pada non-proliferasi nuklir. Di bidang
pendayagunaan energi nuklir, Amerika berupaya menetapkan persyaratan
menyulitkan lebih banyak lagi bagi negara-negara yang ingin menikmati
energi nuklir. 
Salehi
lebih lanjut menjelaskan, "Pidato Ahmadinejad mampu menyudutkan
negara-negara Barat pada posisi defensif." Hal ini dapat dilihat jelas
dari pidato Menteri Luar Negeri AS, Hillary Clinton yang merefleksikan
kegeraman Amerika atas 11 usulan Ahmadinejad pada sidang tersebut.
(IRIB/MZ) 
Baru Diperingati, Pesawat Pengintai AS Kabur dari Kawasan  
Fars-Sebuah
pesawat pengingati Amerika yang tengah mencoba mendekati kawasan
manuver Velayat 89 Republik Islam Iran terpaksa kabur setelah mendapat
peringatan tegas satuan anti udara Iran. 
Mayor
Jenderal Ataollah Salehi, Panglima Tentara Republik Islam Iran beberapa
waktu lalu di sela-sela peluncuran dua rudal jarak jauh dari darat ke
laut Fajr 5 di kawasan manuver Velayat 89 mengkonfirmasikan kebenaran
berita ini.
Mayjend
Salehi mengatakan, "Hari kemarin (Senin, 10/5) sebuah pesawat pengintai
Amerika berusaha mendekati kawasan latihan Manuver 89. Pesawat itu
langsung meninggalkan kawasan setelah mendapat peringatan oleh sistem
anti udara.(IRIB/SL) 



      

Kirim email ke